Indonesia Ajukan Tiga Tuntutan Perbaikan Fasilitas Ibadah Haji

Ruben Setiawan

Jum'at, 02 Oktober 2015 | 00:49 WIB
Indonesia Ajukan Tiga Tuntutan Perbaikan Fasilitas Ibadah Haji
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Pemerintah Indonesia mengakukan tiga tuntutan perbaikan fasilitas ibadah haji ke pemerintah Arab Saudi agar penyelenggaraan ibadah tersebut pada tahun-tahun mendatang lebih baik dan jauh dari musibah yang menimbulkan korban jiwa.

"Ada beberapa hal, 2--3 hal yang kami ikhtiarkan secara serius," kata Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin seperti dikutip Antara di Jeddah, Arab Saudi, Kamis.

Ia mengaku sangat sedih ketika berada di Arafah dan menyaksikan tenda jemaah di Maktab 8 roboh oleh angin kencang yang kekuatannya lebih kecil daripada angin yang mampu memicu crane roboh di Masjidilharam, Mekah.

Akibat sejumlah tenda di Maktab 8 roboh, kata dia, fasilitas lainnya tidak berfungsi karena listrik padam yang berdampak pula pada water cooler tidak bekerja sehingga tenda menjadi panas dan banyak anggota jemaah mengalami dehidrasi dan ada yang wafat.

"Saya sudah membuat surat resmi kepada Menteri Haji (Arab Saudi) agar kondisi di Arafah diperbaiki, tenda dan pembangkit listrik dibuat permanen," kata Lukman.

Menurut dia, hal itu sangat mungkin dilakukan pemerintah Arab Saudi karena tenda di Mina pun sudah permanen.

Demikian pula, dengan pembangkit listrik yang permanen, sangat diperlukan di Arafah agar mampu memasok kebutuhan listrik berapa pun yang dibutuhkan untuk kenyamanan selama jemaah menginap dan melakukan wukuf di Arafah.

Lukman sebagai Menteri Agama dan Amirul Hajj juga meminta pemerintah Arab Saudi membuat tingkat untuk tenda-tenda jemaah menginap (mabit) di Mina, mengingat relatif cukup banyak anggota jemaah Indonesia yang tinggal di Mina Jadid.

"Tidak hanya terlalu jauh, tetapi tenda di Mina Jadid juga dari sisi syar'i itu problematik terkait dengan sah atau tidaknya meragukan," katanya.

Untuk hal itu pun, dia sudah mengajukan surat ke Kementerian Haji agar tenda di Mina ditingkat agar tidak ada lagi jemaah yang tinggal di Mina Jadid.

Sebanyak tujuh Maktab jemaah Indonesia tinggal di Mina Jadid yang jaraknya sekitar 7 kilometer dari Jamarat, tempat lontar jamrah.

Sebagian besar korban meninggal dan luka pada peristiwa Mina tinggal di Mina Jadid, yaitu jemaah Kloter JKS 61 (Jakarta-Bekasi).

Selain itu, Lukman juga akan mengupayakan pada musim haji mendatang gelang identitas jemaah dipasang chip agar keberadaaan dan pergerakan jemaah bisa terpantau oleh GPS.

Menurut dia, penggunaan chip sudah diwacanakan tahun lalu. Namun, pada tahun ini karena terkait waktu yang tidak cukup, tidak bisa diterapkan.

Sampai saat ini, sebanyak 74 anggota jemaah haji Indonesia masih belum diketahui keberadaan mereka dan belum kembali ke pemondokan sejak peristiwa Mina, 24 September 2014.

Secara keseluruhan, di luar musibah crane dan peristiwa Mina, Lukman menilai penyelenggaraan ibadah haji berjalan baik, terkait dengan peningkatan layanan di bidang pemondokan (hotel sekelas bintang tiga), transportasi (bus antarkota mulai ditingkatkan kualitasnya, terutama pada gelombang kedua), dan katering (pertama kalinya jemaah mendapat layanan makan siang sebanyak 15x di Mekah). (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Haji Isam Bukan Pengendali Saham BYAN

Haji Isam Bukan Pengendali Saham BYAN

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:43 WIB

Isu Haji Isam Caplok BCA Usai Borong Saham BYAN, Ini Kronologinya

Isu Haji Isam Caplok BCA Usai Borong Saham BYAN, Ini Kronologinya

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 17:44 WIB

Ingin Lawan Tudingan Suap Pansus Haji, Kubu Yaqut Minta Saksi dari DPR Hadir di Sidang

Ingin Lawan Tudingan Suap Pansus Haji, Kubu Yaqut Minta Saksi dari DPR Hadir di Sidang

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:24 WIB

Heran Eks Dirjen PHU Tak Akui BAP di Sidang Kasus Haji, Hakim: Mungkin Penyidiknya Halu

Heran Eks Dirjen PHU Tak Akui BAP di Sidang Kasus Haji, Hakim: Mungkin Penyidiknya Halu

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:22 WIB

Terkuak di Sidang Korupsi Kuota Haji! Ini Arti 'Jurus Tendangan Tanpa Bayangan' Eks Dirjen Kemenag

Terkuak di Sidang Korupsi Kuota Haji! Ini Arti 'Jurus Tendangan Tanpa Bayangan' Eks Dirjen Kemenag

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:33 WIB

Aksi Haji Isam, What's The Next?

Aksi Haji Isam, What's The Next?

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 15:51 WIB

Arab Saudi Jamin Keamanan Selama Musim Haji saat Lagi Perang dengan Houthi

Arab Saudi Jamin Keamanan Selama Musim Haji saat Lagi Perang dengan Houthi

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:55 WIB

Eks Dirjen PHU Ungkap Pembagian Kuota Haji 50:50 Arahan Jokowi

Eks Dirjen PHU Ungkap Pembagian Kuota Haji 50:50 Arahan Jokowi

News | Kamis, 24 September 2026 | 13:37 WIB

Eks Dirjen PHU Hilman Latief Terima Uang dalam Amplop dan Goodie Bag dari Direktur Maktour

Eks Dirjen PHU Hilman Latief Terima Uang dalam Amplop dan Goodie Bag dari Direktur Maktour

News | Kamis, 24 September 2026 | 12:19 WIB

Alasan Kuota Haji 50:50 Terungkap di Persidangan, Saksi: Ini Tepat Sesuai Praktik di Saudi!

Alasan Kuota Haji 50:50 Terungkap di Persidangan, Saksi: Ini Tepat Sesuai Praktik di Saudi!

News | Rabu, 23 September 2026 | 07:52 WIB

Terkini

Toko Hamzah Batik Malioboro Terbakar Dini Hari, Saksi Sempat Dengar Suara Ledakan

Toko Hamzah Batik Malioboro Terbakar Dini Hari, Saksi Sempat Dengar Suara Ledakan

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 07:13 WIB

Ramalan 12 Shio Hari Ini 28 September 2026: Siapa Saja yang Paling Hoki?

Ramalan 12 Shio Hari Ini 28 September 2026: Siapa Saja yang Paling Hoki?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 07:11 WIB

Buku Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia: Cinta, Kemiskinan, dan Kepedihan

Buku Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia: Cinta, Kemiskinan, dan Kepedihan

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 07:10 WIB

Bupati Gowa Tersangka Tapi Belum Ditahan, Gubernur Sulsel: Tetap Jalankan Tugas

Bupati Gowa Tersangka Tapi Belum Ditahan, Gubernur Sulsel: Tetap Jalankan Tugas

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 07:01 WIB

Rafli Tewas Terkena Peluru di Jantung Saat Asyik Nongkrong

Rafli Tewas Terkena Peluru di Jantung Saat Asyik Nongkrong

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 06:54 WIB

Saham Rp1, Penyelamat Kaum Nyangkuters atau Bikin Semakin Nyungsep?

Saham Rp1, Penyelamat Kaum Nyangkuters atau Bikin Semakin Nyungsep?

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 06:15 WIB

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

×