Gus Irfan Jamin War Tiket Haji Tak Bikin Antrean Hangus: Jemaah Jangan Takut

Bangun Santoso | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Selasa, 14 April 2026 | 17:16 WIB
Gus Irfan Jamin War Tiket Haji Tak Bikin Antrean Hangus: Jemaah Jangan Takut
Menteri Haji dan Umrah, Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan. (Suara.com/Bagaskara)
  • Menteri Haji dan Umrah Gus Irfan menyatakan wacana war tiket haji bertujuan mencari terobosan memangkas antrean panjang jemaah.
  • Gus Irfan menjamin hak antrean jemaah lama tetap aman dan tidak akan dihanguskan oleh skema pemerintah tersebut.
  • Pembahasan skema ini masih bersifat wacana jangka panjang yang memerlukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait lainnya.

Suara.com - Menteri Haji dan Umrah, Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan, memberikan penjelasan lebih rinci mengenai wacana war tiket haji yang sempat memicu kekhawatiran masyarakat.

Ia menegaskan bahwa gagasan tersebut murni sebagai upaya mencari terobosan untuk memangkas antrean haji yang sudah sangat panjang.

Ia pun meminta para jemaah yang saat ini sudah masuk dalam daftar tunggu selama bertahun-tahun untuk tidak merasa cemas. Ia menjamin hak mereka tidak akan hilang meski ada skema baru nantinya.

“Nah itu kan kita sampaikan pada Rapat Kerja Nasional Kementerian Haji. Di situ banyak hal yang kita bicarakan terkait haji termasuk kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi yang akan upaya kita lakukan dalam rangka untuk memangkas, memangkas antrian. Tapi ini udah udah itu masih wacana. Jadi jemaah enggak perlu takut, wah nanti saya udah antri 10 tahun kok dihanguskan, enggak enggak tidak tidak,” ujar Gus Irfan di Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (14/4/2026).

Terkait desakan untuk mengubah istilah atau bahkan menghentikan pembahasan war ticket, Gus Irfan menyatakan bahwa kementerian tetap membutuhkan terobosan kreatif.

Namun, ia membuka kemungkinan untuk mengubah nama istilah tersebut agar tidak menimbulkan kegaduhan.

“Yang jelas kita butuh terobosan-terobosan untuk memangkas antrian yang panjang ini. Pembahasan tetep akan jalan cuma mungkin istilahnya bukan war-ticket apa-apalah istilahnya ya,” tambahnya.

Mengenai teknis pelaksanaan, Gus Irfan memastikan bahwa antrean reguler akan tetap menjadi prioritas dan tidak akan terganggu oleh skema apa pun yang sedang digodok pemerintah.

“Yang jelas antrian tidak akan kita hanguskan. Itu tetep jadi buat jemaah jemaah yang udah antri 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun enggak perlu khawatir,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Irfan juga merespons usulan DPR terkait pemanfaatan kuota haji dari negara-negara tetangga yang sering tidak terserap maksimal.

Ia mengaku telah menjajaki opsi tersebut, namun pihak Arab Saudi belum memberikan lampu hijau.

“Itu sudah pernah kita jajaki tapi pemerintah Saudi kayaknya masih belum welcome dengan pola ini. Tapi nanti kita coba bicara lagi dengan pemerintah Saudi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa pembahasan mengenai skema pemotongan antrean ini masih memerlukan waktu yang panjang karena melibatkan banyak pemangku kepentingan, mulai dari Komisi VIII DPR RI, pelaku bisnis haji, hingga para jemaah. Ia pun mengaku belum bisa menjamin skema ini bisa diterapkan pada tahun depan.

“Ini kan wacana yang masih yang masih panjang yang masih perlu banyak pembahasan dari stakeholder... dan ini bukan keputusan dalam waktu sebulan dua bulan ini pasti butuh waktu lama. Tahun depan itu kapan? 2027? Saya enggak terlalu yakin bisa ada skema baru tapi kita akan upayakan ada terobosan-terobosan baru untuk bisa mempercepat pengurangan antrian yang banyak ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, dalam Rapat Kerja dengan Komisi VIII DPR RI, Selasa (14/4/2026), Gus Irfan, memberikan klarifikasi terkait polemik "war ticket" haji yang sempat ramai di tengah masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menhaj Pastikan Wacana War Tiket Haji Tak Hapus Antrean Jemaah Lama

Menhaj Pastikan Wacana War Tiket Haji Tak Hapus Antrean Jemaah Lama

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:47 WIB

Menhaj Irfan Buka-bukaan Soal War Tiket Haji: Saya yang Tanggung Jawab

Menhaj Irfan Buka-bukaan Soal War Tiket Haji: Saya yang Tanggung Jawab

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:10 WIB

Ibadah Kok Disamakan Sama Konser K-Pop? Menggugat Wacana War Ticket Haji yang Rentan Diskriminasi

Ibadah Kok Disamakan Sama Konser K-Pop? Menggugat Wacana War Ticket Haji yang Rentan Diskriminasi

Your Say | Selasa, 14 April 2026 | 13:07 WIB

Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji

Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:21 WIB

Akses Masuk Mekkah Telah Dibatasi, Hanya Pemilik Izin Resmi yang Diizinkan Jelang Haji 2026

Akses Masuk Mekkah Telah Dibatasi, Hanya Pemilik Izin Resmi yang Diizinkan Jelang Haji 2026

News | Selasa, 14 April 2026 | 09:07 WIB

Tolak 'War Tiket Haji', Maman DPR: Ibadah Bukan Ajang Kompetisi Klik Internet!

Tolak 'War Tiket Haji', Maman DPR: Ibadah Bukan Ajang Kompetisi Klik Internet!

News | Senin, 13 April 2026 | 17:10 WIB

Amphuri Kritik Wacana War Tiket Haji: Jangan Abaikan Jemaah yang Antre Puluhan Tahun

Amphuri Kritik Wacana War Tiket Haji: Jangan Abaikan Jemaah yang Antre Puluhan Tahun

News | Senin, 13 April 2026 | 10:48 WIB

Terkini

Iran Siapkan Senjata Rahasia Serang AS-Israel, Perang Nuklir di Depan Mata?

Iran Siapkan Senjata Rahasia Serang AS-Israel, Perang Nuklir di Depan Mata?

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:13 WIB

Daftar Pengusaha Rokok Dibidik KPK di Kasus Bea Cukai, dari Haji Her hingga Rokhmawan

Daftar Pengusaha Rokok Dibidik KPK di Kasus Bea Cukai, dari Haji Her hingga Rokhmawan

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:00 WIB

Menteri PPPA Kecam Dugaan Pelecehan di FH UI, Minta Pelaku Dihukum Tegas Sesuai UU TPKS

Menteri PPPA Kecam Dugaan Pelecehan di FH UI, Minta Pelaku Dihukum Tegas Sesuai UU TPKS

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:56 WIB

Deforestasi Bergeser ke Timur, Bisakah Indonesia Lindungi Benteng Terakhir Hutannya?

Deforestasi Bergeser ke Timur, Bisakah Indonesia Lindungi Benteng Terakhir Hutannya?

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:55 WIB

Menhaj Pastikan Wacana War Tiket Haji Tak Hapus Antrean Jemaah Lama

Menhaj Pastikan Wacana War Tiket Haji Tak Hapus Antrean Jemaah Lama

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:47 WIB

DPR Minta Kasus Dugaan Pelecehan di FH UI Diproses Tegas Sesuai Aturan

DPR Minta Kasus Dugaan Pelecehan di FH UI Diproses Tegas Sesuai Aturan

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:35 WIB

Dino Patti Djalal: RI Perlu Belajar dari Pakistan, Berani Kritik AS dan Tegakkan Prinsip

Dino Patti Djalal: RI Perlu Belajar dari Pakistan, Berani Kritik AS dan Tegakkan Prinsip

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:31 WIB

Bukan Sekadar Melintas, Pesawat Militer AS Dikhawatirkan 'Scanning' Data Rahasia Indonesia

Bukan Sekadar Melintas, Pesawat Militer AS Dikhawatirkan 'Scanning' Data Rahasia Indonesia

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:28 WIB

Usai Diperiksa KPK, Faizal Assegaf Laporkan Jubir KPK ke Polda Metro Jaya

Usai Diperiksa KPK, Faizal Assegaf Laporkan Jubir KPK ke Polda Metro Jaya

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:28 WIB

Heboh Kasus Pelecehan FH UI, Sosiolog Bongkar Bahaya Maskulinitas Toksik di Kampus

Heboh Kasus Pelecehan FH UI, Sosiolog Bongkar Bahaya Maskulinitas Toksik di Kampus

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:21 WIB