Misteri Pembunuhan Ibu dan Anak, Polda Bentuk Satgas Gabungan

Siswanto | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Senin, 12 Oktober 2015 | 17:38 WIB
Misteri Pembunuhan Ibu dan Anak, Polda Bentuk Satgas Gabungan
Rumah korban pembunuhan, Yoel Immanuel (5) dan ibunya, Dayu Priambarita (45), di Perumahan Aneka Elok, Blok A 13, Cakung, Jakarta Timur. [suara.com/Muhamad Ridwan]

Suara.com - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian membentuk satuan tugas gabungan untuk mempercepat pengungkapan kasus pembunuhan ibu dan anak di Cakung, Jakarta Timur.

"Kapolda memerintahkan dirkrimum untuk bentuk satgas gabungan dalam pengungkapan kasus ini, antara dirkrimum kemudian Mapolres Jaktim, Polsek Cakung, bantuan tim forensik kemudian DVI dan polwan," kata Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti kepada wartawan, Senin (12/10/2015).

Ibu dan anak yang dibunuh bernama Dayu Priambarita (45) dan Yoel Immanuel (5). Mereka dibunuh di rumah sendiri, Perumahan Aneka Elok, Blok A 13, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (9/10/2015). Istri dan anak pengusaha kusen tersebut menderita luka tusuk di bagian leher dan sejumlah bagian tubuh.

Krishna mengatakan penyelidikan kasus tersebut menggunakan dua metode, yakni induktif dan deduktif.

Metode induktif yakni pengolahan barang bukti yang ditemukan saat melakukan olah tempat kejadian, selanjutnya dianalisa.

"Induktif adalah berangkat dari TKP, TKP diolah, diulang ulang TKP dicari petunjuk barang bukti yang cocok kemudian dilakukan analisa," katanya.

Krishna mengatakan penyidik telah memeriksa suami korban, Heno Pujoleksono, sebagai saksi.

"Sampai jam lima tadi kami melakukan analisa dan termasuk memeriksa saksi yang paling kuat. Suami korban karena dia pertama kali menemukan. Kami interview tentang kesahihan informasi," katanya.

Selain itu, polisi juga memeriksa sejumlah saksi.

"Karena saksi itu harus orang yang kredibel, orang yang bisa dipercaya. Maka kemudian setiap saksi kami harus konfirmasi, kami harus afirmasi," katanya.

Saat ini, penyidik juga sedang mengumpulkan bukti-bukti.

"Belum ketemu motifnya. Tapi kami punya beberapa petunjuk, petunjuk yang sedang dibangun dan nanti diarahkan bagaimana mengungkap kasus ini," katanya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Protes Usul KPK Soal Ketum Parpol Cukup 2 Periode, Sahroni: Hak Internal, Tak Bisa Diganggu Gugat

Protes Usul KPK Soal Ketum Parpol Cukup 2 Periode, Sahroni: Hak Internal, Tak Bisa Diganggu Gugat

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:21 WIB

Polisi Bekuk Sindikat Ganjal ATM Jaktim: 4 Pelaku Ditangkap, Gasak Rp 274 Juta Pakai Tusuk Gigi!

Polisi Bekuk Sindikat Ganjal ATM Jaktim: 4 Pelaku Ditangkap, Gasak Rp 274 Juta Pakai Tusuk Gigi!

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:20 WIB

Media Malaysia Beberkan 3 Negara Terdampak Besar Jika Selat Malaka Kena Tarif

Media Malaysia Beberkan 3 Negara Terdampak Besar Jika Selat Malaka Kena Tarif

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:17 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata! Jerman Kekurangan Tentara, Warga 70 Tahun Jadi Pilihan

Perang Dunia III di Depan Mata! Jerman Kekurangan Tentara, Warga 70 Tahun Jadi Pilihan

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:17 WIB

Nasib Peserta UTBK 2026 yang Curang di Undip, Terancam Masuk Daftar Hitam Permanen

Nasib Peserta UTBK 2026 yang Curang di Undip, Terancam Masuk Daftar Hitam Permanen

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:13 WIB

WNI Dikurung di Malaysia, 2 Pelaku Didenda Usai Tahan Paspor Korban

WNI Dikurung di Malaysia, 2 Pelaku Didenda Usai Tahan Paspor Korban

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:09 WIB

KPK Batasi Masa Jabatan Ketua Umum Parpol 2 Periode, Siapa yang Paling Lama Menjabat?

KPK Batasi Masa Jabatan Ketua Umum Parpol 2 Periode, Siapa yang Paling Lama Menjabat?

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:05 WIB

UU PPRT Disahkan, Menko Cak Imin: Jaminan Sosial PRT Wajib, Bukan Lagi Pilihan!

UU PPRT Disahkan, Menko Cak Imin: Jaminan Sosial PRT Wajib, Bukan Lagi Pilihan!

News | Kamis, 23 April 2026 | 11:01 WIB

Jangan Cari Kenyamanan Pribadi, Menhaj ke Petugas Haji: Kita Datang untuk Melayani, Bukan Dilayani!

Jangan Cari Kenyamanan Pribadi, Menhaj ke Petugas Haji: Kita Datang untuk Melayani, Bukan Dilayani!

News | Kamis, 23 April 2026 | 10:55 WIB

Kolaborasi Lintas Instansi Jadi Kunci Sukses Transformasi Digital Pemerintah

Kolaborasi Lintas Instansi Jadi Kunci Sukses Transformasi Digital Pemerintah

News | Kamis, 23 April 2026 | 10:55 WIB