Tanggapi Pengacara Jessica, Krishna: Memangnya Dia Siapa?

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 19 Januari 2016 | 19:48 WIB
Tanggapi Pengacara Jessica, Krishna: Memangnya Dia Siapa?
Pengacara Jessica Kumula Wongso, Yudi Wibowo Sukinto, di Polda Metro Jaya. Jessica akan menjalani pemeriksaan kasus kematian temannya, Wayan Mirna Salihin [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - "Memangnya dia siapa? Minta autopsi ulang? Kenapa? Takut?" kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti di Mapolda Metro Jaya, Selasa (19/1/2016).

Pernyataan Krishna untuk menanggapi kuasa hukum Jessica Kumala Wongso, Yudi Wibowo Sukinto, yang meragukan akurasi hasil autopsi Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri terhadap kasus kematian Wayan Mirna Salihin (27). Yudi juga meminta polisi melakukan autopsi ulang dengan melibatkan ahli forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

Menurut Krishna pernyataan pengacara Jessica seolah-olah polisi sudah menetapkan Jessica menjadi tersangka.

Pernyataan Yudi, menurut Krishna, malah menandakan dia ketakutan.

"Dia takut jadi tersangka apa? Sampai meminta, dia takut apa? Kan saya nggak menyebut dia tersangka saat ini," kata Krishna.

Keraguan Yudi tadi disampaikan di Polda Metro Jaya saat mengantarkan Jessica untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi.

"Puslabfor menyatakan begitu. Mari kita diskusikan, ahlinya jangan satu saja. Ahlinya harus banyak. Kalau dilogika, satu orang tewas yang satu kok nggak," kata Yudi.

Yudi menambahkan di kafe Olivier, teman Mirna, Hani, juga ikut mencicipi es kopi Vietnam itu. Tapi nyatanya, Hani tidak meninggal dunia.

"Kemungkinan bisa (tidak akurat). Orang itu harus tanya. Orang mati setelah tiga jam itu lambung kita mengeluarkan sianida. Apalagi setelah tiga hari autopsi. Autopsinya kalau tiga hari bisa kurang dong," kata Yudi.

Yudi berharap tim forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Salemba, Jakarta Pusat, dilibatkan dalam memeriksa sampel kopi dan autopsi terhadap organ tubuh Mirna.

"Saya mohon forensiknya RSCM saja. Puslabfor tidak akurat. Karena mayat yang sudah tiga hari baru diperiksa. Seharusnya seketika saja diotopsi. Jangan sampai polisi salah menetapkan tersangka," katanya.

Jessica, Hani, dan Mirna merupakan teman di Billy Blue College of Design, Sidney, Australia. Mereka lulus tahun 2008. Jessica lulusan desain grafis.

Setelah lama tak jumpa, untuk mengobati kerinduan, Rabu (6/1/2016) itu, mereka janjian ketemu di kafe Olivier.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi dengan Mudah Tangkis Argumentasi Pengacara Jessica

Polisi dengan Mudah Tangkis Argumentasi Pengacara Jessica

News | Selasa, 19 Januari 2016 | 19:12 WIB

Demi Dapatkan Keterangan Jujur Jessica, Polisi Pakai Ahli Jiwa

Demi Dapatkan Keterangan Jujur Jessica, Polisi Pakai Ahli Jiwa

News | Selasa, 19 Januari 2016 | 18:59 WIB

Ragukan Puslabfor, Pengacara Jessica: Jangan Salah Tetapkan TSK!

Ragukan Puslabfor, Pengacara Jessica: Jangan Salah Tetapkan TSK!

News | Selasa, 19 Januari 2016 | 17:51 WIB

Pengacara Bantah Kematian Mirna Dilatari Cinta Segitiga

Pengacara Bantah Kematian Mirna Dilatari Cinta Segitiga

News | Selasa, 19 Januari 2016 | 17:27 WIB

Terkini

Wajib Sertifikasi Halal Berlaku Oktober 2026, Rokok Termasuk?

Wajib Sertifikasi Halal Berlaku Oktober 2026, Rokok Termasuk?

News | Minggu, 20 September 2026 | 12:01 WIB

Ribuan Titik Panas Masih Kepung Sumatera, Riau Turun Drastis

Ribuan Titik Panas Masih Kepung Sumatera, Riau Turun Drastis

Riau | Minggu, 20 September 2026 | 12:01 WIB

Ketika Cinta Tak Lagi Ingin Pulang

Ketika Cinta Tak Lagi Ingin Pulang

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 11:55 WIB

Anime Bertema Fashion BLESS Tayang 2027, Video Dua Karakter Utama Dirilis

Anime Bertema Fashion BLESS Tayang 2027, Video Dua Karakter Utama Dirilis

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 11:50 WIB

Hak Korban KMP Virgo Transport 8 Mulai Disalurkan, Ahli Waris Terima Rp70 Juta

Hak Korban KMP Virgo Transport 8 Mulai Disalurkan, Ahli Waris Terima Rp70 Juta

News | Minggu, 20 September 2026 | 11:47 WIB

Sikapi Konflik Papua, Panglima TNI Tegaskan Militer Tak Bisa Bekerja Sendirian

Sikapi Konflik Papua, Panglima TNI Tegaskan Militer Tak Bisa Bekerja Sendirian

News | Minggu, 20 September 2026 | 11:32 WIB

VISION+ Hadirkan POTE, Serial Horor Soal Kutukan Mematikan di Pulau Marunda

VISION+ Hadirkan POTE, Serial Horor Soal Kutukan Mematikan di Pulau Marunda

Entertainment | Minggu, 20 September 2026 | 11:27 WIB

Jangan Tertipu Visualnya! Ini Pesan Kelam Takopi's Original Sin tentang Trauma

Jangan Tertipu Visualnya! Ini Pesan Kelam Takopi's Original Sin tentang Trauma

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 11:21 WIB

6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level

6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 11:20 WIB

Houthi Targetkan Warga Sipil di Riyadh dan 4 Kota Lain, Arab Saudi Siapkan Balasan Mengerikan

Houthi Targetkan Warga Sipil di Riyadh dan 4 Kota Lain, Arab Saudi Siapkan Balasan Mengerikan

News | Minggu, 20 September 2026 | 11:18 WIB

×