Jenazah Paku Alam IX Akan Dimakamkan di Girigondo

Liberty Jemadu | Suara.com

Minggu, 22 November 2015 | 00:14 WIB
Jenazah Paku Alam IX Akan Dimakamkan di Girigondo
Sejumlah orang mengangkat jenazah Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam IX, di Ndalem Ageng, Komplek Puro Pakualaman, Sabtu (21/11). Wakil Gubernur DI Yogyakarta ini wafat karena sakit [Antara/Andreas Atmoko].

Suara.com - Jenazah Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo Paku Alam IX akan dimakamkan di Pemakaman Keluarga Pakualaman, Astana Girigondo di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (22/11/2015).

Kawedanan Hageng Budoyo lan Wisoto Pakualaman, Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Indro Kusumo di Yogyakarta, Sabtu malam (21/11/2015), mengatakan jenazah akan diberangkatkan dari Puro Pakualaman menuju Girigondo pukul 12.30 WIB.

"Bagi masyarakat yang akan melakukan takziah dipersilakan mulai malam ini. Besok diharapkan pukul 15.00 WIB sudah dilakukan pemakaman," kata dia.

Di Astana Girigondo, menurut dia, jenazah Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam IX akan dimakamkan disebelah makam istrinya, Gusti Kanjeng Raden Ayu Adipati Paku Alam.

Indro mengatakan, sebelum jenazah diberangkatkan dari Puro Pakualaman menuju tempat pemakaman akan digelar upacara tlusupan yang dilakukan seluruh putra beserta cucu almarhum. Upacara itu direncanakan dilakukan setelah salat Dzuhur.

Prosesi tlusupan merupakan upacara sebagai bentuk penghormatan dan mendoakan bagi orang yang telah meninggal.

"Hanya ada upacara tlusupan dan langsung doa, tidak ada sambutan pelepasan," kata Indro.

Selain kerabat Puro Pakualaman, dalam upacara pemakaman itu, menurut Indro juga akan dihadiri Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang ditugaskan mewakili Presiden Joko Widodo dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

KGPAA Paku Alam IX wafat pada usia 77 tahun di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta pada Sabtu (21/11) pukul 15.10 WIB. Sebelum wafat almarhum sempat menjalani perawatan di rumah sakit selama sepekan terakhir karena sakit pernapasan akut.

Almarhum lahir pada 7 Mei 1938 dan dinobatkan sebagai KGPAA Paku Alam IX pada 26 Mei 1999 menggantikan Paku Alam VIII. Pada 2003 beliau diangkat menjadi Wakil Gubernur DIY mendampingi Gubernur DIY Sri Sultan HB X. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB