Ketua RW Tak Terima Si Pencabul Anak Disebut Marbot Musala

Siswanto | Nikolaus Tolen | Suara.com

Kamis, 10 September 2015 | 16:10 WIB
Ketua RW Tak Terima Si Pencabul Anak Disebut Marbot Musala
Tersangka pencabul anak, Iwan, sering tinggal di musala Al-Barkah, Jalan Pejuang IV, Kelurahan Kelapa Gading Timur, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara. [suara.com/Nikolaus Tolen]
Ketua Rukun Warga 04, Kelurahan Kelapa Gading Timur, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Bahrudin Alwi, kaget warganya menyebut Syanwani alias Iwan bekerja sebagai marbot atau orang yang bertugas mengurus musala Al-Barkah. Menurut lelaki yang kocak ini, tersangka kasus pencabulan anak tersebut cuma singgah di musala.

"Oh bukan, dia bukan marbot, dia itu hanya singgah saja, misalnya saat lagi capek, doa tinggal di sana, todak balik ke rumah, kan dia tidak setiap hari di sana," kata Bahrudin saat ditemui Suara.co di rumahnya, Kelapa Gading Timur, Kamis (10/9/2015).

Lebih lanjut, lelaki yang bekerja di perusahaan Real Estate Nusa Kirana ini mengatakan Iwan tidak memiliki rumah. Rumah keluarga Iwan di RW 05, katanya, sudah digusur pemerintah.

"Iya dia itu dulu tinggalnya di sana (RW 05), tapi rumah orangtuanya sudah digusur. Keluarganya sudah pindah, tapi dia, kan masih bujang, dia tinggal di rumah keluarganya yang di sini (RW 04), dia hanya singgah saja di musala," kata Alwi.

Terkait kabar yang menyebutkan Iwan melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak di musala, dibantah keras Alwi.

"Wah, kalau itu dilakukan di dalam musala, saya marah besar dong, itu tidak masuk akal, saya dapat informasi itu dilakukan di lapangan itu, sore hari, kan sepi, masuk akal, kan. Apa lagi kalau dia lakukan malam hari, musala kan ada yang utus, malam juga digembok, nggak masuk akal kan," katanya.

Apalagi, katanya, Iwan juga menjadi pelatih futsal bagi anak-anak di Lapangan Jabesmen.

Ketika ditanya dimana tempat pelecehan seksual terakhir yang kemudian mengungkap kasus tersebut, Alwi menyebut di dekat musala.

"Itu di dekat musala, bukan di dalam, masa dilakukan di dalam musala, kita sebagai orang muslim, tidak mungkin melakukan itu di dalam musala, iya nggak," kata Alwi.

Saat ini, Iwan sudah berada di Polres Jakarta Utara. Dia menjalani pemeriksaan secara intensif.

"Semula, dia mengaku melakukan terhadap delapan anak, kemudian sepuluh anak, hari ini mengakui 16 anak, kemungkinan bisa bertambah lagi," kata Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait kepada suara.com, Rabu (9/9/2015) malam.
Arist berharap keluarga yang merasa anaknya menjadi korban untuk segera melapor kepada polisi agar bisa ditangani.

Arist mengecam keras kelakukan IW. Ia menyebut tindakan lelaki tersebut sebagai kejahatan kemanusiaan.

"Saya kira saya tidak akan merespons pengakuan korban yang nyatakan dulu dia punya pengalaman pahit sewaktu kecil. Pernah mendapatkan perlakuan yang sama. Itu tidak kami respon. Ini kejahatan kemanusiaan," katanya.

Siapa lelaki berinisial IW itu? Kepada polisi, kata Arist, dia mengaku tukang ojek.

"Katanya, tempat tinggalnya berpindah-pindah. Rumah kosnya, katanya, tergusur. Akhirnya numpang di musala. Itu pengakuannya," kata Arist.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Suasana Saat Pencabul Anak-anak Kelapa Gading Diinterogasi

Begini Suasana Saat Pencabul Anak-anak Kelapa Gading Diinterogasi

News | Kamis, 10 September 2015 | 15:52 WIB

Sosok Marbot Musala Pencabul 26 Anak di Mata Warga Kelapa Gading

Sosok Marbot Musala Pencabul 26 Anak di Mata Warga Kelapa Gading

News | Kamis, 10 September 2015 | 14:20 WIB

Warga Kelapa Gading Baru Dengar Ada Pencabulan 26 Anak

Warga Kelapa Gading Baru Dengar Ada Pencabulan 26 Anak

News | Kamis, 10 September 2015 | 11:42 WIB

16 Korban Pencabulan di Kelapa Gading Rata-rata Usia 11-17 Tahun

16 Korban Pencabulan di Kelapa Gading Rata-rata Usia 11-17 Tahun

News | Rabu, 09 September 2015 | 19:28 WIB

Numpang Tinggal di Musala, IW Cabuli 16 Bocah di Kelapa Gading

Numpang Tinggal di Musala, IW Cabuli 16 Bocah di Kelapa Gading

News | Rabu, 09 September 2015 | 19:06 WIB

Terkini

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

News | Sabtu, 18 April 2026 | 00:03 WIB

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 23:21 WIB

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:55 WIB

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:38 WIB

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:27 WIB

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:13 WIB

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:59 WIB