Bahas Izin Freeport, Bos Freeport Tuding Setnov Tidak Etis

Laban Laisila | Bagus Santosa | Suara.com

Kamis, 03 Desember 2015 | 16:39 WIB
Bahas Izin Freeport, Bos Freeport Tuding Setnov Tidak Etis
Ketua DPR Setya Novanto (kanan) didampingi Wakil Ketua DPR Fadli Zon (kiri) memberikan keterangan kepada wartawan mengenai pertemuan dengan Donald Trump [Antara]
Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin mengatakan, tindakan Ketua DPR Setya Novanto tidak etis saat membicarakan perpanjangan kontrak PT. Freeport Indonesia.
 
"Tidak. Kewenangan itu adalah di pemerintah pusat," kata Maroef dalam persidangan di Mahkamah Kehormatan Dewan, Kamis (3/12/2015). 
 
Maroef hadir dalam sidang untuk kasus‎ pencatutan nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) oleh Ketua DPR Setya Novanto dalam perpanjangan kontrak PT. Freeport Indonesia.
 
‎Dia juga menerangkan, upaya Setya mengajak pengusaha Reza Chalid dalam pertemuan yang membahas perpanjangan kontrak PT. Freeport Indonesia, adalah hal yang tidak etis.
 
"Tidak etis, tidak patut," tegas Maroef.
 
Maroef pun sudah curiga dengan hal itu setelah pertemuan kedua antara dirinya dengan Setya Novanto. Dalam pertemuan kedua, Setya memperkenalkan Reza. Karenanya dia ‎pun berinisiatif untuk merekam pembicaraan ini.
 
Setelah itu, rekaman ini pun diserahkan kepada Menteri ESDM Sudirman Said sebulan setelah pertemuan tersebut, sambil dia melakukan konsultasi dengan Sudirman.
 
"Rekaman itu saya berikan ke Menteri ESDM Sudirman Said. Saya tidak berikan ke yang lain. Tidak ada orang lain," kata Maroef.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Kronologis 3 Kali Pertemuan Maroef dengan Setya dan Riza

Ini Kronologis 3 Kali Pertemuan Maroef dengan Setya dan Riza

News | Kamis, 03 Desember 2015 | 16:35 WIB

Pembagian Saham Bukan Kewenangan Freeport Indonesia

Pembagian Saham Bukan Kewenangan Freeport Indonesia

Bisnis | Kamis, 03 Desember 2015 | 16:03 WIB

Banyak Masuk Penjara, JK: Pejabat Nggak Punya Rasa Takut

Banyak Masuk Penjara, JK: Pejabat Nggak Punya Rasa Takut

News | Kamis, 03 Desember 2015 | 13:46 WIB

Terkini

Indonesia WFA, Korea Selatan Pakai Cara Ini Bikin Karyawan Hemat BBM Meski Kerja Full WFO

Indonesia WFA, Korea Selatan Pakai Cara Ini Bikin Karyawan Hemat BBM Meski Kerja Full WFO

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:39 WIB

Diplomasi Unik Prabowo di Korea: Hadiah Keris hingga Baju Anjing untuk Presiden Lee Jae Myung

Diplomasi Unik Prabowo di Korea: Hadiah Keris hingga Baju Anjing untuk Presiden Lee Jae Myung

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:34 WIB

Dewan Keamanan PBB Kutuk Keras Insiden yang Menewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Dewan Keamanan PBB Kutuk Keras Insiden yang Menewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:29 WIB

Ngaku 'Allah Kedua' dan Ancaman Hamil Gaib, Dukun Cabul di Magetan Diringkus Polisi

Ngaku 'Allah Kedua' dan Ancaman Hamil Gaib, Dukun Cabul di Magetan Diringkus Polisi

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:25 WIB

Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:18 WIB

WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?

WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:15 WIB

BMKG Akhiri Peringatan Tsunami Pascagempa Maluku Utara, Ini Data Dampak dan Susulannya

BMKG Akhiri Peringatan Tsunami Pascagempa Maluku Utara, Ini Data Dampak dan Susulannya

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:11 WIB

Update Repatriasi Jenazah Prajurit TNI, Upacara Pelepasan PBB di Beirut Digelar Hari Ini

Update Repatriasi Jenazah Prajurit TNI, Upacara Pelepasan PBB di Beirut Digelar Hari Ini

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:06 WIB

Krisis Selat Hormuz Makin Panas, Uni Emirat Arab Desak PBB Gunakan Kekuatan Militer Hadapi Blokade

Krisis Selat Hormuz Makin Panas, Uni Emirat Arab Desak PBB Gunakan Kekuatan Militer Hadapi Blokade

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:05 WIB

'Dua Menit Langsung Meledak', Cerita Mencekam Detik-detik Picu Kebakaran SPBE Cimuning

'Dua Menit Langsung Meledak', Cerita Mencekam Detik-detik Picu Kebakaran SPBE Cimuning

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:02 WIB