Terjebak dalam Perut Bumi, Kondisi 12 Penambang Belum Diketahui

Ruben Setiawan | Suara.com

Rabu, 28 Oktober 2015 | 04:18 WIB
Terjebak dalam Perut Bumi, Kondisi 12 Penambang Belum Diketahui
Ilustrasi longsor [Shutterstock]

Suara.com - Kepolisian Resor Bogor Kabupaten, Jawa Barat belum dapat memastikan kondisi 12 penambang liar yang tertimbun longsor di area tambang Gunung Emas Pongkor apakah masih hidup atau sudah meninggal dunia, karena evakuasi terkendala cuaca dan beratnya medan di lokasi.

"Hidup atau tidaknya para penambang yang tertimbun longsor belum diketahui, karena lubang belum bisa dibuka, posisi mereka tertimbun di dalam perut bumi," kata Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspitalena, dalam pesan yang dikirimkannya kepada Antara, Selasa malam.

AKP Ita menyebutkan, upaya evakuasi korban sulit dilakukan karena terkendala cuaca, lokasi diguyur hujan sejak sore, selain itu posisi lubang berada di kemiringan 100 hingga 120 derajat. Sebelah kiri terdapat jurang dan selamah kanan tebing longsoran.

"Lubang yang dilalui para penambang liar ini hanya selebar 50 centi meter, sangat kecil sekali menyulitkan tim evakuasi," katanya.

Ita mengatakan, sampai saat ini upaya evakuasi dengan peralatan biasa dan seadanya seperti cangkul dan sekop masih dilakukan oleh para warga dan aparat. Evakuasi ini dilakukan seadanya mengingat lokasi kejadian yang jaraknya cukup jauh dari kantor Antam harus menempuh satu jam perjalanan kendaran dan satu jam berjalan kaki menuju lubang.

Aktivitas penambangan tanpa izin yang dilakukan para penambang liar tersebut termasuk beresiko, mereka menggali kembali Lubang PETI yang sudah ditutup oleh petugas dalam operasi gabungan penertiban PETI di area tambang milik PT Antam ada September lalu.

Kegiatan ini dilakukan secara ilegal dan sembunyi-sembunyi tanpa diketahui petugas keamanan PT Antam maupun aparat kepolisian yang berjaga-jaga di lokasi tambang. Diduga para penambang liar ini masih tergolong pendatang baru, melakukan galian di Blok Longsor. Longsor terjadi karena penambang melakukan galian di urat yang menjadi pondasi lubang tersebut.

"Jadi mereka menggali mengenai pondasi yang kata masyarakat paku bumi. Penyangga lubang, sehingga terjadi longsoran. Sebagian penambang liar yang senior sudah naik, yang tertinggal gurandil baru," kata Eksternal Relation Asisten Manajer UBPE PT Antam Persero, Bagus Purbananda. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tragedi Tanah Longsor di Puncak: 3 Orang Tewas Tertimbun, Pemancing Hilang

Tragedi Tanah Longsor di Puncak: 3 Orang Tewas Tertimbun, Pemancing Hilang

News | Minggu, 06 Juli 2025 | 16:24 WIB

Ini Ritual Buat Selamatkan 8 Orang Penambang Emas di Banyumas

Ini Ritual Buat Selamatkan 8 Orang Penambang Emas di Banyumas

Video | Rabu, 02 Agustus 2023 | 19:00 WIB

Evakuasi 8 Penambang Emas di Banyumas, Tim SAR: Tanda-tanda Korban Meninggal Sudah Ada

Evakuasi 8 Penambang Emas di Banyumas, Tim SAR: Tanda-tanda Korban Meninggal Sudah Ada

Video | Rabu, 02 Agustus 2023 | 10:00 WIB

Terkini

Mojtaba Khamenei Bersumpah Pertahankan Nuklir Iran

Mojtaba Khamenei Bersumpah Pertahankan Nuklir Iran

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:52 WIB

Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz

Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:33 WIB

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB