Koridor Transpakuan Bogor Ditambah Tahun Depan

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 16 Desember 2015 | 23:21 WIB
Koridor Transpakuan Bogor Ditambah Tahun Depan
Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto (tengah) berbincang dengan warga di dalam angkutan kota saat menuju agenda kerja di Kota Bogor, Jabar, Senin (24/11). [Antara/Jafkhairi]

Suara.com - Pemerintah Kota Bogor akan menambah jumlah koridor Transpakuan yang rencananya akan dioperasikan 2016. Proyek ini sempat lesu, dan saat ini mulai ditata kembali.

"Tahun ini kita prioritaskan untuk menambah jumlah koridor Transpakuan dari tiga koridor menjadi empat," kata Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, dalam acara Bogor Economic Summit 2015 di Gedung Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Jakarta, Rabu (16/12/2015).

Koridor empat yang sedang dibangun ini merupakan jalur bus Transpakuan untuk rute Cindangiang-Bubulak yang merupakan jalur tengah atau koridor utama yang sedang diprioritaskan pembangunannya saat ini.

"Koridor ini akan difloating menjadi percontohan program konversi dari angkot menuju bus Transpakuan," katanya.

Dia menjelaskan, program konversi angkot menjadi Transpakuan merupakan program penataan transportasi dengan membangun moda angkutan umum berbasis bus jalur khusus atau Bus Rapid Transit (BRT) yang tengah dikembangkan oleh Pemerintah Kota Bogor.

"BRT ini angkot akan digeser tidak lagi di pusat kota," katanya.

Untuk mengawali itu, lanjutnya, Pemerintah Kota Bogor melakukan penataan secara bertahap di antaranya rerouting angkot agar trayek-trayek yang berhimpitan dapat diurai dan diperluas jangkauannya.

"Dari 8.000 angkot di Kota Bogor baru menjangkau 40 persen wilayah kota saja. Ini akan kita rerouting di 2016, sehingga angkot bisa menjangkau 80 persen wilayah Bogor," katanya.

Langkah berikutnya, adalah membentuk badan hukum angkutan umum, yang saat ini sudah 60 persen pemilik angkot di Kota Bogor berbadan hukum. Menurutnya, langkah ini ditempuh untuk menuju mekanisme pengaturan yang lebih profesional di bidang transportasi.

"Ke depannya jumlah angkot akan dikurangi dari tiga menjadi satu bus Transpakuan. Angkot yang dimerger akan diplathitamkan. Jadi jumlah angkot berkurang dan jumlah trayek menyebar. Angkot akan menjadi feeder Kota Bogor," katanya.

Bima mengatakan, perlu tahapan dalam menata transportasi di Kota Bogor, utamanya dalam membangun BRT. Ada tujuh koridor Transpakuan yang menjadi rancangan induk. Tetapi tidak memungkinkan dalam waktu singkat untuk mengoperasionalkan seluruhnya. Karena untuk mengoperasikan tujuh koridor Transpakuan membutuhkan sekitar 400 unit bus, saat ini baru ada 30 bus.

"Jadi untuk 2016 kita fokuskan di satu koridor dulu yakni koridor empat dari Kota Bogor menuju Bubulak," katanya.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan BRT tersebut tidak akan mematikan atau mengganggu pekerjaan para supir angkot saat ini, karena beban yang dihadapi para pemilik dan supir angkot cukup berat.

"BRT akan menjadi solusi bagi semua pihak. Karena saat ini persaingan angkot di Kota Bogor sangat berat, setoran juga semakin besar. Para supir bisa bekerja dalam moda transportasi baru ini. Misalnya, tiga angkot menjadi satu bus. Bisa saja tiga supir bekerja dalam tiga shift Transpakuan," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Masih Pikirkan Tawaran Bupati Bogor Soal Sampah

Ahok Masih Pikirkan Tawaran Bupati Bogor Soal Sampah

News | Senin, 09 November 2015 | 09:56 WIB

Satu Orang Tewas Akibat Longsor di Bogor

Satu Orang Tewas Akibat Longsor di Bogor

News | Minggu, 08 November 2015 | 21:55 WIB

Pemkab Bogor Bentuk Kawasan Industri Ramah Lingkungan

Pemkab Bogor Bentuk Kawasan Industri Ramah Lingkungan

News | Rabu, 04 November 2015 | 22:21 WIB

BPBD Bogor Minta Warga Waspadai Hujan Ekstrem dan Angin Kencang

BPBD Bogor Minta Warga Waspadai Hujan Ekstrem dan Angin Kencang

News | Sabtu, 31 Oktober 2015 | 15:00 WIB

Polda Metro dan Polres Bogor Selidiki Kematian Siswi Madrasah

Polda Metro dan Polres Bogor Selidiki Kematian Siswi Madrasah

News | Rabu, 28 Oktober 2015 | 12:35 WIB

Terjebak dalam Perut Bumi, Kondisi 12 Penambang Belum Diketahui

Terjebak dalam Perut Bumi, Kondisi 12 Penambang Belum Diketahui

News | Rabu, 28 Oktober 2015 | 04:18 WIB

Hujan Lebat, Pencarian 12 Penambang Emas Liar di Bogor Ditunda

Hujan Lebat, Pencarian 12 Penambang Emas Liar di Bogor Ditunda

News | Rabu, 28 Oktober 2015 | 01:46 WIB

Inilah 12 Nama Penambang Emas yang Tertimbun Longsor di Bogor

Inilah 12 Nama Penambang Emas yang Tertimbun Longsor di Bogor

News | Rabu, 28 Oktober 2015 | 00:31 WIB

Asyiknya Makan Sambil Menikmati Pemandangan Gunung Salak

Asyiknya Makan Sambil Menikmati Pemandangan Gunung Salak

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2015 | 14:19 WIB

Bogor Dilanda Hujan Lebat, Sejumlah Pohon Tumbang

Bogor Dilanda Hujan Lebat, Sejumlah Pohon Tumbang

News | Rabu, 07 Oktober 2015 | 23:00 WIB

Terkini

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Video | Rabu, 30 September 2026 | 21:20 WIB

Nahkoda KM Virgo Transport 8 Ditetapkan Tersangka dan Ditahan!

Nahkoda KM Virgo Transport 8 Ditetapkan Tersangka dan Ditahan!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:11 WIB

Kim Young Kwang dan Lee Ju Myoung Dipastikan Bintangi The Queen of Taming

Kim Young Kwang dan Lee Ju Myoung Dipastikan Bintangi The Queen of Taming

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 21:00 WIB

Apakah 28 Oktober 2026 Hari Libur Nasional? Ini Daftar Tanggal Merah Bulan Depan

Apakah 28 Oktober 2026 Hari Libur Nasional? Ini Daftar Tanggal Merah Bulan Depan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 20:55 WIB

6 Shio yang Bakal Banjir Duit di Bulan Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot

6 Shio yang Bakal Banjir Duit di Bulan Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 20:50 WIB

Sumsel Dikepung 2.639 Titik Panas Hari Ini, Apa yang Sebenarnya Sedang Terjadi?

Sumsel Dikepung 2.639 Titik Panas Hari Ini, Apa yang Sebenarnya Sedang Terjadi?

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 20:42 WIB

Kasus Karhutla: 138 Orang Ditetapkan Tersangka, 68 Perusahaan Disegel!

Kasus Karhutla: 138 Orang Ditetapkan Tersangka, 68 Perusahaan Disegel!

News | Rabu, 30 September 2026 | 20:38 WIB

Harga Cabai Merah Palembang Rp70 Ribu per Kilogram, Stok Aman tapi Kenapa Tetap Mahal?

Harga Cabai Merah Palembang Rp70 Ribu per Kilogram, Stok Aman tapi Kenapa Tetap Mahal?

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 20:22 WIB

×