Begini Kondisi Ekstrem Pergerakan Api di Sumsel

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 18 Oktober 2015 | 15:52 WIB
Begini Kondisi Ekstrem Pergerakan Api di Sumsel
Kebakaran hutan di kawasan Tulung Selapan, Kabupaten OKI (Ogan Komering Ilir), Sumatera Selatan, Senin (27/07). (Antara)

Suara.com - Pergerakan api di lahan gambut yang terbakar di Air Sugihan, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan sangat mengerikan. Terutama dalam dua hari ini. Pergerakan api berkategori ekstrem dengan kecepatan mencapai 1 km perjam.

Koordinator wilayah penggunaan pesawat bantuan asing Badan Nasional Penanggulangan Bencana Budi Erwanto mengatakan, kecepatan kepala api itu dipengaruhi oleh cuaca karena sempat terjadi angin puting beliung di kawasan tersebut.

"Ini sudah hari kelima, dan api belum padam juga. Saat ini pusatnya ada di Distrik Bagan Tengah. Untuk dua hari terakhir, malah pergerakannya ekstrim sekali karena sudah ada pusaran api yang cukup besar dan bentangan yang sangat luas," kata Budi di Posko Satgas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan di areal perusahaan PT Bumi Andalan Permai, Air Sugihan, Minggu (18/10/2015).

Sementara dua pesawat bantuan Malaysia, satu dari Singapura, dan satu milik TNI difokuskan memadamkan api di Air Sugihan. Tepatnya di distrik Bagan Tengah.

Dalam satu kali terbang, setiap pesawat milik Malaysia mampu menjatuhkan air sebanyak 1.600 liter dari udara. Setiap hari, pesawat ini diproyeksikan terbang sebanyak empat-lima kali. Kencangnya angin menjadi salah satu penyebab utama kebakaran hutan dan lahan demikian cepat meluas di kawasan tersebut.

"Bahkan, pergerakannya kepala api saat ini sudah mendekat laut, sudah ke arah sungsang," kata dia.

Untuk memantau pergerakan kepala api ini, Posko Satgas Air Sugihan diperkuat 22 personel yang terdiri dari unsur BNPB, TNI dan perusahaan.

"Digunakan pesawat tanpa awak (drone), satu helikopter milik perusahaan untuk memantau kepala api yang biasa dilakukan setiap sore. Hasil pemantauan langsung disampaikan ke BNPB di Palembang, untuk menentukan titik koordinat bagi pesawat 'water bombing' menjatuhkan air," kata Budi yang sudah 10 hari berada di posko tersebut.

Kebakaran hutan dan lahan di Air Sugihan, belum bisa dipadamkan secara total karena kepala api masih bergerak leluasa menjangkau areal kering lahan gambut. Setidaknya, 6.000 hektare lahan di Air Sugihan telah terbakar yang meliputi lahan milik perusahaan, hutan konservasi, dan hutan lindung. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di Sampit Kalteng, Terasa Tinggal 'di Atas Awan'

Di Sampit Kalteng, Terasa Tinggal 'di Atas Awan'

News | Minggu, 18 Oktober 2015 | 13:12 WIB

Kabut Asap Adalah Bencana Kemanusiaan

Kabut Asap Adalah Bencana Kemanusiaan

News | Sabtu, 17 Oktober 2015 | 11:15 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×