Prabowo Minta Pajak Bangunan di Atas Rp1 Miliar Dibebaskan

Siswanto | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Rabu, 09 September 2015 | 12:57 WIB
Prabowo Minta Pajak Bangunan di Atas Rp1 Miliar Dibebaskan
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra Prabowo Soenirman [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Anggota DPRD DKI Jakarta Prabowo Soenirman mendukung Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang akan membebaskan Pajak Bumi dan Bangunan bagi rumah yang nilainya di bawah Rp1 miliar.

Prabowo malah berharap jangan hanya bangunan yang nilainya di bawah Rp1 miliar yang diringankan, bangunan yang nilainya di atas Rp1 miliar kalau bisa juga diringankan nilai pajaknya.

"Prinsip kita setuju, bahkan dewan telah minta untuk tarif PBB (dibebaskan). Harusnya yang (dibebaskan) bukan hanya yang di bawah Rp1 miliar, tapi secara keseluruhan," kata Prabowo kepada Suara.com, Rabu (9/9/2015).

Menurut anggota Fraksi Gerindra, di Jakarta banyak warga yang nilai bangunannya di atas Rp1 miliar, tapi kondisi ekonomi keluarga tergolong rendah.

"Jangan lupa ada orang yang tidak mampu tapi dia dapat warisan yang kebetulan nilainya di atas Rp1 miliar," katanya.

Dalam pembahasan Kebijakan Umum Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara, kata Prabowo, DPRD meminta Pemprov DKI agar tarif PBB dapat dikembalikan seperti tahun 2013.

"Idealnya tarif diturunkan, sehingga tidak membebani masyarakat dan (bangunan yang di bawah) Rp1 miliar tetap dibebaskan dari PBB," kata Prabowo.

Sebelumnya, Gubernur Jakarta mengatakan agar kebijakan tersebut bisa terwujud, sekarang tengah disiapkan payung hukum.

"Jadi siapapun orang yang tinggal di rusunami atau rumahnya berharga Rp1 miliar ke bawah tidak perlu bayar PBB. Nol," kata Ahok.

Ahok menjamin peraturan bisa diberlakukan mulai tahun 2016.

"Tahun depan nol, nggak usah bayar lagi sama sekali. Lalu kalau kamu tinggal di rusun Pemda, punya kartu Bank DKI, Anda bebas naik bus," Ahok menambahkan.

Menurut Ahok jika PBB dibebaskan bagi rakyat kecil, maka Pemprov DKI dapat dengan adil dan merata membantu warganya yang berpenghasilan pas-pasan.

"Jadi kita pikir, ini ekonomi begitu susah. Kita bantu orang yang betul-betul tapi adil. Tugas kami mengadministrasi keadilan sosial," kata mantan Bupati Belitung Timur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tahun Depan, Ahok Akan Bebaskan Warga DKI dari PBB

Tahun Depan, Ahok Akan Bebaskan Warga DKI dari PBB

News | Selasa, 08 September 2015 | 13:09 WIB

Pemda se-Jatim Tolak Penghapusan PBB saat Jumpa Presiden

Pemda se-Jatim Tolak Penghapusan PBB saat Jumpa Presiden

News | Rabu, 18 Februari 2015 | 08:26 WIB

Ini Penjelasan Ferry Mursidan Baldan Terkait Penghapusan PBB

Ini Penjelasan Ferry Mursidan Baldan Terkait Penghapusan PBB

Bisnis | Senin, 09 Februari 2015 | 16:07 WIB

Beranikah Jokowi Meralat Pergub Kenaikan PBB?

Beranikah Jokowi Meralat Pergub Kenaikan PBB?

Bisnis | Senin, 31 Maret 2014 | 13:49 WIB

Terkini

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:11 WIB

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:05 WIB

Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?

Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:54 WIB

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:35 WIB

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:24 WIB

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:17 WIB

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:33 WIB

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB