KPK Periksa Politisi Golkar di Kasus Korupsi Proyek Transmigrasi

Pebriansyah Ariefana | Nikolaus Tolen | Suara.com

Selasa, 15 September 2015 | 11:17 WIB
KPK Periksa Politisi Golkar di Kasus Korupsi Proyek Transmigrasi
Logo Partai Golkar. (www.nurularifin.com)

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa anggota DPR dari Partai Golkar periode tahun lalu, Charles Jones Mesang. Dia diperiksa dalam kasus korupsi di Direktorat Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Sebelumnya KPK menahan Direktur Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi Jamaluddin Malik dalam kasus ini. Charles diperiksa sebagai saksi.

"Ia akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka JM," kata Pelaksana Harian Kabiro Humas KPK, Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi, Selasa (15/9/2015).

Di DPR, Charles pernah duduk sebagai anggota Badan Anggaran. Ia pernah menempati komisi IX yang membidangi pendidikan dan transmigrasi. Sehingga ia dianggap mengetahui seluk beluk kasus pemerasan di Kementerian yang pernah dipimpin Muhaimin Iskandar tersebut.

Jamaluddin sebenarnya sudah cukup lama ditetapkan sebagai tersangka, yakni 20 Februari lalu. Ia diduga melakukan perbuatan menguntungkan diri sendiri atau orang lain yang melawan hukum, memaksa seseorang dan memberikan sesuatu, membayar, menerima bayaran terkait kegiatan di tahun anggaran 2013-2014 dan dana tugas pembantuan tahun anggaran 2014.

Terkait penyidikan kasus pemerasan yang diduga dilakukan Jamaluddin, KPK sebelumnya sudah melakukan penggeledahan di 3 tempat. Penggeledahan dilakukan di Kantor Kementerian Desa dan Transmigrasi di Jalan TMP Kalibata, rumah Jamaluddin di Cinere, Jakarta Selatan dan rumah Mantan Direktur di Ditjen P2KT di kawasan Jatibening, Pondok Gede, Bekasi.

Jamaluddin dijerat pasal 12 huruf e, f, Pasal 23, UU Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 421, juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Pasal ini mengatur tentang tindak pidana pemerasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pecah Belah Partai Golkar

Pecah Belah Partai Golkar

Foto | Sabtu, 12 September 2015 | 16:58 WIB

Ada Nama Tantowi Yahya di Golkar untuk Pilgub DKI 2017

Ada Nama Tantowi Yahya di Golkar untuk Pilgub DKI 2017

News | Kamis, 10 September 2015 | 15:46 WIB

Fraksi Golkar Dukung Sanksi Buat Setya, Tapi Cuma Teguran Lisan

Fraksi Golkar Dukung Sanksi Buat Setya, Tapi Cuma Teguran Lisan

News | Selasa, 08 September 2015 | 12:14 WIB

Dukung Jokowi, PAN Dianggap Cuma Bikin Gaduh Jatah Kursi Menteri

Dukung Jokowi, PAN Dianggap Cuma Bikin Gaduh Jatah Kursi Menteri

News | Sabtu, 05 September 2015 | 15:05 WIB

Sengketa Golkar, Agung Laksono: Kita Tunggu Hasil Kasasi Dulu

Sengketa Golkar, Agung Laksono: Kita Tunggu Hasil Kasasi Dulu

News | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 14:56 WIB

Golkar Kubu Agung Temui Ketua DPR Bahas Pilkada

Golkar Kubu Agung Temui Ketua DPR Bahas Pilkada

News | Kamis, 27 Agustus 2015 | 12:28 WIB

Politisi Golkar: Lucu, Calon Kepala Daerah Lawan Kotak Kosong

Politisi Golkar: Lucu, Calon Kepala Daerah Lawan Kotak Kosong

News | Senin, 10 Agustus 2015 | 16:46 WIB

Pilkada Solo, Golkar Kubu Agung Laksono Merapat ke PDIP

Pilkada Solo, Golkar Kubu Agung Laksono Merapat ke PDIP

News | Senin, 03 Agustus 2015 | 11:32 WIB

JK: Golkar Tak Majukan Calon di 50 Daerah

JK: Golkar Tak Majukan Calon di 50 Daerah

News | Rabu, 29 Juli 2015 | 17:38 WIB

Priyo: Pilkada Pintu Masuk Golkar Islah Permanen

Priyo: Pilkada Pintu Masuk Golkar Islah Permanen

News | Rabu, 29 Juli 2015 | 15:59 WIB

Terkini

Jalur KRL Bekasi-Cikarang Akan Segera Dibuka Secara Bertahap, Begini Penjelasan KAI

Jalur KRL Bekasi-Cikarang Akan Segera Dibuka Secara Bertahap, Begini Penjelasan KAI

News | Rabu, 29 April 2026 | 08:08 WIB

Warga Jakarta Wajib Simak! BMKG Prediksi Perubahan Cuaca Mulai Sore Ini

Warga Jakarta Wajib Simak! BMKG Prediksi Perubahan Cuaca Mulai Sore Ini

News | Rabu, 29 April 2026 | 07:36 WIB

4 TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Jalani Sidang Perdana, Intip Ancaman Hukumannya

4 TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Jalani Sidang Perdana, Intip Ancaman Hukumannya

News | Rabu, 29 April 2026 | 07:12 WIB

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:31 WIB

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:04 WIB

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:46 WIB

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen  Green SM Buntut Kecelakaan KRL

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:39 WIB

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:25 WIB

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:21 WIB

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:11 WIB