Pemerintah Jamin Truk Sampah DKI Tak Dicegat di Cileungsi Lagi

Siswanto | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Rabu, 04 November 2015 | 18:14 WIB
Pemerintah Jamin Truk Sampah DKI Tak Dicegat di Cileungsi Lagi
Warga dan ormas hadang truk sampah Jakarta di perempatan Cileungsi, Bogor Timur. Truk-truk sampah itu akan menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantargebang, Kota Bekasi, Senin (2/1/2015). [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bertemu jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor di Pendopo Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/11/2015), untuk menyikapi aksi penghadangan truk sampah dari Jakarta yang hendak menuju ke Tempat Pengolahan Sampah Sementara Bantargebang, Kota Bekasi.

Pemerintah Jakarta diwakili Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Isnawa Adji, Sekretaris Daerah Saefullah, dan Kepala Dinas Perhubungan Adri Yansyah.

Saat dihubungi Suara.com, Isnawa mengatakan setelah berlangsung pertemuan ditemukan solusi sehingga truk sampah dari Jakarta sudah boleh melewati perempatan Cileungsi mulai malam ini jam 21.00 WIB sampai jam 05.00 WIB.

Isnawa berharap supir truk tidak takut lagi melewati Cileungsi.

"Nggak apa-apa," katanya.

Isnawa berharap aparat kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja mendukung kelancaran pengiriman sampah warga Jakarta ke Bantargebang.

"Saya mohon aparat kepolisian ikut menjaga. Bersama dengan Satpol PP dan Dishub DKI," ujarnya.

Aksi penghadangan truk sampah ‎yang dilakukan sekelompok warga didukung ormas serta LSM terjadi sejak Senin (2/11/2015) hingga hari ini. Mereka beralasan sudah tak kuat dengan aroma busuk yang keluar dari truk sampah yang lewat di daerah Cileungsi.

Dampak dari kisruh sampah dan penghadangan sejumlah warga di Cileungsi membuat sebagian supir truk takut mengirim sampah ke Bantargebang pagi hingga siang hari. Akibatnya, terjadi penumpukan sampah di berbagai tempat di Ibu Kota.

"Sekarang kami jadi takut. Kami kerja rasanya kayak orang buronan. Saya berharap kondisi ini segera normal kembali agar lebih tenang bekerja," kata supir truk ‎bernama Deni (32)‎ kepada Suara.com di lokasi penampungan sampah sementara di kompleks DPR Kalibata, Jakarta Selatan.

Deni bercerita dini hari tadi, truk yang dibawanya dan sejumlah truk lain dicegat warga saat lewat Cileungsi, lalu dipaksa kembali ke Jakarta.

"Saya masih takut-takut, tadi malam dicegat warga di Pangkalan Dua Bantargebang. Mereka bilang dari Karang Taruna ," kata dia.

Mereka demo di tengah ketegangan antara Jakarta dan Kota Bekasi tentang pengelolaan sampah di TPST Bantargebang. Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berencana memutus kontrak PT. Godang Tua Jaya sebagai pengelola sampah karena dianggap wanprestasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tangani Sampah, Warga Jakarta Belajarlah dari Warga Kota Depok

Tangani Sampah, Warga Jakarta Belajarlah dari Warga Kota Depok

News | Rabu, 04 November 2015 | 16:43 WIB

Sekarang, Supir Truk Sampah Jakarta Merasa Jadi Buronan

Sekarang, Supir Truk Sampah Jakarta Merasa Jadi Buronan

News | Rabu, 04 November 2015 | 16:08 WIB

Pemerintah Jakarta: Penumpukan Sampah Terjadi di Pemukiman Padat

Pemerintah Jakarta: Penumpukan Sampah Terjadi di Pemukiman Padat

News | Rabu, 04 November 2015 | 15:31 WIB

Disindir Lulung Soal Sampah, Ahok: Komentar Lagi!

Disindir Lulung Soal Sampah, Ahok: Komentar Lagi!

News | Rabu, 04 November 2015 | 15:07 WIB

Jakarta Terancam Jadi Lautan Sampah, Warga Resah

Jakarta Terancam Jadi Lautan Sampah, Warga Resah

News | Rabu, 04 November 2015 | 14:59 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Minggu, Bau Busuk Menyeruak

Sampah Menggunung di Pasar Minggu, Bau Busuk Menyeruak

News | Rabu, 04 November 2015 | 13:48 WIB

Terkini

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:09 WIB

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:04 WIB

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:55 WIB

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:48 WIB

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:42 WIB

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:14 WIB

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:55 WIB

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:37 WIB

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:34 WIB