Seruputan Kopi Vietnam Ini Ungkap Misteri Kematian Mirna

Siswanto | Suara.com

Senin, 11 Januari 2016 | 21:47 WIB
Seruputan Kopi Vietnam Ini Ungkap Misteri Kematian Mirna
Prarekonstruksi kasus Wayan Mirna Salihin (27) di kafe Olivier, Grand Indonesia [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Hampir seharian penuh, Senin (11/1/2016), tim penyidik Polda Metro Jaya melakukan prarekonstruksi kasus Wayan Mirna Salihin (27) di resto dan kafe Olivier, Grand Indonesia, Jakarta Pusat.

Usai olah tempat kejadian perkara, tim Pusat Laboratorium dan Forensik Polri membawa tujuh sampel. Penyidik Inspektur Polisi Satu Helmi Yadhi tidak bersedia menjelaskan apa saja sampel yang dibawa penyidik pakai papper back berwarna cokelat. "Kami belum bisa berikan penjelasan, semuanya saling terkait," kata Helmi.

Pengambilan sampel dilakukan setelah tim Polda Metro Jaya menggelar prarekonstruksi dengan menghadirkan dua teman Mirna, Jessica dan Hani, serta pelayan kafe.

Prarekonstuksi digelar untuk membantu penyidik membuat runutan kejadian. "Kami akan cocokkan keterangan saksi satu sama sama lainnya," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti.

Setelah runutan kejadian dibuat, keterangan saksi, lengkap, dan telaah barang bukti keluar, kata Krishna, sebab kematian Mirna akan
terungkap.

Serpihan informasi yang dikumpulkan kepolisian mulai terungkap perlahan-lahan. Peristiwa yang terjadi pada Rabu (6/1/2016) itu diawali dengan kedatangan Jessica sekitar pukul 14.00 WIB untuk memesan tempat, kemudian dia keluar dari kafe.

Jessica datang lagi di kafe sore sekitar pukul 16.00 WIB dan langsung memesan tiga minuman. Satu es kopi Vietnam dan dua coctail fashioned sazerac. Setelah ketiga minuman tersedia di atas meja, sambil menunggu Mirna, segelas cactail tandas. Bahkan, karena lebih dari satu jam menunggu, segelas coctail  lainnya dia minum sampai mau habis.

Sekitar pukul 17.00 WIB, Mirna dan Hani datang. Mereka langsung duduk semeja dengan Jessica.

Dalam reka ulang, lokasi meja berada di sebelah kiri pintu masuk baris kedua berbentuk sofa, berhimpitan dengan tembok. Lokasi meja inilah, selama hampir seharian ini disidik tim forensik Polda Metro Jaya. Pemeriksaan dan reka ulang berlangsung tertutup.

Duduk beberapa saat kemudian, Mirna ditawari kopi. Hani sempat mencium gelas, namun tidak mencicipinya. Mirna segera mengambil dan sedikit menyeruput. Saat itulah, awal mulai kejadian. Hanya berselang beberapa saat, Mirna kejang-kejang, dari mulutnya mengeluarkan busa.

Semua kaget. Dengan dibantu staf restoran, Mirna dibawa ke klinik Damiyanti yang terletak di LG Grand Indonesia. Dokter jaga kemudian menyarankan dibawa ke rumah sakit dan akhirnya dibawa ke RS Abdi Waluyo, Menteng. Namun, nyawanya tidak tertolong.

Keluarga sempat menolak jenazah diautopsi polisi. Tapi, setelah mendengar penjelasan ada yang janggal dalam kematian Mirna, keluarga pun setuju.

Setelah diautopsi, jenazah lulusan Swinburne University of Technology itu dikubur di Tempat Pemakaman Umum Gunung Gadung, Kelurahan Genteng, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/1/2016).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polda Tinggal Tunggu Puslabfor Untuk Ungkap Kematian Mirna

Polda Tinggal Tunggu Puslabfor Untuk Ungkap Kematian Mirna

News | Senin, 11 Januari 2016 | 19:37 WIB

Terkini

Misi Penyelamatan Pilot Gagal Total! AS Panik Ledakan Pesawat Sendiri, Rugi Rp3,2 Triliun!

Misi Penyelamatan Pilot Gagal Total! AS Panik Ledakan Pesawat Sendiri, Rugi Rp3,2 Triliun!

News | Senin, 06 April 2026 | 08:05 WIB

Donald Trump Ancam Kirim Neraka ke Iran Jika Selat Hormuz Tidak Dibuka Dalam Waktu 48 Jam Mendatang

Donald Trump Ancam Kirim Neraka ke Iran Jika Selat Hormuz Tidak Dibuka Dalam Waktu 48 Jam Mendatang

News | Senin, 06 April 2026 | 08:05 WIB

Imbas Kasus Amsal Sitepu, Kajari dan Kasi Pidsus Karo Diboyong Intel Kejagung ke Jakarta!

Imbas Kasus Amsal Sitepu, Kajari dan Kasi Pidsus Karo Diboyong Intel Kejagung ke Jakarta!

News | Senin, 06 April 2026 | 08:00 WIB

Dunia Tahan Napas, Iran Ancam Luncurkan "Kejutan Besar" untuk Hancurkan AS-Israel

Dunia Tahan Napas, Iran Ancam Luncurkan "Kejutan Besar" untuk Hancurkan AS-Israel

News | Senin, 06 April 2026 | 07:51 WIB

Terancam Dipolisikan JK, Kubu Rismon Sianipar Berdalih Tudingan Dana Rp5 Miliar Hasil Olahan AI

Terancam Dipolisikan JK, Kubu Rismon Sianipar Berdalih Tudingan Dana Rp5 Miliar Hasil Olahan AI

News | Senin, 06 April 2026 | 07:42 WIB

Krisis Berlapis! Internet Shutdown, Listrik Terancam Ikut Mati, Warga Iran Cemas

Krisis Berlapis! Internet Shutdown, Listrik Terancam Ikut Mati, Warga Iran Cemas

News | Senin, 06 April 2026 | 07:38 WIB

Kemnaker Buka Sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 2: Kuota 2.100 Peserta

Kemnaker Buka Sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 2: Kuota 2.100 Peserta

News | Senin, 06 April 2026 | 07:35 WIB

Militer AS Gagal Total di Iran, IRGC Hancurkan Pesawat C-130 dan Heli Black Hawk

Militer AS Gagal Total di Iran, IRGC Hancurkan Pesawat C-130 dan Heli Black Hawk

News | Senin, 06 April 2026 | 07:30 WIB

Ancaman Kiamat Radiasi di Kawasan Teluk Persia, Ledakan PLTN Bushehr Bisa Sapu Bersih Kehidupan

Ancaman Kiamat Radiasi di Kawasan Teluk Persia, Ledakan PLTN Bushehr Bisa Sapu Bersih Kehidupan

News | Senin, 06 April 2026 | 07:05 WIB

Huntara Segera Rampung, Penyintas di Desa Lubuk Sidup Siap Memulai Hidup Baru

Huntara Segera Rampung, Penyintas di Desa Lubuk Sidup Siap Memulai Hidup Baru

News | Senin, 06 April 2026 | 07:03 WIB