Begini Kronologis Penembakan Dua Polisi oleh Tentara di Papua

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Jum'at, 02 Oktober 2015 | 13:47 WIB
Begini Kronologis Penembakan Dua Polisi oleh Tentara di Papua
Ilustrasi senjata. (Shutterstock)

Suara.com - Dua anggota kepolisian dari Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Bandara Sentani, Papua, tertembak oleh pasukan khusus, Paskhas TNI AU, Jumat (2/10/2015) dinihari. Mereka masih hidup.

Anggota polisi itu tertembak saat anggota Paskhas tengah membubarkan massa yang membuat keributan dan menggangu keamanan di sekitar Bandara Sentani. Namun, Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama Dwi Badarmanto‎ menyatakan, tidak ada unsur kesengajaan.

"Benar, ada anggota polisi yang tertembak saat anggota Paskhas TNI AU sedang membubarkan massa yang membuat keributan di sekitar bandara. Tapi tidak ada unsur kesengajaan," Dwi Badarmanto saat dikonfirmasi.

Penembakan terjadi sekitar pukul 02.00 WIT. Kejadian itu bermula ketika sekelompok orang dalam kondisi mabuk di bawah pengaruh alkohol membuat keributan di dekat Bandara Sentani. Kemudian anggota Paskhas berupaya melerai keributan dan membubarkan kerumunan.

Namun sekitar 20 menit setelah kondisi tenang, datang sekelompok massa yang lebih besar dengan membawa senjata tajam. Seperti panah dan parang.

"Melihat situasi tak kondusif, anggota Paskhas sempat memberikan tembakan peringatan ke udara. Namun, massa justru melawan dan merusak fasilitas umum di sekitar tempat kejadian. Mungkin saat itu ada petugas polisi yang datang," tutur Dwi.

Kemudian setelah massa berhasil dibubarkan, anggota Paskhas menemukan dua orang yang tergeletak di tengah jalan. Setelah diperiksa, keduanya ternyata polisi anggota KP3. Keduanya mengalami luka tembak di bagian paha.

"Terkait penembakan itu, siapa anggota yang menembak sedang diselidiki. Intinya, ini tidak ada kesengajaan antara TNI AU maupun kepolisian," terangnya.

Kini kedua polisi yang tertembak itu sudah dirawat di rumah sakit. Sedangkan situasi dan kondisi di lokasi diklaim sudah kembali kondusif.

"Kasus itu sedang ditangani oleh POM TNI Angkatan Udara dan bekerjasama dengan Kepolisian," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolda dan Pangdam di Papua Jenguk Polisi Korban Penembakan

Kapolda dan Pangdam di Papua Jenguk Polisi Korban Penembakan

News | Jum'at, 02 Oktober 2015 | 09:53 WIB

Dua Polisi Ditembak Tentara di Papua

Dua Polisi Ditembak Tentara di Papua

News | Jum'at, 02 Oktober 2015 | 06:58 WIB

Terkini

Listyo Sigit Prabowo Siapanya Prabowo? Heboh Kasus Penyadapan Presiden

Listyo Sigit Prabowo Siapanya Prabowo? Heboh Kasus Penyadapan Presiden

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:08 WIB

Biaya Trading Emas Diam-Diam Membengkak, Ini Biang Keroknya

Biaya Trading Emas Diam-Diam Membengkak, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:06 WIB

Suahasil Umumkan Pendapatan Negara Tembus Rp 2.341,5 T di Q3 2026, Belanja Negara Rp 2.660,5 T

Suahasil Umumkan Pendapatan Negara Tembus Rp 2.341,5 T di Q3 2026, Belanja Negara Rp 2.660,5 T

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:05 WIB

BYD Kalahkan Dominasi Merek Jepang di Kalangan Gen Z

BYD Kalahkan Dominasi Merek Jepang di Kalangan Gen Z

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 12:05 WIB

Daftar Pemimpin Dunia yang Pernah Disadap, Ada Presiden RI Sebelum Prabowo Subianto

Daftar Pemimpin Dunia yang Pernah Disadap, Ada Presiden RI Sebelum Prabowo Subianto

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:04 WIB

Menjaga Habitat Macan Tutul Jawa, Mengapa Restorasi Hutan Tak Cukup dengan Menanam Pohon?

Menjaga Habitat Macan Tutul Jawa, Mengapa Restorasi Hutan Tak Cukup dengan Menanam Pohon?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 12:04 WIB

Buntut Jadi Tersangka Sadap Presiden, Gelar Bintang Mahaputera Listyo Sigit Didesak Dicopot

Buntut Jadi Tersangka Sadap Presiden, Gelar Bintang Mahaputera Listyo Sigit Didesak Dicopot

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:03 WIB

Lokot Nasution Maju Lagi di Musda Demokrat Sumut, Klaim Kantongi Dukungan DPC

Lokot Nasution Maju Lagi di Musda Demokrat Sumut, Klaim Kantongi Dukungan DPC

Sumut | Rabu, 04 November 2026 | 12:02 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Vietnam Ketiban Untung! Kim Sang-sik Punya Waktu Racik Skuat Berbahaya

Piala Asia 2027 Diundur, Vietnam Ketiban Untung! Kim Sang-sik Punya Waktu Racik Skuat Berbahaya

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 12:01 WIB

Dari Isi Piring hingga Obat, Politik Mengatur Kehidupan Kita Sehari-hari

Dari Isi Piring hingga Obat, Politik Mengatur Kehidupan Kita Sehari-hari

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 12:00 WIB

×