SPBU Pontianak Meledak, 2 Orang Diperiksa

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 07 Januari 2016 | 11:39 WIB
SPBU Pontianak Meledak, 2 Orang Diperiksa
Ilustrasi SPBU di Jakarta. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Kepolisian Pontianak Barat memeriksa 2 orang terkait ledakan SPBU di Jalan Hasanuddin Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (7/1/2016) pagi. Belum diketahui jelas penyebab ledakan.

Kapolsek Pontianak Barat AKP Joko Sulistyono menyatakan kedua saksi itu adalah pihak pekerja dan pengelola SPBU 64.781.18 tersebut. Kata dia, ada saksi yang mengataan terdapat percikan api sebelum ledakan terjadi.

"Menurut mereka ledakan pompa pengisian BBM tersebut dipicu oleh percikan api, tetapi hingga saat ini kami belum berani menyimpulkannya, karena yang berwenang adalah puslabfor Mabes Polri," ujarnya, Kamis siang.

Hingga saat ini ada tujuh orang yang menjadi korban ledakan pompa pengisian BBM tersebut.

"Ketujuhnya hanya menderita luka-luka saja, empat diantaranya sudah diperbolehkan pulang, dan tiga lainnya masih dilakukan perawatan di Rumah Sakit Santo Antonius Pontianak," katanya.

Kejadian meledaknya SPBU tersebut sekitar pukul 06.45 WIB, dan menyebabkan sejumlah petugas dan konsumen di SPBU tersebut mengalami luka-luka. Ian salah seorang warga sekitar SPBU 64.781.18 mengaku, kaget mendengar ledakan yang cukup kuat dari SPBU tersebut.

 "Saya terkejut, mendengar bunyi ledakan yang cukup keras tersebut," ungkap Ian, warga Gang Bunut tersebut.

Anton salah seorang warga yang sedang mengantre premium melihat, ada percikan api di bagian depan SPBU, kemudian disusul ledakan yang kuat.

 "Saat itu, saya sedang antre di urutan kedua, di depan saya ada seorang ibu terpental setelah ledakan ledakan tersebut. Saya refleks berlindung di balik motor," ujarnya.

Akibat kejadian itu, kendaraan Anton mengalami kerusakan yang cukup parah, tetapi dia tidak terluka. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada 24 Ton Premium dan Solar di SPBU yang Meledak di Pontianak

Ada 24 Ton Premium dan Solar di SPBU yang Meledak di Pontianak

News | Kamis, 07 Januari 2016 | 11:34 WIB

SPBU Meledak, 6 Orang Luka Dilarikan ke Rumah Sakit

SPBU Meledak, 6 Orang Luka Dilarikan ke Rumah Sakit

News | Kamis, 07 Januari 2016 | 11:26 WIB

Buru Hizbullah, Israel Kembali Serang Lebanon

Buru Hizbullah, Israel Kembali Serang Lebanon

News | Selasa, 05 Januari 2016 | 04:57 WIB

Sejumlah Barang Bukti Diamankan dari Lokasi Ledakan Bandung

Sejumlah Barang Bukti Diamankan dari Lokasi Ledakan Bandung

News | Jum'at, 01 Januari 2016 | 23:57 WIB

Ledakan Terjadi di Bandung Saat Tahun Baru

Ledakan Terjadi di Bandung Saat Tahun Baru

News | Jum'at, 01 Januari 2016 | 11:55 WIB

Becanda Bawa Bom, Tiga Lelaki Ditangkap di Kupang

Becanda Bawa Bom, Tiga Lelaki Ditangkap di Kupang

News | Sabtu, 26 Desember 2015 | 17:09 WIB

Bom Masjid Meledak saat Salat Jumat di Bangladesh

Bom Masjid Meledak saat Salat Jumat di Bangladesh

News | Jum'at, 25 Desember 2015 | 18:31 WIB

Ledakan di Bandara Istanbul Tewaskan 1 Orang dan Rusak 5 Pesawat

Ledakan di Bandara Istanbul Tewaskan 1 Orang dan Rusak 5 Pesawat

News | Rabu, 23 Desember 2015 | 23:48 WIB

Studi: Warga Asia Timur dan Pasifik Menua Lebih Cepat

Studi: Warga Asia Timur dan Pasifik Menua Lebih Cepat

Bisnis | Rabu, 09 Desember 2015 | 18:34 WIB

Granat Cuma Milik Polri dan TNI, Siapa yang Ledakkan di Jaktim?

Granat Cuma Milik Polri dan TNI, Siapa yang Ledakkan di Jaktim?

News | Jum'at, 20 November 2015 | 16:52 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×