Politisi PDIP Curigai Polisi Lalai di Pembunuhan Salim Kancil

Pebriansyah Ariefana, Bagus Santosa

Kamis, 01 Oktober 2015 | 12:06 WIB
Politisi PDIP Curigai Polisi Lalai di Pembunuhan Salim Kancil
Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu melaporkan kasus dugaan pemberian gratifikasi ke KPK. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Politisi PDI Perjuangan sekaligus anggota Komisi III Masinton Pasaribu menduga polisi lalai dalam kasus pembunuhan aktivis penolak tambang pasir sekaligus petani Salim Kancil di Lumajang, Jawa Timur.

Polisi juga dinilai lamban mencegah aksi pembunuhan. Kata dia, peristiwa pembunuhan diawal dengan serangkai peristiwa teror dan intimidasi.

"Sejak tanggal 11 September lalu sudah ada yang melaporkan ke polisi adanya teror dan intimidasi dilakukan sekelompok orang terhadap warga yang menolak tambang pasir. Harusnya itu jadi atensi polisi di sana," kata Masinton di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (1/10/2015).

Meski demikian, dia mengapresiasi Kapolri Jenderal Badrdodin Haiti yang langsung mengirimkan tim propam untuk menyelidiki adanya unsur keterlambatan dalam pencegahan kasus ini.

"Ini kan nggak boleh, jadi kesannya seperti ada pembiaran yang disebabkan kelalaian kepolisian," ujar dia.

Kasus penganiayaan dan pembunuhan tersebut terjadi pada, Sabtu (26/9/2015) pekan lalu. Petani yang tewas terbunuh yakni Salim Kancil.

Di mana menurut laporan, Salim dijemput oleh sejumlah preman yang disinyalir suruhan kepala desa dari rumahnya dan dibawa ke Kantor Desa Selok Awar-Awar.

‎Salim dianiaya secara beramai-ramai dengan kedua tangan terikat. Setelah meninggal, mayatnya dibuang di tepi jalan dekat areal perkebunan warga.

‎Sementara korban penganiayaan lainnya, Tosan, saat ini mengalami luka parah dan dalam kondisi kritis di rumah sakit di Malang. Dia juga dijemput paksa di rumahnya. Tosan dihajar beramai-ramai di dekat rumahnya sebelum diselamatkan warga dan dilarikan ke rumah sakit.

S‎alim Kancil dan Tosan termasuk petani dari sekian banyak petani lainnya yang kukuh bertahan melakukan penolakan secara terbuka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Besok, DPR ke Lumajang Kumpulkan Bukti Pembunuhan Salim Kancil

Besok, DPR ke Lumajang Kumpulkan Bukti Pembunuhan Salim Kancil

News | Kamis, 01 Oktober 2015 | 11:47 WIB

Seniman Gelar Aksi Solidaritas Bagi Salim Kancil dan Tosan

Seniman Gelar Aksi Solidaritas Bagi Salim Kancil dan Tosan

News | Kamis, 01 Oktober 2015 | 01:30 WIB

DPR Bentuk Tim Kasus Pembunuhan Salim Kancil

DPR Bentuk Tim Kasus Pembunuhan Salim Kancil

News | Rabu, 30 September 2015 | 16:44 WIB

Mabes Harus Ambil Alih Kasus Salim Kancil, Tak Boleh Main-main

Mabes Harus Ambil Alih Kasus Salim Kancil, Tak Boleh Main-main

News | Rabu, 30 September 2015 | 15:35 WIB

Pascapembunuhan Salim Kancil, Istri-Anak Tosan Mengungsi

Pascapembunuhan Salim Kancil, Istri-Anak Tosan Mengungsi

News | Rabu, 30 September 2015 | 13:48 WIB

Tosan, Aktivis Penolak Tambang Pasir Lumajang Kesulitan Biaya Rumah Sakit

Tosan, Aktivis Penolak Tambang Pasir Lumajang Kesulitan Biaya Rumah Sakit

News | Rabu, 30 September 2015 | 12:49 WIB

Lambung Jebol, Teman Salim Kancil Sudah Sadar

Lambung Jebol, Teman Salim Kancil Sudah Sadar

News | Rabu, 30 September 2015 | 12:11 WIB

Ketua MPR Geram, Sebut Pembunuhan Salim Kancil Biadab

Ketua MPR Geram, Sebut Pembunuhan Salim Kancil Biadab

News | Rabu, 30 September 2015 | 11:40 WIB

Wakil Ketua MPR Minta Pembunuh Salim Kancil Dihukum Mati

Wakil Ketua MPR Minta Pembunuh Salim Kancil Dihukum Mati

News | Rabu, 30 September 2015 | 11:35 WIB

Kapolri: Akan Kami Tangkap Lakon Utama Pembunuh Salim Kancil!

Kapolri: Akan Kami Tangkap Lakon Utama Pembunuh Salim Kancil!

News | Rabu, 30 September 2015 | 07:28 WIB

Terkini

Komplotan Curanmor di Jakarta Pakai Modus Polisi Gadungan untuk Intimidasi Korban

Komplotan Curanmor di Jakarta Pakai Modus Polisi Gadungan untuk Intimidasi Korban

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:41 WIB

Legenda AC Milan Franco Baresi Meninggal Dunia, Pernah Terkesan dengan Suporter Indonesia

Legenda AC Milan Franco Baresi Meninggal Dunia, Pernah Terkesan dengan Suporter Indonesia

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:39 WIB

Segera Pensiun, Komjen Karyoto dan Fadil Imran Tak Dapat Perpanjangan Masa Dinas?

Segera Pensiun, Komjen Karyoto dan Fadil Imran Tak Dapat Perpanjangan Masa Dinas?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:36 WIB

Polisi Bongkar 769 Kasus Curanmor, 11 Senjata Api hingga 119 Kunci T Disita

Polisi Bongkar 769 Kasus Curanmor, 11 Senjata Api hingga 119 Kunci T Disita

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:36 WIB

LPSK Proses Permohonan Perlindungan Saksi FH di Kasus TPPU Eks Jampidsus

LPSK Proses Permohonan Perlindungan Saksi FH di Kasus TPPU Eks Jampidsus

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:35 WIB

Mata-Mata Iran Asal London Tertangkap Intip Pangkalan Militer Inggris di Siprus

Mata-Mata Iran Asal London Tertangkap Intip Pangkalan Militer Inggris di Siprus

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:35 WIB

Tak Cukup Putusan MK, PGRI Tagih Guru Jangan Dipaksa Menanggung Beban Tambahan

Tak Cukup Putusan MK, PGRI Tagih Guru Jangan Dipaksa Menanggung Beban Tambahan

Jogja | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:31 WIB

Ini Bukan Tinju! Pelatih Timor Leste Kirim Pesan Aneh Buat Timnas Indonesia

Ini Bukan Tinju! Pelatih Timor Leste Kirim Pesan Aneh Buat Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:29 WIB

18 Nyawa Melayang di Usia Emas: Petaka Human Error di Jalan Raya Pringsewu Tembus 115 Kasus

18 Nyawa Melayang di Usia Emas: Petaka Human Error di Jalan Raya Pringsewu Tembus 115 Kasus

Lampung | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:27 WIB

Protes Tambang Nikel Raja Ampat, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk di Pembukaan GIIAS 2026

Protes Tambang Nikel Raja Ampat, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk di Pembukaan GIIAS 2026

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:26 WIB

×