Warga Aceh Hilang Terseret Ombak Ujung Manggeng

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Sabtu, 23 Januari 2016 | 02:23 WIB
Warga Aceh Hilang Terseret Ombak Ujung Manggeng
Ilustrasi ombak. (Freedigitalphotos/Federico Stevanin)

Suara.com - Beni Suhendra (15) warga Gampong (desa) Pante Pirak, Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) hilang terseret gelombang di pesisir pantai Ujung Manggeng, Jumat (22/1/2016) pukul 18.15 WIB.

Koordinator Badan SAR Nasional (Basarnas) Pos Meulaboh, Rahmad Kenedy mengatakan korban dilaporkan hilang saat mandi bersama sejumlah rekannya di pantai Ujung Manggeng itu.

"Saat mandi laut dengan teman-temannya, si Beni ini tiba-tiba diseret gelombang, karena pada saat itu gelombang di pantai cukup lumayan tinggi, jadi entah bagaimana setelah tenggelam tidak muncul-muncul lagi," katanya di Meulaboh Jumat malam.

Korban diperkirakan tenggelam terseret gelombang, karena itu tim operasi menyisir pantai disekitar TKP dengan sejumlah perahu karet serta dibantu kapal nelayan daerah setempat. Tim Basarnas Abdya serta BPBK dan masyarakat masih berada di lokasi dengan mendirikan tenda di seputar lokasi, untuk sementara pencarian dihentikan karena kondisi malam serta empasan gelombang laut masih sangat berisiko.

Rahmad Kenedy menyampaikan, Tim Basarnas Pos Meulaboh sudah tiga hari ini masih berada di Kabupaten Aceh Barat Daya dalam operasi pencarian satu orang nelayan yang belum ditemukan setelah kapal motor mereka tumpangi dihempas gelombang ditengah laut pada Selasa (19/1/2016).

Saat kejadian tersebut satu orang ditemukan meninggal tersangkut pada jaring yakni Abdul Muthalib (42) warga Desa Keude Paya, sementara anak buah kapal M Insaf (25) hingga hari ketiga pencarian belum ditemukan meskipun sudah menyisir terdekat TKP.

"Kami pada posisi siaga, masih dalam operasi pencarian nelayan yang beberapa hari lalu belum ditemukan, sekarang ini posisinya kita bagi tim. Karena sudah malam operasi pencarian dihentikan sementara tapi masih berada di pantai,"jelasnya.

Rahmad Kenedy menjelaskan, menurut perkiraan tim pencarian bahwa korban yang tenggelam di tengah laut berjarak sekitar 10 mil dari pantai itu bernasib sama seperti korban yang sudah ditemukan tersangkut pada jaring.

Lantaran selama tiga hari melakukan pencarian bahkan dengan mendatangi ke TKP, tidak ada bukti atau tertinggal sebagai petunjuk mengarah pada posisi korban berada, sehingga dirinya lebih menitik beratkan posisi korban tersangkut pada jaring.

Untuk melakukan pencarian dengan strategi menyelam mungkin alternatif terakhir dilakukan oleh Basarnas, akan tetapi pihaknya juga masih terkendala belum menemukan TKP sebenarnya posisi tubuh korban yang belum mengambang ke permukaan air itu.

"Itulah kendala kita tidak ada yang bisa menunjukan dimana persisnya posisi terakhir TKP korban pertama ditemukan dan yang satunya hilang, bila sudah diketahui mungkin sudah bisa kita selam," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Wisatawan Hilang Terseret Ombak Pantai Klayar

Dua Wisatawan Hilang Terseret Ombak Pantai Klayar

News | Sabtu, 02 Januari 2016 | 20:46 WIB

Warga Depok Tewas Terseret Ombak Pantai Sawarna

Warga Depok Tewas Terseret Ombak Pantai Sawarna

News | Sabtu, 02 Januari 2016 | 18:52 WIB

Tim SAR Temukan Jasad Korban Tenggelam di Palabuhanratu

Tim SAR Temukan Jasad Korban Tenggelam di Palabuhanratu

News | Minggu, 03 Agustus 2014 | 17:18 WIB

Tiga Korban Tenggelam di Pelabuhanratu Ditemukan

Tiga Korban Tenggelam di Pelabuhanratu Ditemukan

News | Sabtu, 02 Agustus 2014 | 11:34 WIB

Terkini

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:32 WIB

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:25 WIB

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:20 WIB

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:06 WIB

Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang

Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:45 WIB

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:44 WIB

Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras

Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:44 WIB

Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz

Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:41 WIB

Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor

Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:37 WIB

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:27 WIB