Warga Depok Tewas Terseret Ombak Pantai Sawarna

Ririn Indriani

Sabtu, 02 Januari 2016 | 18:52 WIB
Warga Depok Tewas Terseret Ombak Pantai Sawarna
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Liburan tahun baru 2016 di Pantai Sawarna menelan korban jiwa hari ini, sabtu (2/1/2016). Dua warga Depok, Jawa Barat, tewas terseret ombak Pantai Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak.

Komandan Posko Pengamanan Kabupaten Lebak, Iptu Acep Kurniawan mengatakan bahwa kedua warga Depok itu sudah diambil keluarganya setelah dilarikan ke Puskesmas setempat untuk dimakamkan di kampung halamannya.

Sebelum peristiwa nahas itu terjadi, lanjut dia, kedua warga Kampung Curug Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok tersebut sudah diperingatkan agar tidak berenang di sekitar Pantai Sawarna. Ini dikarenakan saat ini cuaca pesisir Perairan Samudera Hindia itu memburuk, selain ombak tinggi juga tiupan angin kencang.

Oleh karena itu, kata Iptu Acep, pihaknya mengimbau para pengunjung yang mengisi liburan pergantian tahun baru di sejumlah objek wisata pesisir selatan Kabupaten Lebak untuk tidak berenang.

"Kami berulang kali memperingatkan para pengunjung agar tidak berenang karena bisa menimbulkan kecelakaan laut," imbuhnya.

Menurut Iptu Acep, selama ini Pantai Sawarna yang berada di Banten bagian selatan itu terbilang ganas, karena korban terseret ombak sudah sekian kali. Bahkan, pergantian tahun baru ini tercatat dua pengunjung warga Depok, Jawa Barat, meninggal dunia.

Peristiwa dua korban terjadi kecelakaan laut pukul 16.00 WIB.

Sebelum kejadian, kedua korban yang datang bersama rombongan beristirahat di warung lesehan milik warga yang ada di pesisir pantai. Namun, selang beberapa saat korban langsung berenang ke sekitar pantai.

"Saya kira kedua korban sempat diperingatkan warga agar tidak berenang terlalu tengah lantaran air laut sedang pasang. Namun, peringatan warga tak digubris, mereka asyik berenang hingga ke tengah dan tak disadari ombak besar menerjang mereka hingga menyeret ke tengah laut," bebernya.

Mengetahui hal itu, warga dan sejumlah petugas Life Guard langsung terjun ke laut untuk menyelamatkan korban. "Kami berharap wisatawan yang mengunjungi Pantai Sawarna tidak berenang," pesan Iptu Acep.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Kaprawi mengimbau wisatawan yang menikmati Tahun Baru 2016 tidak berenang di pesisir pantai selatan karena tinggi gelombang berpotensi mencapai 3,5 meter.

Berdasarkan laporan dari BMKG Banten selama sepekan ke depan cuaca di pesisir pantai selatan memburuk karena ada tekanan rendah di Perairan Samudera Hindia.

Ketinggian gelombang berpeluang mencapai 3,5 meter dengan kecepatan angin 15 knot atau 30 kilometer per jam.

Tiupan angin bergerak dari tenggara dengan jarak pandang antara empat sampai enam kilometer.

Dengan demikian, kata dia, kondisi pantai selatan sangat berbahaya jika pengunjung wisata berenang.

"Kami minta wisatawan dapat mematuhi peringatan imbauan ini karena khawatir mereka tersapu gelombang tinggi," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wisatawan Dilarang Berenang di Pantai Sawarna

Wisatawan Dilarang Berenang di Pantai Sawarna

News | Senin, 27 Juli 2015 | 03:09 WIB

Tim SAR Temukan Jasad Korban Tenggelam di Palabuhanratu

Tim SAR Temukan Jasad Korban Tenggelam di Palabuhanratu

News | Minggu, 03 Agustus 2014 | 17:18 WIB

Tiga Korban Tenggelam di Pelabuhanratu Ditemukan

Tiga Korban Tenggelam di Pelabuhanratu Ditemukan

News | Sabtu, 02 Agustus 2014 | 11:34 WIB

Indahnya Pantai Sawarna

Indahnya Pantai Sawarna

Your Say | Sabtu, 05 Juli 2014 | 16:49 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×