Seperti Ini Kepanikan Ibu di Australia yang Anaknya di Jakarta

Siswanto | Suara.com

Jum'at, 15 Januari 2016 | 14:22 WIB
Seperti Ini Kepanikan Ibu di Australia yang Anaknya di Jakarta
Ledakan dan penembakan di sekitar kawasan Sarinah, Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Warga Australia yang berada di Jakarta mengapresiasi reaksi cepat anggota Polri dalam merespon teror bom di Starbucks dan pos polisi di Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat.

“Saya sangat terkesan dengan profesionalisme dan quick respons dari polisi Jakarta dan pasukan antiteror” kata Will, warga Australia yang bekerja di Jakarta Pusat kepada Suara.com, Jumat (15/1/2016).

Kecepatan aparat keamanan dalam menangani teror membuat masyarakat cepat kembali tenang.

“Hari ini (Jumat) kantor saya sudah kembali normal, suasana tenang lagi,” kata Will.

Will kemudian menceritakan situasi sesaat setelah terjadi serangan kelompok bersenjata di Jalan M. H. Thamrin. Ketika itu, katanya, Will terkejut karena ada begitu banyak informasi yang menyebutkan ledakan terjadi di berbagai tempat. Tetapi, belakangan informasi itu tidak benar. Kekhawatiran Will pun terobati.

Ketika ditanyai apa rencana sesudah peristiwa ini, Will mengatakan akan menghindari tempat-tempat keramaian atau area yang banyak dikunjungi turis asing, terutama orang barat.

“Jika ada ancaman dan tindakan teror lain yang terjadi pada beberapa hari mendatang, saya akan menjadi semakin ragu tetap tinggal di Jakarta. Namun sekarang, saya merasa nyaman karena serangan Sarinah dianggap sebagai insiden yang terisolasi,” kata Will.

Kekhawatiran juga sempat dirasakan Ruth, anak magang di sebuah LSM Jakarta. Ruth kemudian terinspirasi sikap positif teman kantornya terhadap teror itu. Dia mengagumi ketangguhan warga Jakarta dalam merespon dampak serangan.

Keluarga di Australia khawatir

Pada saat ini, ada banyak warga Australia muda yang magang di Jakarta, keluarga dan orangtua mereka di Australia sempat panik begitu tahu ada serangan teroris di pusat Ibu Kota Jakarta.

Seperti yang dialami ibu bernama Debby yang tinggal di Melbourne yang kini putrinya belajar di Jakarta.

“Saya berada di-appointment ketika saya membaca teks dari putriku. Semua yang dapat saya pikirkan adalah keadaan di Jakarta, jadi saya menyelesaikan appointment-nya lebih awal supaya bisa hubungi putri saya,” kata Debby.

Untungnya, putri dari ibu Debby tidak berada lokasi kejadian saat serangan terjadi. Tetapi berita yang terdengar sampai Australia kemarin menyebutkan keadaan di Jakarta tidak terkendali.

“Saya tidak benar-benar percaya putri saya akan tewas, tetapi saya khawatir bahwa ada kemungkinan komunikasi akan hilang, saya tidak akan tahu lokasinya dan jika putriku aman atau tidak,” katanya.

“Paling tidak liputan media di Australia mantap, cepat. Cuplikan dan laporan ditayangkan live di beberapa stasiun berita,” Debby menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada Tulisan "Teroris Goblok" di Seng Depan Starbucks Sarinah

Ada Tulisan "Teroris Goblok" di Seng Depan Starbucks Sarinah

News | Jum'at, 15 Januari 2016 | 13:51 WIB

Polisi Belum Bisa Identifikasi Semua Jenazah Teroris Thamrin

Polisi Belum Bisa Identifikasi Semua Jenazah Teroris Thamrin

News | Jum'at, 15 Januari 2016 | 13:43 WIB

Ada Benda Mencurigakan di Stasiun Gambir, Gegana Beraksi

Ada Benda Mencurigakan di Stasiun Gambir, Gegana Beraksi

News | Jum'at, 15 Januari 2016 | 13:33 WIB

Terkini

Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai

Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:47 WIB

Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot

Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:39 WIB

Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top

Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:38 WIB

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:37 WIB

Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan

Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:29 WIB

Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan

Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:25 WIB

Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan

Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:24 WIB

Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut

Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:14 WIB

Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi

Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:09 WIB

Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?

Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:09 WIB