Din Minimi Minta Amnesti ke Pemerintah, Ini Respons Panglima TNI

Arsito Hidayatullah | Erick Tanjung | Suara.com

Kamis, 07 Januari 2016 | 17:15 WIB
Din Minimi Minta Amnesti ke Pemerintah, Ini Respons Panglima TNI
Anggota kelompok sipil bersenjata di bawah pimpinan Nurdin alias Din Minimi, setelah menyerahkan senjata di Desa Ladang Baro, Kecamatan Julok, Aceh Timur, Aceh, Selasa (29/12). [Antara]

Suara.com - Kelompok bersenjata di Aceh di bawah pimpinan Nurdin bin Ismail alias Din Minimi, meminta amnesti kepada Pemerintah Indonesia sebagai syarat untuk menyerahkan diri kepada aparat keamanan. Hal itu disampaikan kepada Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso, saat menjemput Din bersama sejumlah anggotanya beberapa waktu lalu di hutan Aceh.

Menanggapi hal itu, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyerahkan sepenuhnya keputusan itu ke tangan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dengan kata lain, terserah Presiden Jokowi apakah amnesti akan diberikan atau tidak.

"Presiden mengatakan akan memberikan amnesti. 'Akan' lho ya (belum diberikan)," kata Gatot, usai acara Perayaan Natal di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Kamis (7/1/2016).

Gatot menyampaikan, yang jelas permohonan amnesti itu masih dalam pembahasan pemerintah, dalam hal ini oleh Kementerian Politik Hukum dan Keamanan, Polri, dan Kementerian Hukum dan HAM. ?Hal itu menurutnya perlu dipertimbangkan.

"Tetapi harus sesuai aturan yang ada. Ini ditugaskan Menko Polhukam, Kapolri dan Menkumham merumuskan ini semua," katanya.

 
Panglima menegaskan, apa pun keputusan Presiden Jokowi kelak mengenai permohonan Din Minimi itu, TNI akan mendukungnya.

"Apa pun yang diputuskan Presiden sebagai Panglima tertinggi, maka TNI akan patuh dan mendukung," tegasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi sempat menyatakan bahwa pemerintah akan memproses permohonan amnesti untuk Din Minimi dan anggotanya sesuai ketentuan yang berlaku.

"Nanti akan kami berikan, tapi ada prosesnya," kata Jokowi kepada wartawan, saat meninjau Pasar Lokal Keyabi di Kabupaten Nduga, Papua, seperti dikutip dari situs Sekretariat Kabinet, Kamis (31/12/2015).

Menurut Jokowi, pemerintah sudah lama berupaya mengajak kelompok bersenjata di Aceh untuk berperan kembali dalam pembangunan, dan mengakhiri pertarungan yang terus berlangsung selama bertahun-tahun. Adapun pembicaraan mengenai permohonan amnesti, menurut Presiden, juga sudah beberapa kali dilakukan, sampai anggota kelompok bersenjata itu bersedia menyerahkan diri.

Ketika ditanya apakah anggota kelompok itu terlebih dulu harus menjalani proses hukum atau langsung mendapat amnesti, Presiden Jokowi mengatakan bahwa pemerintah akan melihatnya terlebih dahulu.

"Tapi keinginan kelompok itu sudah ada sejak lama," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, pimpinan kelompok bersenjata Din Minimi menyerahkan diri bersama sekitar 120 anggota kepada Sutiyoso, di Desa Ladang Baro, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, Selasa (29/12/2015). Dalam penyerahan diri itu, kelompok ini juga menyerahkan belasan pucuk senjata, serta amunisi termasuk granat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sutiyoso Ajukan Surat ke Jokowi Soal Amnesti Din Minimi

Sutiyoso Ajukan Surat ke Jokowi Soal Amnesti Din Minimi

News | Senin, 04 Januari 2016 | 16:16 WIB

Jokowi akan Berikan Amnesti untuk Kelompok Din Minimi

Jokowi akan Berikan Amnesti untuk Kelompok Din Minimi

News | Kamis, 31 Desember 2015 | 18:16 WIB

Din Minimi Minta Amnesti, Azis: Perlu Dipertimbangkan

Din Minimi Minta Amnesti, Azis: Perlu Dipertimbangkan

News | Rabu, 30 Desember 2015 | 14:03 WIB

Pemerintah Diminta Introspeksi Diri Terkait Tuntutan Din Minimi

Pemerintah Diminta Introspeksi Diri Terkait Tuntutan Din Minimi

News | Rabu, 30 Desember 2015 | 12:14 WIB

Terkini

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:26 WIB

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:18 WIB

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB