Soal Skandal Freeport, Luhut Siap Beri Keterangan Ke MKD

Pebriansyah Ariefana | Erick Tanjung | Suara.com

Kamis, 19 November 2015 | 16:24 WIB
Soal Skandal Freeport, Luhut Siap Beri Keterangan Ke MKD
Tanggapan terkait pencatut nama Presiden Joko Widodo di Media Center Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, di Jakarta, Kamis (19/11). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan menyatakan siap jika dipanggil Majelis Kehormatan Dewan (MKD). Hal itu untuk memberikan keterangan mengenai kasus ‎pencatutan nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang diduga dilakukan oleh Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) dalam perpanjangan kontrak karya PT Freeport. Dalam rekaman pembicaraan diduga Setnov dengan pihak Freeport itu nama Luhut disebut.

"Ya siap, sama kalian (wartawan) saja saya berikan keterangan," ‎kata Luhut usai rapat koordinasi dengan Kapolri, TNI tentang penanganan teroris di kantornya, Jakarta, Kamis (19/11/2015).

Namun dia belum tahu kapan akan dipanggil MKD untuk dimintai keterangan. Dia hanya bisa menunggu. "Nanti kami lihat‎," ujarnya.

Sebelumnya, Luhut mengaku tidak merasa dicemarkan nama baiknya, meski disebut-sebut dalam transkrip rekaman percakapan antara Ketua DPR dari Fraksi Golkar Setya Novanto, pengusaha minyak berinisial R dan pimpinan PT. Freeport Indonesia dalam pembicaraan perpanjangan kontrak karya PT. Freeport Indonesia.

Luhut menegaskan tidak pernah terlibat dalam pembicaraan saham Freeport sebagaimana transkrip percakapan yang beredar luas. Ia menegaskan tidak akan negosiasi dengan siapapun terkait perpanjangan kontrak Freeport.

Luhut juga menegaskan tidak pernah ikut pertemuan dengan petinggi Freeport. Percakapan tersebut diduga berlangsung di Hotel Ritz-Carlton Jakarta pada 8 Juni 2015. Mereka membicarakan perpanjangan kontrak karya Freeport yang bakal berakhir 2021.

Dalam permbicaraan tersebut, politisi berkuasa di DPR tersebut mencatut nama Presiden dan Wakil Presiden. Ia mengaku sudah bertemu Presiden untuk mendiskusikan perpanjangan kontrak Freeport. Politisi tersebut yakin masa kontrak Freeport segera disetujui pemerintah untuk diperpanjang. Sebagai imbalan, politisi ini minta saham Freeport untuk Presiden sebesar 11 persen dan untuk Wakil Presiden sembilan persen. Dia sendiri minta bagian 49 persen saham pembangkit listrik Urumuka di Paniai, Papua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Isu Calo Kontrak Freeport, Jokowi Didesak Copot Menkopolhukam

Isu Calo Kontrak Freeport, Jokowi Didesak Copot Menkopolhukam

News | Kamis, 19 November 2015 | 16:12 WIB

Aburizal Ditantang Berani Pecat Setya Novanto

Aburizal Ditantang Berani Pecat Setya Novanto

News | Kamis, 19 November 2015 | 16:07 WIB

Dibongkar Sejak Awal, Setnov Harus Berterima Kasih ke Sudirman

Dibongkar Sejak Awal, Setnov Harus Berterima Kasih ke Sudirman

News | Kamis, 19 November 2015 | 15:45 WIB

Rohaniawan Bilang Seharusnya Setya Novanto Sukarela Mundur

Rohaniawan Bilang Seharusnya Setya Novanto Sukarela Mundur

News | Kamis, 19 November 2015 | 15:35 WIB

Ini Sebutan Buat MKD DPR Kalau Tak Selesaikan Kasus Setnov

Ini Sebutan Buat MKD DPR Kalau Tak Selesaikan Kasus Setnov

News | Kamis, 19 November 2015 | 15:04 WIB

Sejak Tangani Kasus Setnov dan Freeport, Wakil Ketua MKD Diteror

Sejak Tangani Kasus Setnov dan Freeport, Wakil Ketua MKD Diteror

News | Kamis, 19 November 2015 | 14:50 WIB

Luhut Bahas Pencatutan Nama Presiden

Luhut Bahas Pencatutan Nama Presiden

Foto | Kamis, 19 November 2015 | 14:22 WIB

MKD akan Gelar Sidang Setya Novanto Secara Terbuka

MKD akan Gelar Sidang Setya Novanto Secara Terbuka

News | Kamis, 19 November 2015 | 14:21 WIB

Calo Kontrak Freeport, Fadli Zon Bela Setya Novanto

Calo Kontrak Freeport, Fadli Zon Bela Setya Novanto

News | Kamis, 19 November 2015 | 14:00 WIB

MKD Kesulitan Periksa Setya Novanto

MKD Kesulitan Periksa Setya Novanto

News | Kamis, 19 November 2015 | 13:32 WIB

Terkini

Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!

Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:49 WIB

Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran

Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:35 WIB

Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran

Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:18 WIB

Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban

Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:08 WIB

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 10:06 WIB

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:00 WIB

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:59 WIB

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB