Aturan Ketat Rumah Singgah Waria Jompo, Tak Boleh Inapkan Lelaki

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 07 Januari 2016 | 17:16 WIB
Aturan Ketat Rumah Singgah Waria Jompo, Tak Boleh Inapkan Lelaki
Rumah singgah waria jompo di gang Golf, nomor 176, Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat. [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Tak seperti kebanyakan rumah singgah, rumah singgah waria yang didirikan Ketua Forum Komunitas Waria Indonesia Yulianus Rettoblaut atau mami Yuli memiliki aturan ketat.

"Rumah singgah ini terbuka untuk semua waria, tapi tidak sembarangan masuk, karena kita khususkan bagi mereka (waria) yang sudah tua," ujar kata Yopi Uktolsye atau akrab disapa Oma Yotti kepada Suara.com di Gang Golf, nomor 176, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, Kamis (7/1/2016).

Anggota rumah singgah tersebut umumnya sudah lanjut usia atau jompo dan tidak punya tempat tinggal.

Pengelola juga memikirkan soal pandangan masyarakat. Untuk mengantisipasi pandangan negatif terhadap aktivitas rumah singgah, pengelola juga melarang orang lain menginap.

"Kalau ada cowok yang main ke rumah singgah, kita tanya keperluan apa dulu. Kalau ada teman cowok dari kita nggak boleh nginap di sini, kecuali saudara. Karena takut ada anggapan buruk dari masyarakat," kata Oma Yotti, waria asal Ambon.

Waria berusia 73 tahun ini menyadari betul aktivitas di rumah singgah waria ini diperhatikan masyarakat sekitar. Apalagi, lokasi rumah singgah yang didirikan sejak 2010 ini berada di tengah-tengah pemukiman penduduk.

"Kita sadar, kalau kelakuan kita pasti selalu dipantau, makanya kita menunjukkan perilaku positif kepada masyarakat, agar pemikiran orang tidak negatif terus. Karena kalau kita pulang malam, pasti tetangga tanya kita habis dari mana?" katanya.

Waria yang pernah mendapat pembinaan di rumah singgah jumlahnya ratusan. Ada sembilan waria yang sehari-hari menetap di sana dan masing-masing punya pekerjaan tersendiri.

"Saya di sini punya tanggung jawab jaga rumah dan masak. Kalau yang lain (waria lansia) pada keluar jualan kue ke pasar, jual keset, salon keliling dan pijat keliling," kata waria yang berkulit sawo matang.

Rumah singgah ini menjadi sorotan setelah salah satu anggota Forum Komunitas Waria Indonesia Wayan Lucky Diah Pithaloka menorehkan prestasi.

Lucky menjadi bintang iklan media sosial Line bersama para waria Indonesia lainnya. Selain itu, waria yang akrab disapa Bunda ini pernah menyabet predikat sebagai Miss Hukum dan HAM dari Komnas HAM pada 2011.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menengok Rumah Singgah Waria Jompo Satu-satunya di Dunia

Menengok Rumah Singgah Waria Jompo Satu-satunya di Dunia

News | Kamis, 07 Januari 2016 | 16:43 WIB

Kelompok Waria Ternyata Punya KTP Sendiri

Kelompok Waria Ternyata Punya KTP Sendiri

News | Rabu, 06 Januari 2016 | 21:08 WIB

Rumah Singgah Waria Jompo di Depok, Satu-satunya di Dunia

Rumah Singgah Waria Jompo di Depok, Satu-satunya di Dunia

News | Rabu, 06 Januari 2016 | 20:46 WIB

Potret Diskriminasi Waria Ketika Lansia hingga Tutup Usia

Potret Diskriminasi Waria Ketika Lansia hingga Tutup Usia

News | Rabu, 06 Januari 2016 | 20:45 WIB

Terkini

4 Sekolah Rakyat Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026

4 Sekolah Rakyat Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:06 WIB

HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan & Kemandirian Bangsa

HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan & Kemandirian Bangsa

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:06 WIB

KSPI Imbau Aksi 28 Oktober Berlangsung Damai, Tanpa Kekerasan dan Kerusuhan

KSPI Imbau Aksi 28 Oktober Berlangsung Damai, Tanpa Kekerasan dan Kerusuhan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Review Tenzing: Kisah Nyata Perjuangan Pendaki Korban Diskriminasi Everest

Review Tenzing: Kisah Nyata Perjuangan Pendaki Korban Diskriminasi Everest

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Suahasil Siapkan Insentif Rp 1 Triliun ke Pemda Jika Kinerja Memuaskan

Suahasil Siapkan Insentif Rp 1 Triliun ke Pemda Jika Kinerja Memuaskan

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Sengit di Yogyakarta, Pelatih Timnas Futsal Hector Souto Pantau Calon Bintang di Campus League

Sengit di Yogyakarta, Pelatih Timnas Futsal Hector Souto Pantau Calon Bintang di Campus League

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:46 WIB

Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam

Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam

Batam | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:41 WIB

3 Moisturizer Viva untuk Kulit Cerah dan Kencang, Bantu Atasi Tanda Penuaan

3 Moisturizer Viva untuk Kulit Cerah dan Kencang, Bantu Atasi Tanda Penuaan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:38 WIB

Review Drama Spooky In Love, Mengungkap Kejahatan dari Cerita Para Arwah

Review Drama Spooky In Love, Mengungkap Kejahatan dari Cerita Para Arwah

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Kemenkeu Sebut AI Bisa Cari Potensi Pajak Baru hingga Endus Warga yang Tak Patuh

Kemenkeu Sebut AI Bisa Cari Potensi Pajak Baru hingga Endus Warga yang Tak Patuh

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:16 WIB

×