Studi: Warga Asia Timur dan Pasifik Menua Lebih Cepat

Liberty Jemadu

Rabu, 09 Desember 2015 | 18:34 WIB
Studi: Warga Asia Timur dan Pasifik Menua Lebih Cepat
Ilustrasi warga berusia lanjut (Shutterstock).

Suara.com - Warga di Asia Timur Pasifik rupanya menua lebih cepat dari rata-rata penduduk lain di Bumi, demikian wanti-wanti Bank Dunia pada Rabu (9/12/2015). Bank Dunia mengatakan fenomena ini bisa mengancam pertumbuhan perekonomian dunia.

Kawasan yang membentang dari Myanman dan Cina hingga ke Jepang, Papua Nugini, dan Kepulauan Pasifik itu kini adalah rumah dari sepertiga populasi dunia yang berusia di atas 65 tahun. Total warga usia lanjut di kawasan ini sekitar 211 juta orang.

Pertambahan penduduk berusia lanjut diperkirakan akan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Asia Timur Pasifik, kawasan yang dalam dua dekade terakhir bertumbuh sangat cepat.

Ancaman ini kian nyata karena tingginya harapan hidup tak diimbangn oleh angka kelahiran yang turun drastis. Dengan demikian, layanan publik di kawasan ini akan mendapatkan tekanan lebih kuat dan akan terjadi krisis tenaga kerja.

"Kawasan ini telah mengalami transisi demografi yang paling dramatis dalam sejarah," kata Axel van Trotseburg, wakil presiden Bank Dunia divisi Asia Timur dan Pasifik.

"Semua negara sedang berkembang di kawasan ini berisiko menua sebelum bisa menikmati kekayaannya," imbuh dia.

Negara dengan tingkat penuaan paling cepat adalah Cina, negeri yang dihuni oleh 130 juta warga di atas usia 65 tahun. Tetapi menurut Bank Dunia, Indonesia, Thailand, dan Vietnam juga mengalami masalah yang sama.

Negara industri seperti Jepang dan Korea Selatan bahkan sudah berdekade-dekade menjadi rumah dari mayoritas penduduk usia lanjut.

Sementara negara yang lebih miskin seperti Laos, Kamboja, dan Filipina baru akan mengalami masalah transisi demografi ini dalam dua dekade mendatang.

Laporan itu juga menegaskan bahwa sebagian besar negara Asia belum memiliki sistem kesehatan yang siap merawat para manula. Ini diperparah dengan kurangnya tenaga kerja muda yang lebih produktif.

Karenanya Bank Dunia mendesak negara-negara di kawasan ini untuk lebih fokus berinvestasi dan membangun sistem yang mendukung tumbuh kembang anak, pendidikan, kesehatan, dan sistem pensiun untuk mengantisipasi ledakan demografi.

Laporan ini merekomendasikan agar negara-negara di Asia Timur dan Pasifik melakukan sejumlah reformasi, termasuk mendorong agar semakin banyak perempuan yang masuk ke dunia kerja. (AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Bisa Kekurangan Tenaga Kerja Saat MEA Berlaku

Indonesia Bisa Kekurangan Tenaga Kerja Saat MEA Berlaku

Bisnis | Kamis, 26 November 2015 | 12:12 WIB

Penduduk Dunia Bakal Capai 11 Miliar Orang Pada 2100

Penduduk Dunia Bakal Capai 11 Miliar Orang Pada 2100

News | Jum'at, 19 September 2014 | 15:17 WIB

Ramalan Ilmuwan AS: Manusia akan Menjadi Kanibal

Ramalan Ilmuwan AS: Manusia akan Menjadi Kanibal

Tekno | Jum'at, 23 Mei 2014 | 16:36 WIB

Terkini

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:43 WIB

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:39 WIB

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:38 WIB

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:29 WIB

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:04 WIB

×