Penerbangan dari Bandara Aceh Kembali Normal

Siswanto | Suara.com

Jum'at, 04 September 2015 | 15:47 WIB
Penerbangan dari Bandara Aceh Kembali Normal
Ilustrasi pesawat Lion Air. (Shutterstock)

Suara.com - Setelah jarak pandang dinyatakan aman, dua pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT397 dan JT197 dengan tujuan Medan dan Jakarta, akhirnya kembali take off meninggalkan Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar.

JT397 yang dinyatakan return to based pagi tadi, kembali terbang sekitar pukul 11.00 Wib. Sedangkan Lion Air JT197 yang semula dijadwalkan lepas landas pada pukul 10.00 Wib, baru berangkat pada pukul 13.00 Wib.

"Setelah tiga jam delay akhirnya penerbangan baru bisa dilakukan," kata Radzie, salah seorang wartawan yang menjadi penumpang pesawat Lion Air JT197, Jumat (4/9/2015).

Selain Lion Air, jadwal penerbangan yang terganggu juga menimpa pesawat Garuda Indonesia dengan tujuan Sabang. Pesawat berjenis ATR ini dikabarkan tidak bisa mendarat di Bandara Maimun Saleh, Sabang, lantaran jarak pandang yang terbatas.

Hingga pukul 10.00 Wib, jarak pandang akibat kabut asap yang menimpa wilayah itu berkisar dua kilometer.

"Informasi yang kita terima pesawat garuda juga tidak bisa mendarat di Sabang karena gangguan kabut asap," kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Blang Bintang, Aceh Besar, Provinsi Aceh, Zakaria.

Seperti diketahui, sejak kemarin kabut asap yang diperkirakan berasal dari Jambi dan Riau, menyelimuti hampir seluruh provinsi yang ada di Sumatera. Di Aceh, kabut asap semakin tebal lantaran adanya lima titik api yang tersebar di Nagan Raya, Meulaboh, dan Pidie.

Peningkatan intensitas asap begitu terlihat saat pagi tadi. Dari data yang dikeluarkan BMKG, sekitar pukul 10.00 Wib, jarak pandang di empat wilayah seperti Banda Aceh, Sabang, Meulaboh, dan Lhokseumawe sempat mengalami peningkatan dibanding kemarin.

"Tapi karena sudah hujan dan titik api yang ada sudah hilang, siang ini kabut asap terpantau menurun," ujar Zakaria.

Sampai pukul 14.00 WIB, visibility untuk wilayah Banda Aceh berubah menjadi enam kilometer dari tiga kilometer. Di Sabang, dari dua kilometer jarak pandang berubah menjadi tiga kilometer.

Sedangkan wilayah Nagan Raya - Meulaboh dari 6 kilometer menjadi 8 kilometer.

"Lhokseumawe sudah jauh lebih baik hari ini. Jarak pandang di sana hingga pukul 14.00 wib berkisar tiga kilometer. Sudah terjadi penurunan kabut setelah dilanda hujan," ujar Zakaria. [Alfiansyah Ocxie]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kabut Asap Pekat, Ribuan Pelajar Jambi Diliburkan

Kabut Asap Pekat, Ribuan Pelajar Jambi Diliburkan

News | Jum'at, 04 September 2015 | 05:02 WIB

Takut Kabut Asap di Riau, Citilink Batalkan Delapan Penerbangan

Takut Kabut Asap di Riau, Citilink Batalkan Delapan Penerbangan

News | Kamis, 03 September 2015 | 18:34 WIB

Terkini

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

News | Sabtu, 18 April 2026 | 22:00 WIB

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:54 WIB

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:06 WIB

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:53 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:25 WIB

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:19 WIB

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:49 WIB

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:45 WIB

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:32 WIB

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:30 WIB