Polisi Curiga Pegawai Bank Ikut Terlibat Penipuan Pejabat Negara

Siswanto | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Rabu, 11 November 2015 | 20:19 WIB
Polisi Curiga Pegawai Bank Ikut Terlibat Penipuan Pejabat Negara
Ilustrasi penjara [shutterstock]

Suara.com - Polisi menduga ada keterlibatan pegawai bank dalam sindikat penipuan pejabat negara melalui pesan singkat. Kasus ini telah menjerat 16 tersangka.

"Terakhir kami dapat info mereka kerjasama dengan oknum bank untuk menampung uang kejahatan. Mereka beli rumah, mobil, dan lain-lain," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti kepada wartawan, Rabu (11/11/2015).

Peran pegawai bank dalam kasus ini diduga dengan membuka rekening untuk menampung uang hasil penipuan.

Setelah kasus terbongkar, kata Krishna, polisi langsung memblokir ratusan nomor rekening yang diduga milik para tersangka.

"Bantu buka rekening, Kami baru dapat datanya dari mereka. Sudah kita blokir semua, ada 200 rekening kita blokir," kata dia.

Krishna menambahkan penelusuran aliran dana hasil penipuan melibatkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan.

"Miliaran, tapi biasanya silent victim. Mereka ini pemainnya pinter-pinter. Kita tiap kaya gini selalu kerjasama dengan PPATK," kata Krishna.

Dalam beroperasi, para tersangka bisa menyaru sebagai apa saja, antara lain sebagai pejabat Layanan Pengadaan Secara Elektronik, saat mengirimkan pesan singkat ke korban.

Pejabat negara yang berhasil ditipu ada sekitar 10 orang, di antaranya Kepala Lembaga Sandi Negara.

"Kepala Lemsaneg (Lembaga Sandi Negara), Pejabat Kementerian Perindustrian, Pejabat Jasa Marga, Pejabat Dinas perhubungan, Pejabat Angkasa Pura, Kapolres Aceh Tamiang, Kapolres Konawe, Pejabat setingkat Bupati, Pejabat Dinas Kehutanan, Anggota DPRD Palu," kata Krishna.

Khrisna menjelaskan sasaran kejahatan biasanya mereka yang memenangkan lelang. Tersangka mencari korban, antara lain lewat mesin Google, mereka mencarinya sampai dinas-dinas.

"Lalu para tersangka bertindak sebagai pejabat dinas LPSE dan menghubungi para pemenang lelang dengan minta biaya pemenang lelang kepada mereka," kata Krishna.

Saat ini 16 tersangka sudah diamankan di Mapolda Metro Jaya guna penyelidikan lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Bongkar Kasus Penipuan Berkedok Jasa Penyaluran TKI

Polisi Bongkar Kasus Penipuan Berkedok Jasa Penyaluran TKI

News | Rabu, 11 November 2015 | 16:30 WIB

Polda Metro Jaya Tangkap 16 Orang Penipu Pejabat Negara

Polda Metro Jaya Tangkap 16 Orang Penipu Pejabat Negara

News | Selasa, 10 November 2015 | 18:18 WIB

Terkini

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:00 WIB

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:51 WIB

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:06 WIB

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:56 WIB