Ada Politisi Minta Saham Freeport, Pakar Nilai Jokowi Bisa Diatur

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 12 November 2015 | 15:39 WIB
Ada Politisi Minta Saham Freeport, Pakar Nilai Jokowi Bisa Diatur
Diskusi di DPR dihadiri Wakil Ketua Komisi I DPR dari Fraksi PPP Syaifullah Tamliha, mantan Direktur Eksekutif Greenpeace Asia Tenggara Emmy Hafild, dan pakar hukum Margarito Kamis. [suara.com/Ummy Hadyah Saleh]

Suara.com - Pakar Hukum Margarito Kamis menilai adanya politisi yang mencatut nama Presiden Joko Widodo untuk minta saham Freeport terkait perpanjangan kontrak karya sebagaimana diungkapkan Menteri Energi Sumber Daya Mineral Sudirman Said menunjukkan Kepala Negara masih bisa diperalat.

"Ada politisi yang meminta Freeport dengan meminta imbalan, baik proyek maupun saham. Itu menunjukkan Jokowi bisa diatur- atur orang. Poin kita bahwa Presiden yang mulia ini bisa diatur orang," ujar Margarito dalam diskusi bertema Reshuffle Jilid 2 kepentingan Siapa di gedung Nusantara III, DPR, Kamis (12/11/2015).

Margarito mengatakan kontrak Freeport di Indonesia diperpanjang atau tidak sepenuhnya hak prerogatif Presiden.

"Kalau perpanjang kontrak itu kewenangan Presiden. Ini menunjukkan bahwa dia (Jokowi) tidak bertuan kepada rakyat, tapi bertuan pada orang lain," katanya.

Diskusi ini digelar atas kerjasama antara pers dan humas DPR. Selain Margarito, diskusi juga dihadiri Wakil Ketua Komisi I DPR RI Fraksi PPP, Syaifullah Tamliha, mantan Direktur Eksekutif Greenpeace Asia Tenggara Emmy Hafild.

Pernyataan Menteri Energi Sumber Daya Mineral Sudirman Said yang menyebut ada politisi yang mencatut nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk perpanjangan kontrak PT. Freeport Indonesia dan mendapatkan saham terus bergulir.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Nasional Demokrat Surya Paloh meminta Komisi Pemberantasan Korupsi proaktif dengan mengusut siapa politisi yang dimaksud. Partai Nasdem, kata Paloh, mendukung penuh pengusutan kasus tersebut.

"Saya pikir KPK harus masuk itu, kalau perlu dipanggil-panggil (politisi). Kasus ini harus diusut tuntas, dan Nasdem akan mendukung sepenuhnya," kata Paloh di kantor DPP Partai Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (11/11/2015).

Kasus ini, kata Paloh, harus diusut agar partai politik transparan.

Untuk mengusutnya, Paloh menyarankan KPK untuk meminta keterangan para petinggi partai politik.

"Nasdem sudah ikut (petingginya kena kasus kasus korupsi), kalau ada petinggi partai lain dipanggil KPK saya pikir ya bagus juga ramai-ramai transparansi," ujarnya.

Paloh yakin ketika seorang menteri berani menyatakan hal seperti itu tentu punya alasan kuat. Paloh yakin itu benar.

"Pak Sudirman Said kalau kasih statement saya yakin tentu sudah pikir baik-baik," katanya.

Paloh juga berharap Sudirman bersedia mengungkap siapa politisi yang bermain jelang masa penghabisan masa kontrak Freeport.

"Ini kalau nggak terungkap nanti dikira ada yang main mata. Masalah ini harus jadi tugas utama, kalau nggak ada yang proaktif, kami yang proaktif, karena sudah masanya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DPR Gelar Diskusi Singgung Politisi Minta Saham Freeport

DPR Gelar Diskusi Singgung Politisi Minta Saham Freeport

DPR | Kamis, 12 November 2015 | 15:09 WIB

Politisi Jual Nama Jokowi Demi Saham Freeport, Paloh Yakin Benar

Politisi Jual Nama Jokowi Demi Saham Freeport, Paloh Yakin Benar

News | Rabu, 11 November 2015 | 18:16 WIB

Antam Nyatakan Siap Ambil Alih Saham Freeport

Antam Nyatakan Siap Ambil Alih Saham Freeport

Bisnis | Rabu, 11 November 2015 | 14:42 WIB

DPR Desak Sudirman Sebut Siapa Catut Jokowi Demi Saham Freeport

DPR Desak Sudirman Sebut Siapa Catut Jokowi Demi Saham Freeport

News | Rabu, 11 November 2015 | 12:45 WIB

Terkini

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

Jogja | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:51 WIB

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram

Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026

Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:35 WIB

UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS

UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Saksi Kunci di Kasus Febrie Belum Dilindungi LPSK, Kejagung Pantau Terus Keamanan Ferry Boboho

Saksi Kunci di Kasus Febrie Belum Dilindungi LPSK, Kejagung Pantau Terus Keamanan Ferry Boboho

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Ragnar Oratmangoen Pecah Kebuntuan! Timnas Indonesia Ungguli Singapura 1-0

Ragnar Oratmangoen Pecah Kebuntuan! Timnas Indonesia Ungguli Singapura 1-0

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Ironi Febrie Adriansyah: Ngaku Dikriminalisasi Usai Sering Lakukan Itu Saat Berkuasa?

Ironi Febrie Adriansyah: Ngaku Dikriminalisasi Usai Sering Lakukan Itu Saat Berkuasa?

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:13 WIB

×