Pimpinan KPK: 75 Persen Kasus yang Ditangani KPK Hasil Penyadapan

Arsito Hidayatullah, Nikolaus Tolen

Selasa, 13 Oktober 2015 | 13:01 WIB
Pimpinan KPK: 75 Persen Kasus yang Ditangani KPK Hasil Penyadapan
Plt Ketua KPK Taufiequrachman Ruki didampingi empat Wakil Ketua KPK: Johan Budi, Adnan Pandu Praja, Indriyanto Seno Adjie dan Zulkarnaen. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Pimpinan Sementara Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK), Inddriyanto Seno Adji mengatakan bahwa 75 persen kasus yang diungkap oleh KPK hasil dari penyadapan. Karena itu, revisi Undang-ndang Nomor 30 Tahun 2002 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang salah satu isinya menghilangkan kewenangan KPK dalam penyadapan sangat tidak mendukung kinerja KPK.

"Tujuh puluh lima persen kasus yang diungkap KPK adalah hasil penyadapan. Kalau itu dimatikan, maka tidak ada lagi yang bisa dilakukan, selain hanya pencegahan," kata Indriyanto dalam diskusi yang bertajuk 'Partisipasi Masyarakat Dalam Pemnerantasan Korupsi Oleh Komisi Pemberantasan Korupsi' di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa(12/10/2015).

Menurut mantan penasihat Kapolri tersebut, apabila ingin melakukan penyadapan tunggu ada dua barang bukti permulaan dan seizin pengadilan negeri, maka tidak ada gunanya lagi KPK didirikan. Karena hanya 25 persen dari kasus yang ada di KPK di luar operasi tangkap tangan hasil penyadapan. Dan menurutnya, itu pun merupakan pengembangan dari hasil operasi tangkap tangan tersebut.

"Selebihnya adalah bukan merupakan hasil OTT, tapi itu merupakan pengembangan dari OTT itu sendiri," kata Anto.

Karena itu Pakar Hukum Pidana tersebut mengatakan bahwa marwah atau roh dari KPK sebenarnya adalah ada pada pasal 43 dan 12. Karena itu, pasal tersebut sebaiknya tidak boleh diutak atik, sebab akan menghilangkan kekhasan KPK sebagai lembaga trigger.

"Kalau pasal 44  Undang-undang KPK diutak atik, maka akan sangat berpemgaruh pada pasal 12, dimana itu merupakan kewenangan KPK," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Politisi Golkar: Silakan KPK Dibubarkan

Politisi Golkar: Silakan KPK Dibubarkan

News | Selasa, 13 Oktober 2015 | 02:34 WIB

Matangkan Draf Revisi UU KPK, PDIP Akan Minta Masukan Masyarakat

Matangkan Draf Revisi UU KPK, PDIP Akan Minta Masukan Masyarakat

News | Senin, 12 Oktober 2015 | 15:44 WIB

ICW: Jangan Pilih Kepala Daerah dari Partai Pendukung  RUU KPK!

ICW: Jangan Pilih Kepala Daerah dari Partai Pendukung RUU KPK!

News | Minggu, 11 Oktober 2015 | 14:16 WIB

Mantan Pansel KPK Ajak Masyarakat Tolak Revisi UU KPK

Mantan Pansel KPK Ajak Masyarakat Tolak Revisi UU KPK

News | Minggu, 11 Oktober 2015 | 12:11 WIB

Terkini

KPK Beri Sinyal Bakal Periksa Nusron Wahid Lagi Terkait Suap HGB

KPK Beri Sinyal Bakal Periksa Nusron Wahid Lagi Terkait Suap HGB

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:05 WIB

Nasib Generasi Sandwich: Bisakah Berbakti Tanpa Mengorbankan Masa Depan?

Nasib Generasi Sandwich: Bisakah Berbakti Tanpa Mengorbankan Masa Depan?

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 11:00 WIB

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam? Ini Waktu yang Tepat untuk Reapply

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam? Ini Waktu yang Tepat untuk Reapply

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 10:57 WIB

Jalan Terjal Persib Bandung Taklukkan Raksasa Asia Demi Gelar Juara ACL Two

Jalan Terjal Persib Bandung Taklukkan Raksasa Asia Demi Gelar Juara ACL Two

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 10:55 WIB

Biaya Operasional MBG Dipangkas, BGN Minta Dapur Tak Asal Kurangi Relawan

Biaya Operasional MBG Dipangkas, BGN Minta Dapur Tak Asal Kurangi Relawan

News | Jum'at, 06 November 2026 | 10:52 WIB

Bebaskan Pengedar Obat Keras Usai Terima Duit, Kasat Narkoba Karawang dan 7 Anggota Ditahan Propam!

Bebaskan Pengedar Obat Keras Usai Terima Duit, Kasat Narkoba Karawang dan 7 Anggota Ditahan Propam!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 10:52 WIB

HP OmniBook 5 Hadir dengan Bobot 1,16 Kg dan Baterai Tahan hingga 18,5 Jam

HP OmniBook 5 Hadir dengan Bobot 1,16 Kg dan Baterai Tahan hingga 18,5 Jam

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 10:49 WIB

Apakah Penerima PKH Bisa Dapat BSU 2026? Cek Update Aturan Terbarunya

Apakah Penerima PKH Bisa Dapat BSU 2026? Cek Update Aturan Terbarunya

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 10:47 WIB

Microsoft hingga Amazon Ikut Terseret, Gelembung AI Mulai Pecah?

Microsoft hingga Amazon Ikut Terseret, Gelembung AI Mulai Pecah?

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 10:47 WIB

Senyum Jokowi soal Dugaan Terlibat Penyadapan Presiden Prabowo

Senyum Jokowi soal Dugaan Terlibat Penyadapan Presiden Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 10:47 WIB

×