Anak Gus Dur: Jangan Intimidasi Kelompok Gafatar

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Minggu, 24 Januari 2016 | 14:24 WIB
Anak Gus Dur: Jangan Intimidasi Kelompok Gafatar
Putri mantan Presiden RI ke-4 Abdurrachman Wahid, Yenny Wahid, menyambangi gedung KPK, di Jakarta, Sabtu (24/1). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Direktur The Wahid Institute, Yenni Wahid meminta masyarakat tidak melakukan kekerasan terhadap warga yang tergabung dalan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Menurut dia, kelompok Gafatar berhak meyakini keyakinannya.

"Apapun keyakinan orang, dianggap sesat atau lurus, tapi mereka berhak untuk meyakini apa yang mereka yakini," kata Yenni saat ditemui di acara peresmian rumah pergerakan, Griya Gus Dur di Jalan Taman Amir Hamzah, Matraman, Jakarta Pusat, Minggu (24/1/2016).

Yenni masih terus memonitoring mengenai perkembangan para pengikut Gafatar. Dia belum ada rencana untuk membantu kelompok Gafatar yang diintimidasi di sejumlah daerah.

"‎Belum, kita masih mantau. Kita baru dapat fakta dulu tetapi yang paling utama kita imbau agar tak ada intimidasi," kata Yenni.

"Kami mengimbau agar seluruh masyarakat agar tak melakukan kekerasan. Hormati mereka untuk tersesat kalau mau dibilang tersesat, anak-anaknya dan keluarganya harus dilindungi semua," sambung Yenni.

Dia meminta seluruh masyarakat dan pemerintah bisa lebih mengedepankan upaya dialog untuk menyingkapi muncul organisasi tersebut. Dia meminta masyarakat bisa lebih tenang dan tindak melakukan upaya-upaya yang melanggar hukum.

"Yang terjadi adalah ada penekanan terhadap ajaran sesat yang mereka bawa. Sehingga kemudian orang-orang ini ada ketakutan bahwa mereka akan menyebarkan ajarannya. Sebetulnya hal semacam itu bisa disikapi dengan dialog. Mereka sendiri kan juga bukan kelompok yang membuat onar di masyarakat," katanya.

Selain itu, anak kandung dari KH Abdurahman Wahid atau Gus Dur itu juga mengingatkan kepada pimpinan dari kelompok Gafatar agar proses rekrutmen anggota bisa dilakukan secara transparan sehingga tidak menimbulkan kecurigaan masyarakat.

"Tapi buat Gafatar sendiri, saya rasa kita juga perlu mengingatkan mereka agar dalam proses perekrutan jangan melakukan tindakan yang dianggap kriminalitas, misalnya terkesan adanya penculikan‎, misalnya banyak orang-orang yang menghilang. Anggotanya juga harus diberitahu agar mengabari keluarganya masing-masing agar tak menimbulkan keresahan. Orang dewasa mau bergabung silakan saja, tapi kalau anak kecil ikut terlibat nah itu masalahnya," kata Yenni.

Lebih lanjut, Yenni juga meminta kepada para tokoh agama termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak mengeluarkan fatwa yang bisa memicu pergerakan dari masyarakat untuk melakukan kekerasan terhadap kelompok Gafatar.

"Itu yang selama ini kita khawatirkan, begitu ada fatwa sesat akhirnya kemudian mereka melakukan kekerasan. Kalau mau mengeluarkan sesat, MUI juga harus menyeimbangkannya dengan fatwa mewajibkan agar memberlakukan mereka dengan baik, agar seimbang," kata Yenni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DKI Beri Waktu 5 Hari 'Sadarkan' Eks Gafatar

DKI Beri Waktu 5 Hari 'Sadarkan' Eks Gafatar

News | Minggu, 24 Januari 2016 | 13:26 WIB

Ratusan Eks Gafatar Dipulangkan

Ratusan Eks Gafatar Dipulangkan

Foto | Sabtu, 23 Januari 2016 | 14:25 WIB

KPAI: Awasi Anak dari Pengaruh Gafatar

KPAI: Awasi Anak dari Pengaruh Gafatar

News | Kamis, 21 Januari 2016 | 14:43 WIB

Polri: 50 Warga Yogya Gabung ke Gafatar, Termasuk Anak-anak

Polri: 50 Warga Yogya Gabung ke Gafatar, Termasuk Anak-anak

News | Kamis, 21 Januari 2016 | 13:54 WIB

Ratusan Eks Anggota Gafatar Ucapkan Syahadat

Ratusan Eks Anggota Gafatar Ucapkan Syahadat

News | Kamis, 21 Januari 2016 | 01:59 WIB

Pascaamuk Massa, Pemerintah Wajib Lindungi Eks Pengikut Gafatar

Pascaamuk Massa, Pemerintah Wajib Lindungi Eks Pengikut Gafatar

News | Rabu, 20 Januari 2016 | 23:55 WIB

Pengakuan Mantan Gafatar soal Aktivitas Organisasi

Pengakuan Mantan Gafatar soal Aktivitas Organisasi

News | Rabu, 20 Januari 2016 | 15:55 WIB

Pemukiman Eks Gafatar Dibakar

Pemukiman Eks Gafatar Dibakar

Foto | Rabu, 20 Januari 2016 | 08:29 WIB

Jaksa Agung Cerita soal Gafatar di Hadapan Komisi III

Jaksa Agung Cerita soal Gafatar di Hadapan Komisi III

News | Selasa, 19 Januari 2016 | 13:14 WIB

Terkini

Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!

Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:49 WIB

Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran

Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:35 WIB

Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran

Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:18 WIB

Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban

Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:08 WIB

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 10:06 WIB

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:00 WIB

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:59 WIB

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB