Rhoma Irama Belum Berpikir Lawan Ahok di Pilkada Jakarta

Siswanto

Senin, 12 Oktober 2015 | 14:50 WIB
Rhoma Irama Belum Berpikir Lawan Ahok di Pilkada Jakarta
Ketua Umum Partai Islam Damai Aman (Idaman) Rhoma Irama [suara.com/Muhamad Ridwan]

Suara.com - Ketua Umum Partai Islam Damai Aman Rhoma Irama mengatakan saat ini belum berpikir untuk ikut maju menjadi calon gubernur Jakarta di pemilihan kepala daerah tahun 2017 melawan Basuki Tjahaja Purnama yang rencananya akan maju lagi.

"Belum ada tindakan untuk memikirkan pemilihan kepala daerah Jakarta pada 2017 mendatang," kata Rhoma dalam konferensi pers di gedung DPP Partai Idaman, Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur (12/10/2015).

Rhoma mengatakan baru akan memikirkan pilkada DKI Jakarta setelah partainya dideklarasikan. Deklarasi Partai Idaman rencananya akan diselenggarakan di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu (14/10/2015).

"Kita pikirkan nanti setelah deklarasi berlangsung," ujar Rhoma.

Rhoma yang pernah dijuluki sebagai Raja Dangdut tersebut menambahkan kemungkinan partainya belum akan mengusung calon gubernur dari internal, melainkan masih akan bersikap mendukung pasangan.

"Setelah diadakannya deklarasi, nanti ditentukan partai ini akan mengarah pada kubu siapa di Pilkada DKI 2017," katanya. (Muhamad Ridwan)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rhoma Irama akan Deklarasikan Partai Idaman di Tugu Proklamasi

Rhoma Irama akan Deklarasikan Partai Idaman di Tugu Proklamasi

News | Senin, 12 Oktober 2015 | 14:35 WIB

Ini Kata Rhoma Irama Soal Revisi UU KPK

Ini Kata Rhoma Irama Soal Revisi UU KPK

News | Senin, 12 Oktober 2015 | 14:23 WIB

Kecewa dengan Jokowi, Dorce Dukung Rhoma Irama

Kecewa dengan Jokowi, Dorce Dukung Rhoma Irama

Entertainment | Senin, 27 Juli 2015 | 13:56 WIB

Rhoma Irama Berencana Kirim Tim Investigasi ke Tolikara

Rhoma Irama Berencana Kirim Tim Investigasi ke Tolikara

News | Senin, 20 Juli 2015 | 17:42 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×