Jarak Pandang Memburuk Akibat Asap, Bandara Pekanbaru Lumpuh

Ruben Setiawan | Suara.com

Senin, 28 September 2015 | 02:40 WIB
Jarak Pandang Memburuk Akibat Asap, Bandara Pekanbaru Lumpuh
Landasan pacu tidak beroperasi karena diselimuti kabut asap di Bandara Sultan Syarif Kasim II, di Pekanbaru, Riau, Senin (14/9). (Antara/Rony Muharrman)

Suara.com - Pengelola Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II menyebut berbagai aktivitas penerbangan baik rute domestik maupun internasional, Minggu, lumpuh total, akibat asap kebakaran lahan dan hutan di Sumatera.

"Sampai pukul 22.00 WIB, ada 70 penerbangan yang batal berangkat dan datang. Lumpuh total, tidak ada aktivitas penerbangan hari ini," papar Airport Duty Manager Bandara Internasional SSK II, Hasnan Siregar, kepada Antara di Pekanbaru, Minggu (27/9/2015).

Siregar merinci 14 penerbangan domestik rute Pekanbaru-Jakarta pergi pulang yang masing-masing dilayani maskapai Garuda Indonesia dan Lion Air pada Minggu, sama sekali tidak beroperasi.

Selain itu, ada Citilink pergi pulang 12 kali, Batik Air enam kali, Lion Air rute Pekanbaru-Batam enam kali, AirAsia empat kali, Firefly rute Johor Bahru-Pekanbaru, Sriwijaya Air rute Pekanbaru-Jakarta dan Malindo Air rute Malaka-Pekanbaru yang masing-masing dua kali.

"Maskapai itu melayani rute domestik dan internasional. Penerbangan terakhir alami pembatalan hingga pukul 10.00 WIB malam ini Garuda nomor penerbangan GA 198 dan Lion JT 392 dari Jakarta," terangnya.

Ia menjelaskan faktor penyebab utama karena jarak pandang bagi pilot di wilayah udara bandara setempat tidak kunjung membaik atau berada pada batas standar minimal pendaratan pesawat dalam kisaran angka 1.000 meter.

"Jarak pandang sempat menyentuh titik terendah yakni 50 meter pukul 08.00 WIB, tapi 800 meter pukul 12.00 WIB. Namun asap kembali menebal pada pukul 14.00 WIB hingga malam ini dalam kisaran 300 meter," ucap Siregar.

Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru menyatakan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Sumatera yang melanda Provinsi Riau terus memburuk dalam dua hari terakhir.

"Saat ini, kabut asap yang terpantau semakin tebal, akibatnya sejumlah daerah seperti Kota Pekanbaru dan Rengat Kabupaten Indragiri Hulu jarak pandang hanya 100 meter," kata Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sugarin.

Dari pemantauan BMKG pukul 07.00 WIB mencatat kabut asap pekat turut menyelimuti wilayah udara Pelalawan dan membuat jarak pandang berkisar 200 meter, sedangkan di Kota Dumai jarak pandang terpantau lebih baik yakni 800 meter.

BMKG setempat merilis terdapat 674 titik panas terpantau pada enam provinsi di Sumatera dan titik panas terbanyak terdapat di Sumatera Selatan 607 titik, Jambi 37 titik, Lampung 14 titik, Bangka Belitung 11 titik dan Kepulauan Riau satu titik.

"Di Riau terpantau empat titik. Keempatnya dipastikan merupakan titik api dengan tingkat kepercayaan 70 persen terdeteksi di Kabupaten Siak," terangnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolri Turun Langsung Cek Karhutla di Riau, Gara-gara Asap Sampai ke Luar Negeri?

Kapolri Turun Langsung Cek Karhutla di Riau, Gara-gara Asap Sampai ke Luar Negeri?

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 19:37 WIB

Karhutla Riau 2025: Cuaca Panas, Kebakaran Meluas hingga Asap ke Malaysia

Karhutla Riau 2025: Cuaca Panas, Kebakaran Meluas hingga Asap ke Malaysia

News | Sabtu, 19 Juli 2025 | 14:58 WIB

Diprotes Malaysia, Mahfud MD Pastikan Tidak Ada Kiriman Asap ke Negara Tetangga

Diprotes Malaysia, Mahfud MD Pastikan Tidak Ada Kiriman Asap ke Negara Tetangga

News | Senin, 09 Oktober 2023 | 12:52 WIB

Malaysia Tawarkan Bantuan Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia

Malaysia Tawarkan Bantuan Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia

Your Say | Sabtu, 07 Oktober 2023 | 20:58 WIB

Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Foto | Sabtu, 07 Oktober 2023 | 19:12 WIB

Malaysia Salahkan Kabut Asap Impor dari Indonesia, Diduga Berasal dari Pembukaan Lahan Sawit

Malaysia Salahkan Kabut Asap Impor dari Indonesia, Diduga Berasal dari Pembukaan Lahan Sawit

Lifestyle | Jum'at, 06 Oktober 2023 | 11:53 WIB

Palembang Masih Diliputi Kabut Asap, Laga Indonesia vs Brunei Darussalam Pindah ke GBK

Palembang Masih Diliputi Kabut Asap, Laga Indonesia vs Brunei Darussalam Pindah ke GBK

Your Say | Rabu, 04 Oktober 2023 | 07:16 WIB

Kabut Asap Palembang - Jambi Makin Parah, Ini Penyebab dan Dampaknya Bagi 760 Ribu Siswa

Kabut Asap Palembang - Jambi Makin Parah, Ini Penyebab dan Dampaknya Bagi 760 Ribu Siswa

Lifestyle | Selasa, 03 Oktober 2023 | 14:53 WIB

Efek Kabut Asap, Berikut 3 Risiko Penyakit yang Dapat Muncul

Efek Kabut Asap, Berikut 3 Risiko Penyakit yang Dapat Muncul

Your Say | Selasa, 03 Oktober 2023 | 09:53 WIB

PSSI Buka Peluang Pertandingan Timnas Indonesia vs Brunei Pindah dari Stadion Jakabaring Palembang karena Kabut Asap

PSSI Buka Peluang Pertandingan Timnas Indonesia vs Brunei Pindah dari Stadion Jakabaring Palembang karena Kabut Asap

Bola | Senin, 02 Oktober 2023 | 12:19 WIB

Terkini

Israel dan Lebanon Hentikan Kontak Senjata Selama 10 Hari untuk Memulai Proses Diplomasi

Israel dan Lebanon Hentikan Kontak Senjata Selama 10 Hari untuk Memulai Proses Diplomasi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:44 WIB

TNI AD Bangun 300 Jembatan dalam 3 Bulan, KSAD Laporkan Langsung ke Prabowo

TNI AD Bangun 300 Jembatan dalam 3 Bulan, KSAD Laporkan Langsung ke Prabowo

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:44 WIB

Banjir Setinggi 1 Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim Pagi Ini

Banjir Setinggi 1 Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim Pagi Ini

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:37 WIB

Serangan Udara Israel di Ghazieh Tewaskan 7 Warga Sipil Menjelang Kesepakatan Gencatan Senjata

Serangan Udara Israel di Ghazieh Tewaskan 7 Warga Sipil Menjelang Kesepakatan Gencatan Senjata

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:35 WIB

PAM JAYA Lanjutkan Distribusi Toren Gratis, Kini Sasar 270 Hunian di Jakarta Utara

PAM JAYA Lanjutkan Distribusi Toren Gratis, Kini Sasar 270 Hunian di Jakarta Utara

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:14 WIB

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:49 WIB

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi, Turun ke Bawah!

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi, Turun ke Bawah!

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:36 WIB

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:15 WIB

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:12 WIB

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:00 WIB