PAN Minta Jatah Menteri? Nasdem: Jangan Mengatur Presiden

Arsito Hidayatullah | Bagus Santosa | Suara.com

Sabtu, 12 September 2015 | 05:46 WIB
PAN Minta Jatah Menteri? Nasdem: Jangan Mengatur Presiden
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Jhonny G Plate. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Wakil Ketua DPP Johnny G Plate  mengatakan, tidak perlu perlu mengatur-atur atau memberikan syarat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan dukungan kepada pemerintah.

Hal itu dikatakan Johnny saat disinggung dukungan PAN kepada pemerintah dengan meminta jatah kursi kabinet. Dugaan itu mencuat ketika kedatangan Ketua Majelis Pertimbangan Partai PAN Soetrisno Bachir ke Istana yang disangkut-pautkan dengan pembahasan jatah menteri.

"Kalau terkait penggantian menteri dan sebagianya, posisi kabinet itu absolut kewenangan presiden. Kita serahkan pada presiden. Dan jangan mengatur presiden," ujar Johnny dihubungi, Jakarta, Jumat (11/9/2015).

"Nasdem mengingatkan, jangan memberi syarat kepada Presiden. Karena Nasdem tidak memberikan syarat kepada presiden. Dan, dari awal, sebagai partai yang mendukung presiden, kita tidak memberi syarat kepada presiden," tambah Johnny.

"Nasdem dari awal mau bantu pemerintah. Kalau ada kader jadi menteri alhamdulillah. Kalau ada kader lain alhamdullah juga," sambungnya.

Johnny menambahkan, Presiden berhak menambah dan mengurangi menteri dari partai politik. Anggota Komisi XI ini menerangkan, presidenlah yang mengatur itu semua. Dia pun meragukan dukungan PAN untuk pemerintah ini.

"Mau mendukung pemerintah atau mau minta kursi. Ini dua hal yang beda. Kalau mau dukung pemerintah, dapat atau tidak dapat kursi, itu tetap dukung pemerintah. Kalau memang presiden nanti merasakan ada kader yang dibutuhkan, kader dari partainya, untuk lebih mengefektifkan kinerja pemerintah itu bagus. Tapi kalau presiden bilang, 'oh ini kader yang kurang pas, atau ada kader yang lain' itu urusan presiden," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hanura: PAN Akan Bikin Gaduh Kalau Dapat Jatah Menteri

Hanura: PAN Akan Bikin Gaduh Kalau Dapat Jatah Menteri

News | Jum'at, 11 September 2015 | 18:45 WIB

PAN Klaim Tak Minta Jatah Menteri ke Jokowi

PAN Klaim Tak Minta Jatah Menteri ke Jokowi

News | Jum'at, 11 September 2015 | 13:51 WIB

Demokrat: Seharusnya PAN Berkonsultasi Dulu dengan KMP

Demokrat: Seharusnya PAN Berkonsultasi Dulu dengan KMP

News | Minggu, 06 September 2015 | 17:51 WIB

PKB Tak Ikhlas Kalau Jatah Menterinya Diberikan PAN

PKB Tak Ikhlas Kalau Jatah Menterinya Diberikan PAN

News | Jum'at, 04 September 2015 | 16:31 WIB

Terkini

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:55 WIB

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:53 WIB

Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito

Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:49 WIB

Rudal Houthi Yaman Hantam Israel di Hari ke-30 Perang Timur Tengah

Rudal Houthi Yaman Hantam Israel di Hari ke-30 Perang Timur Tengah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:30 WIB

USS Tripoli Tiba di Timur Tengah Bawa Ribuan Marinir Saat Isu Serangan Darat ke Iran Memanas

USS Tripoli Tiba di Timur Tengah Bawa Ribuan Marinir Saat Isu Serangan Darat ke Iran Memanas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 13:12 WIB