Usai Kejang-kejang, di Klinik Inilah Pertamakali Mirna Dirawat

Siswanto | Suara.com

Senin, 11 Januari 2016 | 17:48 WIB
Usai Kejang-kejang, di Klinik Inilah Pertamakali Mirna Dirawat
Klinik Damiyanti di lantai LG, Grand Indonesia. Klinik ini yang pertamakali merawat Wayan Mirna Salihin setelah minum es kopi di Olivier [suara.com/Eva Aulia]

Suara.com - Rabu (6/1/2016) malam itu, Wayan Mirna Salihin (27) langsung dilarikan dua temannya, Jessica dan Hani, dan pegawai Restoran Olivier ke klinik kesehatan Damiyanti di Grand Indonesia. Mirna kejang-kejang beberapa saat setelah minum es kopi Vietnam di kafe dan resto Olivier.

Wartawan Suara.com, Senin (11/1/2016), mendatangi klinik tersebut untuk mencari tahu apa yang terjadi malam itu.

"Saya di sini cuma pihak administrasi, saya nggak ngerti kejadiannya seperti apa, saya juga takut ngasih keterangan takut salah. Jadi aku nggak bisa kasih keterangan mbak," kata petugas yang enggan menyebutkan nama.

Staf klinik kesehatan mengatakan kalau dokter yang saat itu menangani Mirna tidak ada di tempat.

"Dokter yang nanganin di sini nggak ada di tempat. Karena kita sistemnya shift-shift-an, kan," katanya.

Menurut informasi yang dihimpun Suara.com, tak lama setelah ditangani klinik, Mirna dibawa ke Rumah Sakit Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat. Namun, nyawa Mirna tidak dapat diselamatkan.

Dari keterangan saksi, sampel sisa kopi Mirna, dan cairan dalam lambungnya, menunjukkan ada yang tidak beres. Kopi yang diminum Mirna mengandung racun mematikan. Racun itu diyakini masuk ke kopi setelah pelayan kafe selesai menyajikannya.

Malam itu, Mirna berada di meja kafe bersama dua temannya, Jessica dan Hani.

Dua perempuan yang terakhir kali bersama Mirna, pagi tadi diajak polisi mengikuti prarekonstruksi di kafe Olivier.

Sampai saat ini, polisi belum mengumumkan apa sebab kematian Mirna dan apakah ada orang yang sengaja ingin menghabisinya.

Dalam prarekonstruksi tadi, sedikitnya diperagakan 60 adegan. Mulai dari kedatangan Jessica, kemudian Hani dan Mirna. Sampai kemudian Mirna minum kopi yang sudah dipesan temannya, kemudian dia merasakan ada yang aneh dengan kopi itu, lalu mulai kejang.

Jenazah Mirna telah dikubur di Tempat Pemakaman Umum Gunung Gadung, Kelurahan Genteng, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu 10/1/2016).

Keluarganya percaya polisi mampu mengungkap kasus ini. (Eva Aulia)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Budi Anduk Pergi Selamanya, Dunia Maya Ikut Berduka

Budi Anduk Pergi Selamanya, Dunia Maya Ikut Berduka

Entertainment | Senin, 11 Januari 2016 | 16:08 WIB

Budi Anduk Dimakamkan Hari Ini

Budi Anduk Dimakamkan Hari Ini

Entertainment | Senin, 11 Januari 2016 | 16:02 WIB

Terkini

Misi Penyelamatan Pilot Gagal Total! AS Panik Ledakan Pesawat Sendiri, Rugi Rp3,2 Triliun!

Misi Penyelamatan Pilot Gagal Total! AS Panik Ledakan Pesawat Sendiri, Rugi Rp3,2 Triliun!

News | Senin, 06 April 2026 | 08:05 WIB

Donald Trump Ancam Kirim Neraka ke Iran Jika Selat Hormuz Tidak Dibuka Dalam Waktu 48 Jam Mendatang

Donald Trump Ancam Kirim Neraka ke Iran Jika Selat Hormuz Tidak Dibuka Dalam Waktu 48 Jam Mendatang

News | Senin, 06 April 2026 | 08:05 WIB

Imbas Kasus Amsal Sitepu, Kajari dan Kasi Pidsus Karo Diboyong Intel Kejagung ke Jakarta!

Imbas Kasus Amsal Sitepu, Kajari dan Kasi Pidsus Karo Diboyong Intel Kejagung ke Jakarta!

News | Senin, 06 April 2026 | 08:00 WIB

Dunia Tahan Napas, Iran Ancam Luncurkan "Kejutan Besar" untuk Hancurkan AS-Israel

Dunia Tahan Napas, Iran Ancam Luncurkan "Kejutan Besar" untuk Hancurkan AS-Israel

News | Senin, 06 April 2026 | 07:51 WIB

Terancam Dipolisikan JK, Kubu Rismon Sianipar Berdalih Tudingan Dana Rp5 Miliar Hasil Olahan AI

Terancam Dipolisikan JK, Kubu Rismon Sianipar Berdalih Tudingan Dana Rp5 Miliar Hasil Olahan AI

News | Senin, 06 April 2026 | 07:42 WIB

Krisis Berlapis! Internet Shutdown, Listrik Terancam Ikut Mati, Warga Iran Cemas

Krisis Berlapis! Internet Shutdown, Listrik Terancam Ikut Mati, Warga Iran Cemas

News | Senin, 06 April 2026 | 07:38 WIB

Kemnaker Buka Sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 2: Kuota 2.100 Peserta

Kemnaker Buka Sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 2: Kuota 2.100 Peserta

News | Senin, 06 April 2026 | 07:35 WIB

Militer AS Gagal Total di Iran, IRGC Hancurkan Pesawat C-130 dan Heli Black Hawk

Militer AS Gagal Total di Iran, IRGC Hancurkan Pesawat C-130 dan Heli Black Hawk

News | Senin, 06 April 2026 | 07:30 WIB

Ancaman Kiamat Radiasi di Kawasan Teluk Persia, Ledakan PLTN Bushehr Bisa Sapu Bersih Kehidupan

Ancaman Kiamat Radiasi di Kawasan Teluk Persia, Ledakan PLTN Bushehr Bisa Sapu Bersih Kehidupan

News | Senin, 06 April 2026 | 07:05 WIB

Huntara Segera Rampung, Penyintas di Desa Lubuk Sidup Siap Memulai Hidup Baru

Huntara Segera Rampung, Penyintas di Desa Lubuk Sidup Siap Memulai Hidup Baru

News | Senin, 06 April 2026 | 07:03 WIB