Kak Seto: Perlu Gerakan Nasional untuk Hapus Kekerasan Anak

Ardi Mandiri

Sabtu, 31 Oktober 2015 | 20:58 WIB
Kak Seto: Perlu Gerakan Nasional untuk Hapus Kekerasan Anak
Pemerhati Anak, Seto Mulyadi atau Kak Seto. (suara.com/Pebriansyah Ariefana)

Suara.com - Psikolog dan pemerhati anak Seto Mulyadi atau Kak Seto mengatakan bahwa pada saat ini perlu dibentuk Gerakan Nasional Menghapus Kekejaman Anak mengingat tingginya kasus kekerasan yang dialami generasi penerus bangsa.

"Perlu dibentuk gerakan nasional oleh presiden," kata Kak Seto di Jakarta, Sabtu.

Dia menjelaskan sudah sejak lama dia menyuarakan pentingnya gerakan nasional tersebut.

Pasalnya, kasus kekerasan terhadap anak sudah masuk pada tingkat yang sangat mengkhawatirkan, "ini bukan kekerasan terhadap anak lagi, tapi sudah berupa kekejaman," kata Kak Seto.

Agar gerakan nasional tersebut berhasil, kata dia, perlu ada pemberdayaan masyarakat hingga ke tingkat RW/RT.

"Masyarakat perlu diberdayakan, karena tidak mungkin mengawasi jutaan anak di Indonesia tanpa melibatkan masyarakat di tingkat terkecil," katanya.

Selama ini, kata dia, masyarakat kerap takut melaporkan kasus kekerasan anak yang terjadi di lingkungannya.

"Banyak masyarakat yang tahu ada kasus kekerasan di lingkungannya, tetangga terdekatnya, tapi takut melapor atau takut disangka mencampuri urusan orang lain," katanya.

Namun, kata dia, jika ada gerakan nasional, maka ketakutan tersebut diharapkan tidak akan terjadi.

Sementara itu, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, juga telah melakukan berbagai upaya untuk menekan kasus kekerasan dan kejahatan seksual terhadap anak.

Sebagai upaya nyata, pada saat ini kementerian tengah merancang instrumen untuk membuat pendataan ke sekolah-sekolah agar memperhatikan hak dan tumbuh kembang anak.

Sekolah juga diminta berperan serta dalam melindungi anak-anak dari kekerasan.

Dari hasil pendataan yang akan dilakukan tersebut akan dibuat standar operasional prosedur (SOP) yang akan disebarluaskan dan diterapkan di seluruh sekolah di Indonesia.

Tujuannya, agar semua pihak ikut memastikan bahwa dalam perjalanan anak dari rumah ke sekolah harus aman. Begitu pula, sebaliknya dari sekolah ke rumah juga harus aman. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Ringkus Lelaki Setubuhi Adik Ipar

Polisi Ringkus Lelaki Setubuhi Adik Ipar

News | Jum'at, 30 Oktober 2015 | 22:09 WIB

Cegah Jadi Paedofil Baru, Korban Harus Diberi Ilmu Agama

Cegah Jadi Paedofil Baru, Korban Harus Diberi Ilmu Agama

News | Kamis, 22 Oktober 2015 | 16:03 WIB

Anak Korban Kekerasan Seks Bisa Jadi Paedofil Baru

Anak Korban Kekerasan Seks Bisa Jadi Paedofil Baru

| Kamis, 22 Oktober 2015 | 14:58 WIB

Komnas PA: Hukuman Kebiri Paefodil Bukan dengan Cabut Kemaluan

Komnas PA: Hukuman Kebiri Paefodil Bukan dengan Cabut Kemaluan

News | Kamis, 22 Oktober 2015 | 13:49 WIB

Terkini

Peran Satwa Surili Jawa pada Ekologis Lingkungan dari Ancaman Deforestasi

Peran Satwa Surili Jawa pada Ekologis Lingkungan dari Ancaman Deforestasi

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 18:45 WIB

Menakar Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres: Peta Koalisi dan Tantangan Politiknya

Menakar Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres: Peta Koalisi dan Tantangan Politiknya

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 18:40 WIB

Bulog Raih CNN Indonesia Awards 2026, Bukti Keberhasilan Stabilisasi dan Distribusi Pangan Nasional

Bulog Raih CNN Indonesia Awards 2026, Bukti Keberhasilan Stabilisasi dan Distribusi Pangan Nasional

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 18:39 WIB

Ancaman Cuaca Ekstrem Mengintai, Polres Malang Siagakan 800 Personel Kepung 4 Zona Rawan Bencana

Ancaman Cuaca Ekstrem Mengintai, Polres Malang Siagakan 800 Personel Kepung 4 Zona Rawan Bencana

Malang | Sabtu, 07 November 2026 | 18:37 WIB

Comeback Pertama Sejak Debut, UNCHILD Unjuk Sisi Unik di Lagu TiNG TiNG

Comeback Pertama Sejak Debut, UNCHILD Unjuk Sisi Unik di Lagu TiNG TiNG

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 18:35 WIB

Bebas Kemerahan! 5 Soothing Sheet Mask Korea Penyelamat Kulit

Bebas Kemerahan! 5 Soothing Sheet Mask Korea Penyelamat Kulit

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 18:30 WIB

Pelindo Perkuat Kerja Sama Bisnis dan Konektivitas Maritim dengan Port of Los Angeles

Pelindo Perkuat Kerja Sama Bisnis dan Konektivitas Maritim dengan Port of Los Angeles

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 18:27 WIB

Ulasan Film The Imaginary: Ketika Imajinasi Menjadi Tempat untuk Bertahan

Ulasan Film The Imaginary: Ketika Imajinasi Menjadi Tempat untuk Bertahan

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 18:25 WIB

KAI Siapkan 23 Rangkaian KRL Jabodetabek Baru! Delapan di Antaranya Mendesak

KAI Siapkan 23 Rangkaian KRL Jabodetabek Baru! Delapan di Antaranya Mendesak

News | Sabtu, 07 November 2026 | 18:25 WIB

GAC Indonesia Ramaikan Segmen SUV Listrik Lewat Kehadiran AION i60

GAC Indonesia Ramaikan Segmen SUV Listrik Lewat Kehadiran AION i60

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 18:20 WIB

×