Dua Staf Transjakarta Tewas Kesetrum, Polisi Bisa Panggil PLN

Siswanto

Rabu, 30 Desember 2015 | 14:54 WIB
Dua Staf Transjakarta Tewas Kesetrum, Polisi Bisa Panggil PLN
Pekerja melakukan pengecatan jalur bus Transjakarta di flyover Kuningan, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Minggu (20/12/2015). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Kasus dua karyawan PT. Transportasi Jakarta yang meninggal dunia di depan tangga penyeberangan busway Jalan Mangga Dua Raya, Kelurahan Mangga Dua Selatan, Jakarta Pusat, Senin (30/12/2015) sekitar jam 02.00 WIB tadi masih diselidiki. Dugaannya, korban meninggal setelah tersengat listrik.

Kepala Bagian Humas Polisi Resor Jakarta Pusat Komisaris Polisi Suyatno mengatakan kalau ada unsur kelalaian PT. PLN (Persero) dalam kasus ini, mereka akan dipanggil untuk dimintai keterangan.

"Kalau emang ada kelalaian, kita akan tindak secara hukum," kata Suyatno di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Tapi, kata Suyatno, sampai saat ini polisi masih melakukan penyidikan. Belum ada kesimpulan apa-apa.

"Kita masih lakukan pendalaman lagi, jadi belum bisa mengetahui sebab pastinya kenapa," ujarnya. "Karena kelalaian atau bukan."

Dua korban masing-masing bernama Niko Adeli. Lelaki kelahiran Subang tahun 1992 itu tinggal di Cililitan Besar Rt 3, RW 2, Kramatjati, Jakarta Timur, dan Siti Nurhayati, kelahiran Buton tahun 1992, yang tinggal di Petamburan RR 10, RW 8, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Suyatno menambahkan pengumpulan informasi masih berlangsung. Sebelumnya, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian.

"Semalam ada tiga atau empat saksi," katanya.

Saksi yang diperiksa, antara lain bernama M. Zaky (29) dan Yosa Laumeten (31).

Karena proses pengumpulan informasi masih berlangsung, kata Suyatno, penyidik belum dapat membuat kesimpulan mengenai penyebab kematian kedua korban.

Jenazah kedua korban, katanya, setelah kejadian langsung dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

Menurut Suyatno kejadian tersebut bermula ketika kedua korban hendak pulang kerja. Mereka akan pulang ke kos di daerah Mangga Besar.

"Ketika turun dari jembatan busway tiba-tiba keduanya meninggal dunia di dekat tiang listrik yang sekitarnya sedang tergenang air," katanya. (Nur Habibie)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PLN Minta Penduduk Jakarta Waspada 'Genangan Listrik'

PLN Minta Penduduk Jakarta Waspada 'Genangan Listrik'

News | Rabu, 30 Desember 2015 | 13:57 WIB

Pembelaan PLN Tanggapi 2 Perempuan Tewas Tersetrum di Mangga Dua

Pembelaan PLN Tanggapi 2 Perempuan Tewas Tersetrum di Mangga Dua

News | Rabu, 30 Desember 2015 | 13:25 WIB

2 Staf Transjakarta Kesetrum, Ahok Belum Tahu Siapa Tanggungjawab

2 Staf Transjakarta Kesetrum, Ahok Belum Tahu Siapa Tanggungjawab

News | Rabu, 30 Desember 2015 | 13:19 WIB

PLN Belum Dilibatkan Selidiki 2 Staf Transjakarta Tewas Kesetrum

PLN Belum Dilibatkan Selidiki 2 Staf Transjakarta Tewas Kesetrum

News | Rabu, 30 Desember 2015 | 11:56 WIB

Karyawati Transjakarta Diduga Tewas Tersengat Listrik

Karyawati Transjakarta Diduga Tewas Tersengat Listrik

News | Rabu, 30 Desember 2015 | 11:08 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×