Palestina Kecam AS Terkait Ketegangan dengan Israel

Adhitya Himawan | Suara.com

Senin, 09 November 2015 | 08:10 WIB
Palestina Kecam AS Terkait Ketegangan dengan Israel
Seorang tentara Israel menangkap seorang bocah Palestina dalam aksi unjuk rasa menentang pembangunan permukiman Yahudi di Desa Nabi Saleh, Tepi Barat, hari Jumat (28/8/2015). [Reuters/Mohamad Torokman]

Suara.com - Pejabat senior Palestina mengecam upaya AS dalam menangani ketegangan saat ini antara Palestina dan Israel, sementara bentrokan masih berkecamuk di berbagai daerah di Tepi Barat, Jerusalem Timur, dan Jalur Gaza.

Sebelum pertemuan antara Presiden AS Barack Obama dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Washington pada Senin, Juru Bicara Presiden Palestina Nabil Abu Rdeineh menganggap pernyataan Amerika berkaitan dengan konflik Israel-Palestina sebagai mengecilkan hati dan tidak kondusif untuk meredakan ketegangan.

Di dalam satu pernyataan yang disiarkan oleh Kantor Berita Resmi Palestina, WAFA, Abu Rdeineh mengatakan konflik saat ini berada di persimpangan jalan yang mengkhawatirkan dan dapat memiliki konsekuensi serius terhadap seluruh wilayah tersebut. Ia menyeru semua pihak agar memikul tanggung-jawab dalam menyelesaikannya.

Pernyataan Presiden Palestina itu memperingatkan Israel agar tidak melanjutkan kebijakan menangkapi dan menembaki orang Palestina tanpa alasan, berkaitan dengan gelombang kerusuhan yang berkobar sejak awal Oktober, sebagai reaksi atas ketegangan di Kompleks Masjid Al-Aqsha. Di Kompleks tersebut, orang Palestina menuduh Israel memberlakukan pembatasan lain terhadap akses orang Palestina yang ingin beribadah di tempat suci itu.

Abu Rdeineh menegaskan Jerusalem dan tempat suci tersebut adalah garis merah dan permukiman Yahudi tidak sah, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin pagi. Ia menambahkan rakyat Palestina menolak setiap penyelesaian sementara yang tidak melibatkan berdirinya Negara Palestina dengan Jerusalem Timur sebagai Ibu Kotanya, dengan landasan Gagasan Perdamaian Arab dan keabsahan internasional.

Rob Malley, penasehat bagi Presiden AS, telah mengatakan Presiden Obama telah mencapai kesimpulan bahwa Palestina dan Israel takkan mencapai kesepakatan status akhir menyeluruh selama sisa masa jabatannya, "dan bahkan mungkin takkan ada perundingan yang berarti antara kedua pihak tersebut".

Netanyahu pergi ke AS pada Minggu sore (8/11/2015) untuk bertemu dengan Obama, demikian laporan radio publik Israel.

Radi itu mengutip pernyataan beberapa sumber di pemerintah Israel bahwa mereka berharap kunjungan Netanyahu "akan membuk halaman baru dalam hubungan antara kedua negara".

Radio tersebut melaporkan pertemuan Obama-Netanyahu akan membahas bantuan AS buat Iran, setelah kesepakatan nuklir.

Di lapangan, kerusuhan antara Palestina dan Israel relatif reda dalam beberapa hari belakangan, tapi ketegangan masih tinggi.

Sejak kerusuhan saat ini meningkat, 79 orang Palestina tewas, sedangkan di pihak Israel, 10 tewas dalam serangan oleh orang Palestina.

Satu orang Palestina tewas, korban jiwa paling akhir, pada Ahad pagi, ketika prajurit militer Israel melepaskan tembakan di pos pemeriksaan Zatara di dekat Kota Nablus, sebelah utara Tepi Barat Sungai Jordan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:43 WIB

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:07 WIB

Anak Palestina Dilarang Sekolah, Israel Tembak Gas Air Mata ke 55 Siswa SD

Anak Palestina Dilarang Sekolah, Israel Tembak Gas Air Mata ke 55 Siswa SD

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:12 WIB

Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel

Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:57 WIB

Rihan Dibunuh Israel: Berangkat Berseragam Sekolah, Pulang Dibalut Kain Kafan

Rihan Dibunuh Israel: Berangkat Berseragam Sekolah, Pulang Dibalut Kain Kafan

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:46 WIB

Krisis Kemanusiaan! Rakyat Lebanon: Tewas Dirudal Israel atau Mati Kelaparan

Krisis Kemanusiaan! Rakyat Lebanon: Tewas Dirudal Israel atau Mati Kelaparan

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:27 WIB

Manuver AS! Coba Dudukan Lebanon dan Israel tapi Berakhir Tanpa Jabat Tangan

Manuver AS! Coba Dudukan Lebanon dan Israel tapi Berakhir Tanpa Jabat Tangan

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:16 WIB

Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel

Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:03 WIB

Mossad Punya Bos Baru, Tangan Kanan Benjamin Netanyahu Makin Yakin Bisa Gulingkan Rezim Iran

Mossad Punya Bos Baru, Tangan Kanan Benjamin Netanyahu Makin Yakin Bisa Gulingkan Rezim Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:27 WIB

Alasan Hizbullah Boikot Pertemuan Diplomatik Lebanon-Israel di Washington

Alasan Hizbullah Boikot Pertemuan Diplomatik Lebanon-Israel di Washington

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:00 WIB

Terkini

Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja

Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:39 WIB

Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1

Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:35 WIB

Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari

Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:16 WIB

PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif

PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:11 WIB

Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran

Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran

News | Kamis, 16 April 2026 | 07:26 WIB

Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai

Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai

News | Kamis, 16 April 2026 | 07:21 WIB

Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian

Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian

News | Kamis, 16 April 2026 | 07:17 WIB

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

News | Rabu, 15 April 2026 | 23:00 WIB

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:23 WIB