Politisi PDI Perjuangan Dituntut Lima Tahun Tiga Bulan Penjara

Siswanto, Nikolaus Tolen

Senin, 02 November 2015 | 17:01 WIB
Politisi PDI Perjuangan Dituntut Lima Tahun Tiga Bulan Penjara
Ilustrasi Pengadilan Tipikor [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi menuntut mantan anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Adriansyah dengan hukuman lima tahun dan tiga bulan penjara di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Senin (2/11/2015). Adriansyah merupakan terdakwa kasus suap perizinan tambang di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Selain pidana penjara, dia juga dituntut membayar denda sebesar Rp250 juta dan apabila tidak bisa dibayar akan diganti dengan kurungan selama empat bulan.

"Supaya majelis hakim memutuskan, menyatakan terdakwa secara sah dan meyakinkan bersalah telah melakukan tindak pidana korupsi," kata Jaksa KPK, Lie Putra Setiawan.

Menurut jaksa penuntut umum, yang memberatkan tuntutan terhadap bekas Bupati Tanah Laut itu adalah tidak mendukung upaya pembentukan pemerintahan yang bersih.

Namun, jaksa menganggap sikap sopan terdakwa selama persidangan, kemudian penyesalannya, dan dia belum pernah dihukum, menjadi hal yang meringankan tuntutan.

Setelah mendengar tuntutan tersebut, Adriansyah bakal menyiapkan pledoi.

"Pembelaan ada dari saya pribadi dan penasihat hukum saya," kata Adriansyah.

Adriansyah ditangkap KPK di Bali pada April 2015. Saat ditangkap, partainya sedang menggelar kongres. Dia didakwa menerima suap Rp1 miliar, 50 ribu dolar Amerika Serikat, dan 50 ribu dolar Singapura dari pemilik PT. Mitra Maju Sukses Andrew Hidayat. Andrew telah divonis pidana dua tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider tiga bulan kurungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bupati Tanah Laut Jenguk Ayah di Gedung KPK

Bupati Tanah Laut Jenguk Ayah di Gedung KPK

News | Selasa, 08 September 2015 | 15:52 WIB

Tipikor Tunda Sidang Putusan Penyuap Politisi PDIP

Tipikor Tunda Sidang Putusan Penyuap Politisi PDIP

News | Kamis, 03 September 2015 | 12:51 WIB

KPK Siap Sidangkan Berkas Perkara Suap Politisi PDI Perjuangan

KPK Siap Sidangkan Berkas Perkara Suap Politisi PDI Perjuangan

News | Kamis, 06 Agustus 2015 | 17:59 WIB

Terkini

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB