Politisi Gerindra Jakarta Ini Takut Jadi Sasaran Demo

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 02 Oktober 2015 | 11:10 WIB
Politisi Gerindra Jakarta Ini Takut Jadi Sasaran Demo
Mobil dinas anggota DPRD DKI Jakarta yang sudah diganti dari plat merah menjadi plat hitam. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra Syarif mengakui mobil dinasnya yang diberikan oleh Pemprov DKI menggunakan plat nomor palsu berplat hitam.

Sedianya mobil berjenis sedan dengan merek Toyota Corolla Altis itu memiliki plat nomor berwarna merah. Namun diganti menjadi hitam.

"Sudah seminggu ini saya ganti pelat, biasanya pakai pelat merah," ujar Syarif ketika dihubungi, Jumat (2/10/2015).

Politisi Partai Gerindra itu beralasan menggunakan plat nomor palsu lantaran takut mobil dinas yang belum lama diberikan oleh Pemprov DKI dirusak massa yang melakukam unjuk rasa. "Sebab saya seminggu ini turun ke masyarakat, tadi aja saya dicegat demo di Ciracas, setengah disandera mobil saya," kata Syarif.

"Kebiasaannya begitu (pakai plat merah sasaran pendemo), saya sementara ini sering dapat hambatan, makanya pandai-pandainya di jalan," Syarif menambahkan.

Syarif yang juga Sekretaris Komisi A DPRD DKI itu mengaku tengah mengurus ke Polda Metro Jaya, agar mobil dinas yang awalnya plat nomornya merah bisa diizinkan menjadi hitam.

"Sudah seminggu ini saya lagi urus penggantian nomor plat jadi warna hitam resmi (tapi belum keluar)," jelas Syarif. Syarif takut jika terus menggunakan plat merah untuk orpasional sebagai dewan, maka akan sering menjadi sasaran pendemo.

Beberapa bulan lalu 101 anggota DPRD DKI Jakarta diberikan mobil dinas berjenis sedan dengan merek Toyota Corolla Altis berwarna hitam, mobil tersebut lengkap dengan plat nomor berwarna merah. Namun, kini sebagian mobil itu plat nomornya sudah diubah menjadi warna hitam dengan nomor polisi sama.

Menurut penelusuran suara.com di tempat parkir basement gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. puluhan plat nomor mobil anggota dewan yang terparkir dan sudah menjadi warna hitam, diantaranya dengan nomor polisi, B 1046 PQB, B 1039 PQB, B 1043 PQB, B 1074 PQB, B 1073 PQB, B 1079 PQB, B 1078 PQB, B 1061 PQB, B 1013 PQB, B 1021 PQB, B 1014 PQB, 1038 PQB dan masih banyak lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pejabat Muba Diduga Sebelumnya Juga Sudah Suap Anggota DPRD

Pejabat Muba Diduga Sebelumnya Juga Sudah Suap Anggota DPRD

News | Sabtu, 20 Juni 2015 | 19:17 WIB

Ternyata KPK Sudah Mencium Kasus Korupsi APBD Muba Sejak Januari

Ternyata KPK Sudah Mencium Kasus Korupsi APBD Muba Sejak Januari

News | Sabtu, 20 Juni 2015 | 18:33 WIB

Tiba di KPK, Empat Tersangka Korupsi Muba Berusaha Tutupi Wajah

Tiba di KPK, Empat Tersangka Korupsi Muba Berusaha Tutupi Wajah

News | Sabtu, 20 Juni 2015 | 17:38 WIB

Lagi, Seorang Politisi PDIP Diciduk KPK

Lagi, Seorang Politisi PDIP Diciduk KPK

News | Sabtu, 20 Juni 2015 | 14:47 WIB

Wow, Tunjangan Rumah Ketua DPRD DKI Naik Jadi Rp40 Juta

Wow, Tunjangan Rumah Ketua DPRD DKI Naik Jadi Rp40 Juta

News | Kamis, 19 Maret 2015 | 06:18 WIB

Polda Kalteng Tangkap Ketua DPRD Kapuas

Polda Kalteng Tangkap Ketua DPRD Kapuas

News | Rabu, 26 November 2014 | 23:59 WIB

Terjerat Kasus Mesum, Anggota DPRD Disidang Adat

Terjerat Kasus Mesum, Anggota DPRD Disidang Adat

News | Rabu, 11 Juni 2014 | 23:22 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×