Komnas HAM: Pemerintah Aceh Takut dengan Kelompok Intoleran

Pebriansyah Ariefana, Nikolaus Tolen

Rabu, 14 Oktober 2015 | 06:04 WIB
Komnas HAM: Pemerintah Aceh Takut dengan Kelompok Intoleran
Ilustrasi kebakaran/api. (Shutterstock)

Suara.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia(Komnas HAM) menyebut Pemerintah Provinsi Aceh takut dengan kelompok intoleran. Ini terkait kasus pembakaran dua gereja di Aceh Singkil.

Pembakaran itu terjadi, Selasa (13/10/2015) kemerin. Komisioner Komnas HAM, Imdadun Rahmat mengatakan pelaku pembakaran itu adalah kelompok anti toleransi. Pembakaran tidak terjadi jika Pemda Aceh tegas dan tidak takut dengan tekanan dari kelompok intoleransi yang menentang pendirian Gereja di Aceh.

"Pemerintah Aceh sangat takut dengan kelompok intoleran untuk mengekuarkan izin pendirian gereja. Akhirnya mereka melakukannya dengan mempersulit," kata Imdadun di Gedung Oikumene Salemba, Jakarta Pusat, Sealsa(16/10/2015).

Imdadun bercerita mendapat laporan dari pihak Gereja yang tidak mendapatkan izin langsung melakulan diskusi dengan pemerintah Aceh Singkil. Pihak pemerintah setempat sudah bersepakat untuk menerbitkan izin mendirikan bangunan(IMB) secara permanen terhadap sejumlah gereja tersebut. Tetapi dalam kenyataanya, Pemerintah daerah Aceh tidak pernah mengeluarkan itu.

"Dua bulan terakhir Komnas HAM sudah melakukan upaya intensif untuk mediasi penyelesaian 19 gereja yang diadukan ke Komnas HAM dengan pemerintah Daerah Aceh. Dan hasilnya ami sepakaiti langkah-langkah penyelsaiannya, dan pemerintah sepakat untuk mencari penyelsaian permanen dengan pemberian IMB dengan melakukan verfikasi terlebih dahulu," jelas Imdadun.

Kata dia, beberapa Gereja yang diveriffikasi tersebut ada beberapa Gereja yang sudah memenuhi syarat untuk segera mendapatkan IMB. Namun, hingga saat ini belum dikeluarkan karena ada tekanan dari kelompok intoleran yang ada di wilayah tersebut.

"Dan sebagian besar dari gereja itu sudah masuk dalam syarat untuk dapat IMB. Pemerintah sangat takut dengan tekanan dari kelompok di luar," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kelenteng Boen Tek Bio Tak Pernah Khawatir soal Intoleransi

Kelenteng Boen Tek Bio Tak Pernah Khawatir soal Intoleransi

News | Selasa, 21 Juli 2015 | 18:34 WIB

TNI: Tak Ada Warga Sengaja Bakar Musala di Tolikara

TNI: Tak Ada Warga Sengaja Bakar Musala di Tolikara

News | Sabtu, 18 Juli 2015 | 18:47 WIB

Paksa Mahasiswa Makan Babi, Sekolah Ini Didenda Rp986 Juta

Paksa Mahasiswa Makan Babi, Sekolah Ini Didenda Rp986 Juta

News | Rabu, 13 Mei 2015 | 15:41 WIB

Suasana Ini Hilang Pascakonflik Ambon

Suasana Ini Hilang Pascakonflik Ambon

News | Kamis, 07 Mei 2015 | 12:44 WIB

Ajarkan Toleransi, Ajak Anak Memahami Agama Lain

Ajarkan Toleransi, Ajak Anak Memahami Agama Lain

News | Kamis, 07 Mei 2015 | 11:25 WIB

Cinta Damai, Gadis Cantik India Ini Pelajari 3 Agama

Cinta Damai, Gadis Cantik India Ini Pelajari 3 Agama

News | Jum'at, 03 April 2015 | 14:10 WIB

Buku Agama Ajarkan Intoleransi,  Penulisnya Bisa Kena Sanksi

Buku Agama Ajarkan Intoleransi, Penulisnya Bisa Kena Sanksi

News | Jum'at, 20 Maret 2015 | 17:00 WIB

Kang Yoto: Saya Menolak Membangun Rumah Ibadah

Kang Yoto: Saya Menolak Membangun Rumah Ibadah

wawancara | Senin, 29 Desember 2014 | 10:00 WIB

Negara Membiarkan Dirinya Disandera Kelompok Intoleran

Negara Membiarkan Dirinya Disandera Kelompok Intoleran

News | Minggu, 08 Juni 2014 | 16:37 WIB

Lagi, Pemilik Klub NBA Disorot atas Komentar "Berbau" Rasis

Lagi, Pemilik Klub NBA Disorot atas Komentar "Berbau" Rasis

News | Jum'at, 23 Mei 2014 | 15:55 WIB

Terkini

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:40 WIB

2 Pemadat Ditangkap Polisi saat Asik Nikmati Sabu di Gubuk Kampung Boncos Palmerah

2 Pemadat Ditangkap Polisi saat Asik Nikmati Sabu di Gubuk Kampung Boncos Palmerah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:39 WIB

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam di Kulit? Ini Fakta Medis dan Aturan Pakainya

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam di Kulit? Ini Fakta Medis dan Aturan Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Sinopsis Coming to Myself, Dracin Jing Tian dan Zhang Xin Cheng di WeTV

Sinopsis Coming to Myself, Dracin Jing Tian dan Zhang Xin Cheng di WeTV

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Pemerintah Kehilangan Rp 576,4 T Gegara Insentif Pajak, Suahasil Akui Sengaja Buat Ekonomi

Pemerintah Kehilangan Rp 576,4 T Gegara Insentif Pajak, Suahasil Akui Sengaja Buat Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:34 WIB

Pabrik BYD di Subang Didemo Warga, Menperin: Bukan Urusan Kemenperin

Pabrik BYD di Subang Didemo Warga, Menperin: Bukan Urusan Kemenperin

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:33 WIB

Produsen Bihun Teriak, Harga Beras Pecah di Dalam Negeri Mahal

Produsen Bihun Teriak, Harga Beras Pecah di Dalam Negeri Mahal

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:32 WIB

Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara

Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:32 WIB

POCO X8 dan C95 Pro Meluncur, Bawa Baterai Jumbo hingga 8.340 mAh, Harga Mulai Rp3 Jutaan

POCO X8 dan C95 Pro Meluncur, Bawa Baterai Jumbo hingga 8.340 mAh, Harga Mulai Rp3 Jutaan

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:31 WIB

×