Kasus Salim Kancil Dibunuh karena Tolak Tambang Liar Harus Diusut

Siswanto, Bagus Santosa

Selasa, 29 September 2015 | 11:51 WIB
Kasus Salim Kancil Dibunuh karena Tolak Tambang Liar Harus Diusut
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Salim Kancil, petani kecil yang menolak penambangan pasir di Desa Selok Awar-awar, Kecamatan Pasirian, Lumajang, Jawa Timur, dibunuh.

Anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu turut berduka cita atas kejadian tersebut, Selasa (29/9/2015).

Anggota Fraksi PDI Perjuangan tersebut meminta aparat penegak hukum mengungkap kasus tersebut sampai tuntas.

"Tragedi ini harus diusut setuntas-tuntasnya dari mulai pelaku lapangan yang melakukan aksi keji penganiayaan dan pembunuhan berencana, menangkap aktor yang mendalangi dan membiayai aksi-aksi gerombolan yang dimobilisasi untuk melakukan praktek intimidasi, penganiayaan dan pembunuhan," ujar Masinton.

Masinton meminta Polri jangan berhenti pada pelaku di lapangan. Masinton mendesak Polri juga menyelidiki perusahaan yang akan melakukan penambangan. Masinton juga meminta otoritas setempat mencabut izin usaha dan menutup perusahaan tersebut.

"Jika ada indikasi dugaan keterlibatan pemilik perusahaan, maka polisi harus menangkap dan menyeret pemilik perusahaan ke pengadilan karena telah melakukan kejahatan pidana dan kejahatan korporasi," ujar dia.

Dari informasi Wahana Lingkungan Hidup yang diterima Masinton, petani bernama Salim Kancil dan Tosan memang selalu menolak pertambangan ilegal di desa mereka, Desa Selok Awar-awar, Kecamatan Pasirian.

Masinton mengatakan peristiwa yang menimpa Salim Kancil harus menjadi perhatian serius pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Polri. Negara harus hadir untuk melindungi hak-hak rakyat, khususnya terhadap rakyat kecil. Negara tidak boleh kalah dengan aksi kejahatan korporasi yang menghalalkan keuntungan dengan segala cara, kata Masinton.

"Kapolri harus perintahkan Kapolda Jatim dan Kapolres Lumajang beserta jajarannya agar bergerak cepat bukan saja hanya menangkap pelaku lapangan, tetapi harus mampu menangkap dalang yang membiayai dan memobilisasi aksi gerombolan tersebut. Serta mengungkap motif intimidasi dan teror yang dibarengi dengan aksi penganiayaan dan pembunuhan berencana," ujar dia.

"Aksi gerombolan ini adalah bentuk teror dan intimidasi keji dan tidak berperikemanusiaan. Dilakukan pagi hari dengan menganiaya secara sadis dan menyeret korban hingga tewas di dekat Balai Desa dimana kegiatan rutin anak-anak PAUD sedang berlangsung di Balai Desa tersebut," Masinton menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Karhutla Hanguskan 590 Hektare Kawasan TNBTS

Karhutla Hanguskan 590 Hektare Kawasan TNBTS

Foto | Rabu, 02 September 2026 | 09:00 WIB

Kebakaran lagi, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Kembali ditutup

Kebakaran lagi, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Kembali ditutup

Foto | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:41 WIB

Sering Selingkuh, Alat Kelamin Suami di Lumajang Dipotong Istri

Sering Selingkuh, Alat Kelamin Suami di Lumajang Dipotong Istri

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Gunung Semeru Erupsi Lima Kali Pagi Ini, Warga Diminta Jauhi Radius 13 Kilometer

Gunung Semeru Erupsi Lima Kali Pagi Ini, Warga Diminta Jauhi Radius 13 Kilometer

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:01 WIB

Karapan Marmot, Tradisi Unik Penyambut Musim Kemarau di Lumajang

Karapan Marmot, Tradisi Unik Penyambut Musim Kemarau di Lumajang

Foto | Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB

Jalan Sunyi Arif Menjaga Harapan Pertanian: Dari Loteng Sempit hingga Panen 7 Kuintal Selada

Jalan Sunyi Arif Menjaga Harapan Pertanian: Dari Loteng Sempit hingga Panen 7 Kuintal Selada

Lifestyle | Senin, 01 Juni 2026 | 10:57 WIB

Tembus 1,14 Ton! Sapi 'Kang Jo' Lumajang yang Dibeli Prabowo dari Peternak Gen Z

Tembus 1,14 Ton! Sapi 'Kang Jo' Lumajang yang Dibeli Prabowo dari Peternak Gen Z

Video | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:23 WIB

Tembus 1,14 Ton! Ini Penampakan Sapi 'Kang Jo' Lumajang yang Dibeli Prabowo dari Peternak Gen Z

Tembus 1,14 Ton! Ini Penampakan Sapi 'Kang Jo' Lumajang yang Dibeli Prabowo dari Peternak Gen Z

News | Senin, 25 Mei 2026 | 08:17 WIB

Peningkatan Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru

Peningkatan Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru

Foto | Senin, 20 April 2026 | 19:19 WIB

Air Terjun Kapas Biru: Primadona Lumajang yang Eksotis di Lereng Semeru!

Air Terjun Kapas Biru: Primadona Lumajang yang Eksotis di Lereng Semeru!

Your Say | Kamis, 02 April 2026 | 13:25 WIB

Terkini

Bulog Belum Dapat 100% Kuota, Minyakita Masih Rp20 Ribu

Bulog Belum Dapat 100% Kuota, Minyakita Masih Rp20 Ribu

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 19:30 WIB

Bisa Dikuasai Anak Ranking Bawah, Ini Rahasia Paham Aturan Sinus dan Cosinus untuk UTBK SNBT

Bisa Dikuasai Anak Ranking Bawah, Ini Rahasia Paham Aturan Sinus dan Cosinus untuk UTBK SNBT

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 19:27 WIB

Viral Video Jurnalis Sekaligus Calon Gubernur Peru Susy Isabel Tewas Ditembak Saat Kampanye

Viral Video Jurnalis Sekaligus Calon Gubernur Peru Susy Isabel Tewas Ditembak Saat Kampanye

News | Selasa, 22 September 2026 | 19:25 WIB

Desil Tak Sesuai, Perempuan Mahardhika Soroti Dampaknya ke Korban KDRT

Desil Tak Sesuai, Perempuan Mahardhika Soroti Dampaknya ke Korban KDRT

News | Selasa, 22 September 2026 | 19:21 WIB

Kutukan Merenggut Jiwa di Hutan Larangan

Kutukan Merenggut Jiwa di Hutan Larangan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 19:20 WIB

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk Dukung Nasabah Flores NTT Bangkit dan Kembali Berusaha

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk Dukung Nasabah Flores NTT Bangkit dan Kembali Berusaha

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 19:17 WIB

Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal, Sosok di Balik Sentilan Cari Muka di Hadapan Prabowo

Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal, Sosok di Balik Sentilan Cari Muka di Hadapan Prabowo

Video | Selasa, 22 September 2026 | 19:11 WIB

Kronologi Penonaktifan Dosen ISI Yogyakarta Terkait Dugaan Kasus Kekerasan Seksual

Kronologi Penonaktifan Dosen ISI Yogyakarta Terkait Dugaan Kasus Kekerasan Seksual

News | Selasa, 22 September 2026 | 19:10 WIB

Sense and Sensibility: Logika vs Hati, Mana yang Menang saat Hadapi Cinta?

Sense and Sensibility: Logika vs Hati, Mana yang Menang saat Hadapi Cinta?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 19:05 WIB

5 Body Wash Centella Asiatica untuk Jerawat Punggung dan Kulit Sensitif

5 Body Wash Centella Asiatica untuk Jerawat Punggung dan Kulit Sensitif

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 19:00 WIB

×