Suara.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal Saud Usman Nasution mengatakan sebanyak 169 warga negara Indonesia (WNI), mantan anggota kelompok radikal Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) telah pulang ke Indonesia. Ratusan WNI yang telah pulang ke Tanah Air itu saat ini tengah dalam proses diidentifikasi.
"Sekarang sudah ada 169 orang yang dipulangkan dari Suriah, kami identifkkasi kelompok mana. Jaringan mana," kata Saud usai menghadiri rapat koordinasi mengenai Kebijakan Menghadapi Konflik SARA (Suku, Agama, Ras, Antargolongan) dan Bahaya Terorisme di DKI Jakarta di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (12/12/2015).
Menurutnya proses identifikasi terhadap ratusan WNI tersebut juga melibatkan Kementerian Luar Negeri dan pihak Imigrasi
"Kami lakukan pencegahan kita dialog. Sudah kami identifikasi bareng kemenlu dan imigrasi," katanya.
Lebih lanjut, Usman mengatakan jika saat ini keberadaan para WNI yang menjadi simpatisan ISIS tersebut telah berbaur dengan masyarakat. Menurutnya penyebarannya pun sudah mencapai pulau Jawa, Sumatera dan Kalimantan.
"Mereka tinggal di masyarakat. Tinggal di antara kita. Nyebar Jawa, Sumatera, Kalimantan," kata Saud.