Wagub DKI: Pengguna Narkoba di Jakarta Capai 365 Ribu Orang

Laban Laisila, Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 09 Oktober 2015 | 07:11 WIB
Wagub DKI: Pengguna Narkoba di Jakarta Capai 365 Ribu Orang
Polda Metro Jaya merilis barang bukti narkoba di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (9/9).[suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat pengguna narkoba di Ibu Kota saat ini mencapai 365 ribu orang.

Wakil Gibernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat memastikan, pihaknya akan bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) untuk memperketat peredaran narkoba hingga ke tingkat produsennya. Hal tersebut bertujuan agar tidak bertambah korban akibat mengkonsumsi narkoba.

"Data kita mencatat yang kena narkoba di Jakarta ada 365 ribu orang dan itu di usia produktif sampai 10-50 tahun, itu menyasar ke semua golongan," kata Djarot di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (8/10/2015).

Mantan Wali Kota Blitar itu bahkan menyatakan siap terjun langsung ke lapangan bersama dengan pihak BNN dan BNNP DKI untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan narkoba di Jakarta.

"Karena itu diperlukan langkah-langkah bersama dengan BNNP, saya akan berada di garis depan, kalau perlu kita turun sama-sama. Saya mau turun sama-sama. Kemana? Nanti kita atur," kata Djarot.

Djarot juga memberikan sinyal kepada petugas BNN maupun BNNP DKI untuk bisa sering bergerak ke tempat-tempat hiburan malam seperti diskotek. Ia menduga banyak terjadi transkasi maupun pengguna narkoba di sana.

"Kalau begitu, kita lihat distribusinya dimana? Kan sudah saya sampaikan di tempat-tempat hiburan malam lebih banyak (narkoba). Maka harus ada operasi penertiban lebih banyak disana. Kalau melanggar kita beri peringatkan (pengelolanya), kalau masih melanggar juga ya kita tutup," jelas Djarot.

Lebih jauh, Djarot juga mengharapkan kepada pemilik tempat hiburan malam, untuk mau taat aturan. Pasalnya dia menilai, aturan jam oprasional buka sampai pukul 2.00 WIB namun ada sebagian dari mereka sampai mendekati pukul 5.00 WIB baru tutup.

"Mereka juga harus tertib untuk jam bukanya. Kalau ketentuannya jam dua pagi ya tutupnya jam dua pagi, jangan sampai subuh. Nah kita lagi bahas masalah itu," kata Djarot.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Musnahkan Narkoba Hasil Sitaan Senilai Rp1 Triliun

Polisi Musnahkan Narkoba Hasil Sitaan Senilai Rp1 Triliun

News | Kamis, 08 Oktober 2015 | 12:08 WIB

Budi Waseso: Lokasi Lapas Khusus Narkoba Terserah Kemenkumham

Budi Waseso: Lokasi Lapas Khusus Narkoba Terserah Kemenkumham

News | Rabu, 07 Oktober 2015 | 17:23 WIB

Terkini

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:25 WIB

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:20 WIB

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:50 WIB

Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang

Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:50 WIB

Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan

Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:39 WIB

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:15 WIB

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:57 WIB

Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut

Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:53 WIB

KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo

KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:53 WIB

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:48 WIB