Indonesia Negara Produsen Polusi Terbesar Ketiga di Dunia

Ardi Mandiri | Suara.com

Senin, 19 Oktober 2015 | 07:05 WIB
Indonesia Negara Produsen Polusi Terbesar Ketiga di Dunia
Kebakaran Hutan di Sumsel

Suara.com - Indonesia ditetapkan sebagai negara produsen polusi terbesar ketiga di dunia pada tahun ini, melebihi India. 'Prestasi' itu diraih Indonesia akibat kebakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan, yang hingga kini masih terjadi.

Padahal, kepada PBB, Indonesia telah berjanji untuk memerangi perubahan iklim dengan cara mengurangi emisi karbon hingga 29 persen pada 2030.

Dengan kebakaran hutan, terget tersebut, agaknya sulit tercapai. Apalagi 75 persen emisi Indonesia berasal dari deforestasi, pembukan lahan gambut dan kebakaran hutan setiap tahun.

Secara teori, Indonesia bisa memangkas polusi gas rumah kaca dengan membatasi ekpansi pembukaan lahan gambut. Tapi, nyatanya, pembatasan tersebut gagal. Malah, ekspansi pembukaan lahan semakin buruk dan tidak terkendali di Indonesia.

"Pembukaan dan pembakaran lahan adalah masalah utama bagi Indonesia. Pembakaran lahan melepaskan karbon dioksida dalam jumlah besar. Apalagi ini sudah terjadi selama puluhan tahun," kata Dr Guido van der Werf, dari Fakultas Bumi dan Ilmu Pengetahuan di Universitas Vrije Amsterdam.

"Kebakaran hutan di Indonesia saat ini dua kali lebih besar dari emisi tahunan yang dihasilkan Australia. Dan bisa dua kali lipat leboh besar lagi karena musim penghujan belum tiba," ujarnya.

Satu miliar ton karbon dioksida
Dr van der Werf, spesialis dalam memperkirakan emisi gas rumah kaca dari kebakaran, mengatakan bahwa kebakaran hutan di Indonesia diperkirakan telah melepaskan sebanyak satu miliar ton karbon dioksida.

Sebagai perbandingan, Jepang yang merupakan negara nomor lima produsen polusi dunia melepaskan sekitar 1,3 miliar ton karbon dioksida. Sementara India, melepaskan 2,5 miliar ton karbon dioksida.

Kebakaran hutan di Indonesia tentu amat disayangkan. Sebab, Indonesia merupakan negara terbaik di Bumi yang dapat melawan perubahan iklim karena memiliki hutan hujan dan hutan bakau yang mampu menyerap karbon dioksida.

"Indonesia adalah paru-paru untuk atmosfer, dan lahan gambut yang bertindak seperti bank karena menyimpan deposit karbon yang dibangun selama ribuan tahun," ujarnya. (Asiaone)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kebakaran Landa Kawasan Hutan di Pegunungan Karawang

Kebakaran Landa Kawasan Hutan di Pegunungan Karawang

News | Minggu, 18 Oktober 2015 | 02:25 WIB

Kabut Asap Adalah Bencana Kemanusiaan

Kabut Asap Adalah Bencana Kemanusiaan

News | Sabtu, 17 Oktober 2015 | 11:15 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB