Rusia Akhirnya Tangguhkan Penerbangan Pesawat Komersil ke Mesir

Laban Laisila | Suara.com

Sabtu, 07 November 2015 | 20:17 WIB
Rusia Akhirnya Tangguhkan Penerbangan Pesawat Komersil ke Mesir
Serpihan pesawat Metrojet Rusia yang jatuh di Sinai, Mesir. (Reuters/Mohamed Abd El Ghany)

Suara.com - Moskow menangguhkan penerbangan pesawat penumpang menuju Mesir setelah sebelumnya Metrojet A321 milik maskapai penerbangan Rusia yang jatuh di Sinai, Mesir.

Amerika dan Inggris menduga kalau pesawat itu meledak karena bom yang berada di dalam kabin.

Amerika Serikat juga memberlakukan peringatan perjalanan baru bagi warga negaranya yang menggunakan pesawat udara setelah jatuhnya pesawat jet Rusia di Mesir.

Sebuah kelompok yang berafiliasi dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas jatuhnya sebuah pesawat Airbus A321 yang mengangkut 224 penumpang itu.

Para militan melukiskan serangan terhadap pesawat itu sebagai aksi balas dendam atas serangan-serangan udara Rusia di Suriah yang mulai berlangsung lebih sebulan lalu.

Sementara belum ada investigasi resmi yang mengonfirmasi klaim tanggung jawab itu, sejumlah negara telah membatalkan penerbangan-penerbangan dan mengumumkan kewaspadaan baru, menyebabkan puluhan ribu turis Rusia dan Eropa terdampar di resor-resor Laut Merah.

 Presiden AS Barack Obama dan Perdana Menteri Inggris David Cameron sudah mengatakan jatuhnya pesawat itu mungkin diakibatkan oleh sebuah bom.

Moskow semula menolak simpulan negara-negara Barat dan terlalu cepat. Tapi keputusan Presiden Vladimir Putin untuk menangguhkan penerbangan-penerbangan Rusia menyiratkan Kremlin tak lagi berusaha mengalihkan perhatian dari teori itu.

Bunyi sebuah ledakan dapat didengar di kotak-kotak hitam yang ditemukan dari pesawat itu, menurut seorang penyelidik yang memiliki akses ke alat-alat itu, demikian dilaporkan France 2, stasiun TV Prancis, dalam lamannya. Ditambahkan, penyelidik itu mengesampingkan telah terjadi kerusakan mesin.

Mata-mata Inggris dan AS menangkap "obrolan" dari orang-orang yang diduga militan dan komunikasi internal tentang insiden itu dari satu pemerintah lain yang menyebutkan sebuah bom. (Reuters/Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Analisis Kotak Hitam, Pesawat Rusia di Sinai Meledak Karena Bom

Analisis Kotak Hitam, Pesawat Rusia di Sinai Meledak Karena Bom

News | Sabtu, 07 November 2015 | 16:27 WIB

Jatuh di Sinai, Obama Sebut Kemungkinan Ada Bom di Pesawat Rusia

Jatuh di Sinai, Obama Sebut Kemungkinan Ada Bom di Pesawat Rusia

News | Jum'at, 06 November 2015 | 08:29 WIB

Pesawat Rusia Jatuh di Sinai, Jenazah Masih Terikat di Kursi

Pesawat Rusia Jatuh di Sinai, Jenazah Masih Terikat di Kursi

News | Minggu, 01 November 2015 | 07:09 WIB

Pesawat Rusia Jatuh di Mesir

Pesawat Rusia Jatuh di Mesir

News | Sabtu, 31 Oktober 2015 | 18:24 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB