Satgas Illegal Fishing Tahan 200 ABK Asing Pencuri Ikan

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Kamis, 31 Desember 2015 | 13:35 WIB
Satgas Illegal Fishing Tahan 200 ABK Asing Pencuri Ikan
Penenggelaman kapal nelayan Vietnam oleh TNI AL di Laut Natuna. (Antara/Joko Sulistyo)

Suara.com - Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan Ikan secara Ilegal menahan 200 anak buah kapal (ABK) asing. Jumlah itu dari penenggelaman 10 kapal asing pencuri ikan di empat lokasi perairan nusantara.

"Ada 200 ABK sudah diamankan, yang dipenjara nahkoda sama fishing master," kata Ketua Pelaksana Harian (Kalakhar) Satgas, Laksamana Madya TNI Widodo di Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Kamis (31/12/2015).

Menurut Widodo ratusan ABK tersebut saat ini masih ditahan. Nantinya akan dipulangkan ke negara asalnya.

"ABK diungsingkan ke tempat penampungan sementara sampai bisa dipulangkan ke negaranya masing-masing," kata Widodo.

Lebih lanjut, Widodo mengatakan dalam proses penangkapan tersebut sempat terjadi kejar-kejaran antara kapal TNI AL dengan kapal asing pencuri ikan.

"Tidak ada perlawanan, tapi kucing-kucingan. Selalu mereka mencari peluang untuk menghidar dari pengejaran petugas," kata dia.

Sebelumnya, Satgas Illegal Fishing telah menenggelamkan 10 kapal asing pencuri ikan. Kesepuluh kapal tersebut ditenggelamkan di empat lokasi berbeda yakni satu kapal asal Malaysia di Belawan Medan, Sumatera Utara, satu kapal asal Malaysia di Tarempa, Batam, Kepulauan Riau, dua kapal asal Filipina di Tarakan, Kalimantan Utara, dan enam kapal asal Filipina di Tahuna Sulawesi Utara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Masih Ada 70 Kapal Pencuri Ikan yang akan Ditenggelamkan

Masih Ada 70 Kapal Pencuri Ikan yang akan Ditenggelamkan

Bisnis | Selasa, 29 Desember 2015 | 19:34 WIB

Dua Kapal Pencuri Ikan Filipina  Ditangkap di Maluku Utara

Dua Kapal Pencuri Ikan Filipina Ditangkap di Maluku Utara

Bisnis | Sabtu, 26 Desember 2015 | 06:31 WIB

Malaysia Selidiki Penembakan Kapal Nelayan di Perbatasan RI

Malaysia Selidiki Penembakan Kapal Nelayan di Perbatasan RI

News | Rabu, 23 Desember 2015 | 09:38 WIB

KKP Tambah 4 Armada Kapal Pengawas

KKP Tambah 4 Armada Kapal Pengawas

Press Release | Sabtu, 19 Desember 2015 | 12:38 WIB

Usut Pencurian Ikan, Menteri Susi Ingin Kewenangan Polri Ditambah

Usut Pencurian Ikan, Menteri Susi Ingin Kewenangan Polri Ditambah

News | Kamis, 26 November 2015 | 20:42 WIB

Ahok Tolak Disalahkan Nelayan Soal Reklamasi Teluk Jakarta

Ahok Tolak Disalahkan Nelayan Soal Reklamasi Teluk Jakarta

News | Kamis, 12 November 2015 | 10:02 WIB

Pemerintah Kembali Tangkap 3 Kapal Asing

Pemerintah Kembali Tangkap 3 Kapal Asing

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2015 | 19:08 WIB

Menteri Susi Digugat Perusahaan Kapal Pencuri Ikan Thailand

Menteri Susi Digugat Perusahaan Kapal Pencuri Ikan Thailand

News | Kamis, 17 September 2015 | 17:25 WIB

Kabur dari Indonesia, Kapal Ikan Hai Fa Jadi Buronan Interpol

Kabur dari Indonesia, Kapal Ikan Hai Fa Jadi Buronan Interpol

News | Kamis, 17 September 2015 | 15:19 WIB

Susi Sebut Indonesia Rugi Rp240 Triliun Gara-gara Pencurian Ikan

Susi Sebut Indonesia Rugi Rp240 Triliun Gara-gara Pencurian Ikan

Bisnis | Rabu, 16 September 2015 | 13:54 WIB

Terkini

Soal Usulan Gerbong Wanita KRL Dipindah ke Tengah, Anggota DPR: Jangan Sekadar Pindahkan Kerentanan

Soal Usulan Gerbong Wanita KRL Dipindah ke Tengah, Anggota DPR: Jangan Sekadar Pindahkan Kerentanan

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:52 WIB

Ukraina Tuduh Israel Bantu Perdagangan Gandum Curian Rusia

Ukraina Tuduh Israel Bantu Perdagangan Gandum Curian Rusia

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:36 WIB

Potret Sidang Perdana Kasus Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Potret Sidang Perdana Kasus Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:35 WIB

Kapan KRL Bekasi-Cikarang Kembali Normal? KAI Beri Bocoran Jadwal Operasional

Kapan KRL Bekasi-Cikarang Kembali Normal? KAI Beri Bocoran Jadwal Operasional

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:29 WIB

Iran Tetapkan Aturan Pelayaran di Selat Hormuz Usai Konflik dengan AS

Iran Tetapkan Aturan Pelayaran di Selat Hormuz Usai Konflik dengan AS

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:27 WIB

BGN Tak Toleransi Pelanggaran, SPPG Bermasalah Disetop Insentif

BGN Tak Toleransi Pelanggaran, SPPG Bermasalah Disetop Insentif

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:18 WIB

Stasiun Bekasi Timur Masih Ditutup, Bangkai Gerbong KRL Belum Dipindahkan

Stasiun Bekasi Timur Masih Ditutup, Bangkai Gerbong KRL Belum Dipindahkan

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:12 WIB

Dampak Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Dunia Makin Krisis Pasokan Minyak Mentah?

Dampak Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Dunia Makin Krisis Pasokan Minyak Mentah?

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:09 WIB

Menghitung Biaya 76 Tahun Perang AS dari Korea hingga Iran: Tembus Triliunan Dolar

Menghitung Biaya 76 Tahun Perang AS dari Korea hingga Iran: Tembus Triliunan Dolar

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:06 WIB

Mengejutkan! UEA Keluar dari OPEC

Mengejutkan! UEA Keluar dari OPEC

News | Rabu, 29 April 2026 | 09:51 WIB