Belasan Pekerja Turki Diculik Kelompok Bersenjata di Baghdad

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Rabu, 02 September 2015 | 14:34 WIB
Belasan Pekerja Turki Diculik Kelompok Bersenjata di Baghdad
Ilustrasi penculik (Shutterstock).

Suara.com - Sebanyak 16 pekerja Turki dilaporkan telah diculik oleh sekelompk lelaki bertopeng di Bagdad. Hal itu sebagaimana disampaikan oleh pejabat pemerintahan Irak, Rabu (2/9/2015).

Sebagaimana disampaikan oleh juru bicara Kementerian Dalam Negeri Irak, Brigjen Saad Maan, kepada Reuters, mereka diketahui diculik di wilayah Distrik Habibiya, kawasan timur laut Bagdad. Ke-16 pekerja itu menurutnya telah diculik pada Rabu dini hari.

Menurut dua sumber kepolisian yang tak disebutkan namanya, para lelaki bersenjata itu mengenakan seragam ala militer, serta datang menggunakan konvoi mobil-mobil SUV warna hitam. Sementara itu, Maan membantah laporan lain bahwa tiga warga Irak juga ikut diculik.

Belum diperoleh keterangan lebih lengkap mengenai aksi penculikan tersebut, serta apakah itu terkait ulah kelompok militan atau bukan. Yang jelas diketahui, ini bukan kali pertama warga negara Turki diculik di Irak.

Tahun lalu, sebanyak 46 warga negara Turki juga sempat ditahan oleh kelompok militan Islamic State di Mosul. Namun lebih dari tiga bulan kemudian, mereka justru dibebaskan dalam keadaan baik-baik saja.

Di bagian lain, Reuters melaporkan bahwa CEO Nuril Holding, perusahaan konstruksi Turki tempat para pekerja bertugas, turut mengonfirmasi kabar penculikan tersebut --bahkan menyebut korbannya 18 orang. Para pekerja sendiri diketahui tengah mengerjakan sebuah proyek stadion olahraga di lokasi itu.

"Orang-orang yang mengenakan seragam militer mendobrak pintu pada pukul 3 pagi dan menculik semua orang (pekerja)," ungkap CEO Nuril, Ugur Dogan, dalam pernyataannya.

Sementara itu bulan lalu, diketahui Islamic State merilis sebuah pernyataan keras kepada pemerintah Turki. Mereka menuduh Presiden Turki, Tayyip Erdogan, telah menjual negerinya ke pihak Barat serta telah sengaja memberi akses kepada AS di pangkalan-pangkalan dan perbatasannya. [Reuters]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengamat: 40 WNI Pengikut ISIS Tewas di Suriah & Irak

Pengamat: 40 WNI Pengikut ISIS Tewas di Suriah & Irak

News | Rabu, 13 Mei 2015 | 17:50 WIB

ISIS Jual Artefak Kuno Irak ke Pasar Gelap

ISIS Jual Artefak Kuno Irak ke Pasar Gelap

News | Jum'at, 13 Maret 2015 | 17:02 WIB

Terkini

Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas

Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:02 WIB

Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!

Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB

Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final

Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:42 WIB

Kontroversi Pete Hegseth, Pembawa Acara TV yang Jadi 'Dewa Perang' AS

Kontroversi Pete Hegseth, Pembawa Acara TV yang Jadi 'Dewa Perang' AS

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:41 WIB

Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Tak Ada Pendaftaran: Anak Lulus, Orang Tua Harus Lepas Bansos!

Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Tak Ada Pendaftaran: Anak Lulus, Orang Tua Harus Lepas Bansos!

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:36 WIB

Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan

Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:31 WIB

Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan

Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:26 WIB

Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji

Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:21 WIB

Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Dorong Sanksi Berat hingga DO

Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Dorong Sanksi Berat hingga DO

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:12 WIB