Ahok Hati-hati Bikin Anggaran, Tetap Saja Disalahkan DPRD

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Senin, 23 November 2015 | 16:35 WIB
Ahok Hati-hati Bikin Anggaran, Tetap Saja Disalahkan DPRD
Pertemuan pembalap Rio Haryanto dengan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Selasa (27/10/2015) di Balai Kota DKI, Jakarta. [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi meminta Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera melaporkan hasil penyisiran Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara 2016 ke masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah. Dengan demikian, legislatif bisa segera membahas.

"Gubernur harus buat surat lagi ke kita. Ayo kita bahas lagi nih ke kita. Silakan. (Kalau) nggak ada surat kita nggak bahas," kata Prasetio di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (23/11/2015).

Seperti diketahui, akibat proses penyisiran yang dilakukan Ahok penandatanganan nota kesepahaman KUA-PPAS 2016 antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta ditunda. Harusnya MoU diteken hari ini.

"Sekarang kelihatan kan mana yang bener dan yang nggak bener. Yang bikin terlambat siapa?" katanya.

Prasetio minta nanti pemerintah jangan menyalahkan dewan kalau sidang paripurna pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2016 molor dari agenda 30 November 2015.

"Kalau misalnya pengesahan terlambat itu bukan salah dewan. Karena dewan juga nggak dihargai. Mereka udah bahas KUA-PPAS eh diubah lagi. Kita kerja dari pagi sampe malam tahu tau diubah lagi. Saya tetep nunggu surat. Kalau nggak ada ya nggak bisa," kata Prasetio.

Ahok senagaja menyisir langsung proses penyusunan anggaran yang dilakukan SKPD karena dia curiga ada permainan di sana. Selama penyisiranAhok menemukan dana-dana fantastis dan tidak masuk akal yang kemudian dia coret.

Salah satunya terjadi di Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Setelah mencermati, Ahok mengaku sangat tidak puas dengan penyusunan anggaran di instansi tersebut.

"Udah gue (saya) coretin (anggaran yang tidak masuk akal). Ngaco juga itu," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (20/11/2015).

Ahok menilai alokasi anggaran perbaikan sekolah tidak ada masalah. Tapi, dia minta agar perbaikannya dilakukan dalam skala besar dan harus dikerjakan kontraktor yang benar.

"Jadi sekali lelang puluhan miliar sampai Rp100 miliar bila perlu. Kalau dipecah sampai ratusan pemborong, itu satu orang pakai 5-10 perusahaan itu. Itu yang terjadi kemarin, kacau balau," kata Ahok.

Ahok juga menyoal dengan masih adanya anggaran khusus untuk membayar tenaga honor.

"Yang masalah kegiatan honornya dimainin. Ternyata dia masih masukin. Pakai nama apa tahu nggak? Tenaga ahli programmer. Apa? Itu buat scanner," kata Ahok.

Ahok mengungkapkan untuk mengerjakan satu program saja, tenaga ahli bisa dibayar Rp400 ribu. Dan tentu saja nilainya akan sangat besar kalau mengerjakan sejumlah program.

"Anak saya sembilan tahun bisa lakukan. Gila. Seolah-seolah ini orang ada di semua lokasi. Dihitung-hitung satu orang bisa dibayar kerja empat hari Rp12 juta," kata Ahok. "Saya bilang gila aja. Ada yang kerja enam hari dibayar Rp57 juta. Terus begitu saya tekan angka kayak gitu, dia tipuan matematikanya, dia pikir saya nggak pelototin satu-satu."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kesalahan Pemprov DKI, MoU Anggaran Batal Diteken Hari Ini

Kesalahan Pemprov DKI, MoU Anggaran Batal Diteken Hari Ini

News | Senin, 23 November 2015 | 13:27 WIB

Pengakuan Kadisdik Soal Honor Programmer Rp57 Juta Enam Hari

Pengakuan Kadisdik Soal Honor Programmer Rp57 Juta Enam Hari

News | Jum'at, 20 November 2015 | 18:17 WIB

Tahun 2016, Berbagai Event Ini Akan Hilang di Jakarta

Tahun 2016, Berbagai Event Ini Akan Hilang di Jakarta

News | Jum'at, 20 November 2015 | 18:03 WIB

Ahok Kaget, Ada Staf Ahli Enam Hari Dibayar Rp57 Juta

Ahok Kaget, Ada Staf Ahli Enam Hari Dibayar Rp57 Juta

News | Jum'at, 20 November 2015 | 13:08 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×