KaBIN: WNI Ditahan Malaysia Terkait ISIS Belum Bisa Ditemui

Ruben Setiawan | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Senin, 07 Desember 2015 | 17:21 WIB
KaBIN: WNI Ditahan Malaysia Terkait ISIS Belum Bisa Ditemui
Kepala BIN Sutiyoso

Suara.com - Kepala Badan Intelejen Negara (KaBIN) Sutiyoso mengaku pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) belum bisa menemui warga negara Indonesia (WNI) yang ditahan kepolisian Malaysia lantaran dianggap terlibat kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS.

"Kan kita ada perwakilan di sana, belum bisa menjumpai, (masih ditahan) oleh pihak malaysia," kata Sutiyoso di kantor Kemenpolhukam, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (7/12/2015).

Mantan Wakil Danjen Kopassus itu juga belum mengetahui jumlah WNI di Malaysia yang diduga menjadi simpatisan ISIS. Dia mengaku belum mendapatkan data yang lengkap mengenai laporan soal keberadaan WNI yang dianggap telah bergabung dengan kelompok ISIS di negara Malaysia.

Sama halnya dengan Sutiyoso, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Luhut Binsar Pandjaitan juga mengaku masih menunggu informasi lanjutan dari pihak KBRI soal adanya WNI yang ditangkap kepolisian Malaysia termasuk jumlah WNI yang dianggap terlibat dengan kelompok ISIS.

"Betul, kita menunggu laporan dari mereka. Kita menunggu karena kita tidak tahu persis jumlahnya, jumlahnya suka beda-beda," kata Luhut.

Sebelumnya, Kepolisian Malaysia, pada Sabtu (5/12/2015), mengatakan telah menangkap lima orang, termasuk seorang warga Indonesia atas sangkaan terlibat kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah serta Al Qaeda.

Kepala kepolisian Malaysia, Khalid Abu Bakar, dalam pernyataannya mengatakan empat orang yang ditangkap itu berkewarganegaraan asing dan satu orang warga Malaysia. Penangkapan itu dilakukan selama periode 17 November sampai 1 Desember kemarin.

Di antara tersangka yang ditangkap itu terdapat seorang WNI berusia 31 tahun, yang disebut sebagai pemimpin sel ISIS di Malaysia. Warga Indonesia itu diketahui telah bersumpah untuk setia pada pemimpin ISIS, Abu Bakar Al-Baghdadi melalui Facebook pada 2014 silam.

"Dia bersama seorang warga Malaysia, diduga bertindak sebagai fasilitator untuk mengumpulkan orang-orang dari Malaysia dan negara Asia Tenggara lainnya untuk bergabung dengan ISIS," kata Khalid.

Dalam kelompok itu juga terdapat seorang warga Eropa berusia 44 tahun yang bekerja sebagai guru di sebuah sekolah di Penang. Ia diduga memiliki hubungan dengan Al Qaeda dan pernah terlibat dalam aktivitas militan di Afghanistan serta di Bosnia.

Malaysia sendiri sedang dalam kewaspadaan penuh setelah sebuah laporan pada Jumat (4/12/2015) menunjukkan bahwa 10 orang terkait ISIS telah menyusup masuk ke Thailand sejak Oktober lalu. Mereka diduga mengincar kepentingan Rusia di negara tetangga Malaysia itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

4 Cara Menghilangkan Bau Kabin Mobil yang Tidak Sedap, Ikuti Langkah Sederhana Ini

4 Cara Menghilangkan Bau Kabin Mobil yang Tidak Sedap, Ikuti Langkah Sederhana Ini

Otomotif | Jum'at, 10 April 2026 | 09:15 WIB

Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban

Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:22 WIB

7 Mobil Listrik Paling Ideal untuk Keluarga: Kabin Lega, Mesinnya Juara

7 Mobil Listrik Paling Ideal untuk Keluarga: Kabin Lega, Mesinnya Juara

Otomotif | Selasa, 07 April 2026 | 08:21 WIB

Mobil Luxio Bekas di Bawah Rp100 Juta, Dapat Unit Tahun Berapa?

Mobil Luxio Bekas di Bawah Rp100 Juta, Dapat Unit Tahun Berapa?

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:14 WIB

AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban

AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 23:06 WIB

Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan

Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 16:42 WIB

Kronologis Lengkap Penumpang Muslim Ditangkap SWAT Gegara Timer Buka Puasa di Kabin Pesawat

Kronologis Lengkap Penumpang Muslim Ditangkap SWAT Gegara Timer Buka Puasa di Kabin Pesawat

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 14:16 WIB

Mudik Lebaran 2026 Bawa Alphard Cuma 150 Jutaan, Auto Jadi Sultan di Kampung Halaman

Mudik Lebaran 2026 Bawa Alphard Cuma 150 Jutaan, Auto Jadi Sultan di Kampung Halaman

Otomotif | Senin, 02 Maret 2026 | 12:56 WIB

5 Mobil Bekas Under Rp100 Jutaan Nyaman Nggak Bikin Mabuk Darat, Cocok buat Mudik!

5 Mobil Bekas Under Rp100 Jutaan Nyaman Nggak Bikin Mabuk Darat, Cocok buat Mudik!

Otomotif | Jum'at, 27 Februari 2026 | 16:00 WIB

5 Mobil Matic Bekas Mesin Bertenaga dan Kabin Lega untuk Taksi Online

5 Mobil Matic Bekas Mesin Bertenaga dan Kabin Lega untuk Taksi Online

Otomotif | Selasa, 03 Februari 2026 | 13:14 WIB

Terkini

Seksisme Bukan Candaan! Kemendukbangga Sentil Kasus Pelecehan di Grup Chat Mahasiswa FHUI

Seksisme Bukan Candaan! Kemendukbangga Sentil Kasus Pelecehan di Grup Chat Mahasiswa FHUI

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:07 WIB

Alasan Hizbullah Boikot Pertemuan Diplomatik Lebanon-Israel di Washington

Alasan Hizbullah Boikot Pertemuan Diplomatik Lebanon-Israel di Washington

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:00 WIB

Kasus Wanita Linglung Dilepas Polisi, Propam Turun Tangan Periksa Anggota Polsek Pasar Minggu

Kasus Wanita Linglung Dilepas Polisi, Propam Turun Tangan Periksa Anggota Polsek Pasar Minggu

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:56 WIB

Makassar Ubah Sampah Jadi Listrik, Bisa Jadi Solusi Krisis Sampah?

Makassar Ubah Sampah Jadi Listrik, Bisa Jadi Solusi Krisis Sampah?

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:55 WIB

Asal Bapak Senang! Pete Hegseth Dituding Sesatkan Donald Trump soal Perang Iran

Asal Bapak Senang! Pete Hegseth Dituding Sesatkan Donald Trump soal Perang Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:53 WIB

Baru Bertemu Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Perang AS Pete Hegseth Dihantam Isu Diskriminasi

Baru Bertemu Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Perang AS Pete Hegseth Dihantam Isu Diskriminasi

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:44 WIB

Blokade Selat Hormuz Oleh Amerika Serikat Picu Protes China, Dinilai Memperburuk Krisis Timur Tengah

Blokade Selat Hormuz Oleh Amerika Serikat Picu Protes China, Dinilai Memperburuk Krisis Timur Tengah

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:44 WIB

Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya

Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:25 WIB

BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya

BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:17 WIB

36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan

36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:08 WIB