Koalisi Kawal DPR Sebut Alasan Kenapa Setnov Harus Dipecat Golkar

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 22 Desember 2015 | 14:18 WIB
Koalisi Kawal DPR Sebut Alasan Kenapa Setnov Harus Dipecat Golkar
Setya Novanto [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Koalisi Kawal DPR yang terdiri dari Indonesia Corruption Watch, Lingkar Madani, Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia, Pusat Studi Hukum Kebijakan, menyebutkan sejumlah alasan kenapa keanggotaan politisi Partai Golkar Setya Novanto di DPR harus dihentikan.

Koordinator Divisi Korupsi Politik ICW Donal Fariz menyebutkan mantan Ketua DPR itu pernah melakukan pelanggaran etika saat bertemu calon presiden AS Donald Trump, kemudian Novanto mencatut nama Presiden Joko Widodo saat bertemu Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin untuk minta saham.

"Dengan adanya sikap hakim MKD yang menilai Novanto terbukti bersalah melakukan pelanggaran etik berat, harusnya Golkar memberikan pelanggaran berat, bukannya malah (akan) diberikan jabatan sebagai ketua Fraksi Golkar," ujar Donal dalam diskusi Koalisi Kawal DPR di kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (22/12/2015).

Alasan lain kenapa Novanto perlu diberhentikan, kata Donal, karena kasus dugaan pemufakatan jahat yang diduga dilakukan Novanto saat bertemu Maroef saat ini tengah diselidiki Kejaksaan Agung.

"Untuk menghindari adanya intervensi dan gangguan dalam proses hukum, sudah seharusnya Golkar PAW Novanto," tuturnya.

Menurut Donal kalau Partai Golkar tidak melakukan pergantian antar waktu terhadap Novanto, dikhawatirkan berpotensi mengulangi perbuatan pelanggaran etika di masa mendatang.

"Jika dia masih menjabat sebagai anggota DPR, dia kan ber potensi melakukan kembali perbuatannya yang sama. Oleh karena itu, partai harus mencegah agar tidak mengulang perbuatan yang sama," katanya.

Koalisi Kawal DPR juga mendesak kalau Novanto nanti diberhentikan, penggantinya di DPR harus memiliki jejak yang lebih baik.

"Kami juga ingin pengganti Setya Novanto, nantinya memiliki track record baik serta berintegritas," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komisi Kejaksaan: Tangani Kasus Novanto Perlu Kehati-hatian

Komisi Kejaksaan: Tangani Kasus Novanto Perlu Kehati-hatian

News | Selasa, 22 Desember 2015 | 13:00 WIB

Terkini

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

×