Eva Sundari Kritik Pro Pengusaha Ketimbang Warga, Ahok Tak Terima

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 15 Oktober 2015 | 12:58 WIB
Eva Sundari Kritik Pro Pengusaha Ketimbang Warga, Ahok Tak Terima
Eva Kusuma Sundari [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tidak terima dengan penilaian politisi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari. Eva menilai Ahok lebih ramah dengan pemilik modal yang berinvestasi di Jakarta ketimbang warga berekonomi lemah atau wong cilik.

"Saya kadang susah juga ya debat sama beliau (Eva), dia senior saya di DPR RI," ujar Ahok usai menghadiri acara di Hotel Millenium, Jalan Fachrudin, Jakarta Pusat, Kamis (15/10/2015).

Ahok menambahkan selama memimpin Jakarta, banyak kebijakan yang pemerintah yang berpihak pada warga, misalnya membebaskan Pajak Bumi dan Bangunan rumah di bawah Rp1 miliar.

Kebijakan lainnya, kata dia, memperbanyak jumlah pekerja penanganan prasarana dan sarana umum serta pekerja harian lepas. Sebelumnya, penanganan kebersihan di Jakarta diserahkan kepada perusahaan swasta.

"Orang keganggu jiwa aja aku urusin masak orang miskin nggak? Saya memberikan KJP hampir 600 ribu akhir tahun, (pekerja kebersihan) dari pengusaha saya cabut langsung ke rakyat," kata Ahok.

Untuk membuktikan apakah kebijakan tak pro rakyat, Ahok meminta wartawan bertanya langsung kepada para petugas di lapangan.

"Coba tanya di Balai Kota cleaning service, tukang bawa makan semua di Balai Kota tanya dong sama mereka, gubernur ini menghargai mereka nggak?" kata Ahok.

"Kenapa pelayanan kesehatan kita begitu baik? Membebaskan (biaya) kesehatan, kenapa kami bebaskan orang gaji UMP bebas naik bus? Apa itu bukan membela wong cilik?" Ahok menambahkan.

Pernyataan Eva disampaikan di acara peluncuran hasil survei lembaga Saiful Mujani Research dan Consulting tentang Pilkada DKI: Ahok dan Para Penantangnya untuk DKI 1, di Hotel Sari Pan Pasific, di Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (14/10/2015).

"Ahok ramah terhadap kapital (pemilik modal) tapi tidak terhadap wong cilik," ujar Eva

Eva menyontohkan kasus penggusuran pemukiman padat penduduk di pinggir Sungai Ciliwung, Kampung Pulo, Jakarta Timur, yang kemudian memicu bentrokan fisik antara warga dan aparat keamanan.

"Itu menjadi gambaran," kata Eva.

Eva kepemimpinan Ahok dengan Joko Widodo ketika masih menjabat gubernur Jakarta. Menurut Eva, Jokowi senang blusukan agar dekat dengan warga, beda dengan Ahok.

"Sebetulnya pada Pak Ahok dan Pak Jokowi dua bandul yang berbeda. Ahok ini kan berani menggilas wong cilik. Tapi kan Pak Jokowi nggak berani melakukan hal itu," kata dia.

"Ini bahaya kalau ada seorang pemimpin tak sensitif terhadap orang kecil," Eva menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Mengaku Tak Tahu Survei SMRC Benar atau Tidak

Ahok Mengaku Tak Tahu Survei SMRC Benar atau Tidak

News | Kamis, 15 Oktober 2015 | 11:45 WIB

Eva Sundari: Ahok Lebih Ramah ke Pemodal Ketimbang Wong Cilik

Eva Sundari: Ahok Lebih Ramah ke Pemodal Ketimbang Wong Cilik

News | Rabu, 14 Oktober 2015 | 17:41 WIB

Eva: Bila Ahok Menang Lewat Jalur Independen, Pecut Bagi Partai

Eva: Bila Ahok Menang Lewat Jalur Independen, Pecut Bagi Partai

News | Rabu, 14 Oktober 2015 | 15:23 WIB

Terkini

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:45 WIB

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 23:30 WIB

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:11 WIB

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 23:01 WIB

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 22:36 WIB

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 22:29 WIB

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

Surakarta | Minggu, 06 September 2026 | 22:27 WIB

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

Malang | Minggu, 06 September 2026 | 22:24 WIB

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

Kaltim | Minggu, 06 September 2026 | 22:21 WIB

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

Kalbar | Minggu, 06 September 2026 | 22:18 WIB

×